16 Destinasi Wisata Solo Traveling di Bali yang Wajib Dikunjungi, Seru dan Mengasyikkan

3 weeks ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Destinasi wisata solo traveling di Bali menawarkan ruang kebebasan bagi siapa pun yang ingin menikmati perjalanan, tanpa ketergantungan pada rombongan. Setiap sudut pulau ini menghadirkan pengalaman berbeda, mulai dari pantai tenang, kawasan pegunungan sejuk, hingga situs budaya penuh makna. 

Bali tidak hanya dikenal sebagai tujuan liburan ramai, melainkan juga tempat ideal untuk menemukan ketenangan batin. Melalui pilihan Destinasi wisata solo traveling di Bali, wisatawan bisa merasakan suasana reflektif, berinteraksi langsung bersama masyarakat lokal, serta menikmati alam tanpa gangguan. Pola perjalanan seperti ini memberi kesempatan untuk mengatur waktu secara fleksibel dan mengeksplorasi minat pribadi.

Keunikan budaya, panorama alam, serta infrastruktur pariwisata menjadikan pulau ini ramah bagi pelancong mandiri. Banyak Destinasi wisata solo traveling di Bali menyediakan akses mudah, fasilitas lengkap dan lingkungan aman bagi pengunjung tunggal. Kondisi tersebut membuat perjalanan terasa nyaman, baik untuk pencari petualangan ringan, penikmat seni, maupun penggemar wisata spiritual.

Berikut ulasan lengkap yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (16/12/2025).

1. Danau Tamblingan

Danau Tamblingan berada di kawasan pegunungan Munduk, Kabupaten Buleleng, dan dikenal sebagai salah satu danau paling alami di Bali. Dikelilingi oleh hutan hujan tropis yang masih terjaga, kawasan ini menghadirkan suasana hening dan sejuk yang jarang ditemukan di destinasi wisata populer. Kabut tipis sering turun pada pagi hari, menciptakan nuansa mistis dan menenangkan bagi siapa pun yang datang seorang diri.

Bagi solo traveler, Danau Tamblingan menjadi tempat ideal untuk melepaskan diri dari hiruk-pikuk aktivitas wisata massal. Keberadaan pura-pura kuno di sekitar danau memperkuat kesan spiritual dan historis kawasan ini. Berjalan perlahan di tepi danau sambil menikmati udara segar dapat menjadi momen refleksi yang mendalam, terutama bagi pencari ketenangan batin.

2. Pantai Pandawa

Pantai Pandawa dikenal luas sebagai pantai tersembunyi yang menyuguhkan lanskap alam dramatis. Akses menuju kawasan pantai melewati jalan berliku di antara tebing kapur putih raksasa yang dipahat, lengkap bersama patung Pandawa Lima yang ikonik. Kesan megah sudah terasa bahkan sebelum kaki menginjak pasir pantai.

Sesampainya di bibir pantai, solo traveler akan disambut hamparan pasir putih lembut dan laut berwarna biru jernih. Suasana di Pantai Pandawa relatif lebih tenang dibanding pantai-pantai utama Bali. Tempat ini sangat cocok untuk berjalan santai menyusuri pantai, duduk menikmati angin laut, atau sekadar menyerap keindahan alam tanpa tekanan keramaian.

3. Museum Bali 

Museum Bali terletak di pusat Kota Denpasar dan menjadi salah satu tempat terbaik untuk memahami perjalanan peradaban masyarakat Bali. Di dalamnya tersimpan beragam koleksi etnografi, peralatan tradisional, artefak keagamaan, hingga karya seni klasik yang mencerminkan kehidupan masyarakat Bali dari masa ke masa.

Bagi solo traveler, kunjungan ke Museum Bali memberikan pengalaman edukatif yang mendalam. Setiap ruang pameran memungkinkan pengunjung berjalan perlahan sambil membaca, mengamati, dan merenungi nilai budaya yang diwariskan. Lokasinya yang berdekatan bersama Pura Jagatnatha menjadikan kawasan ini cocok dijelajahi dalam satu perjalanan santai.

4. Pantai Sanur 

Pantai Sanur sering disebut sebagai tempat terbaik menikmati matahari terbit di Bali. Datang pada dini hari sekitar pukul 05.30 WITA, solo traveler dapat menyaksikan cahaya matahari perlahan muncul dari ufuk timur, ditemani siluet Gunung Agung di kejauhan. Garis pantainya yang panjang memungkinkan aktivitas berjalan pagi tanpa gangguan.

Karakter ombak Pantai Sanur yang tenang menciptakan suasana reflektif dan damai. Area ini terkenal memiliki ritme hidup yang lebih santai dibanding kawasan wisata lain. Banyak kedai kopi kecil, jalur pedestrian, serta komunitas expat dan digital nomad yang membuat suasana pagi terasa hidup tanpa terasa ramai.

5. Kintamani 

Kintamani menawarkan pengalaman visual luar biasa melalui perpaduan Gunung Batur, Danau Batur, dan kaldera raksasa yang mengelilinginya. Lanskap luas ini menghadirkan kesan megah sekaligus menenangkan. Udara pegunungan yang sejuk menjadi daya tarik utama bagi solo traveler yang ingin menikmati suasana berbeda dari kawasan pantai.

Banyak kafe dan tempat singgah di Kintamani menyediakan pemandangan langsung ke gunung dan danau. Duduk seorang diri sambil menikmati minuman hangat di tengah panorama alam terbuka sering kali menjadi pengalaman kontemplatif yang membekas dalam perjalanan solo.

6. Pasar Seni Sukawati

Pasar Seni Sukawati merupakan pusat kerajinan tangan tradisional Bali yang sangat terkenal. Di pasar ini, solo traveler dapat menemukan beragam produk seni seperti lukisan, ukiran kayu, kain tradisional, hingga perhiasan perak buatan tangan.

Berjalan sendiri di Pasar Seni Sukawati memberi kebebasan penuh untuk mengeksplorasi setiap lorong, berbincang langsung bersama pengrajin, serta menyaksikan proses pembuatan karya seni. Aktivitas tawar-menawar bukan sekadar transaksi, melainkan bagian dari pengalaman budaya yang memperkaya perjalanan.

7. Pura Taman Ayun 

Pura Taman Ayun terletak di Kecamatan Mengwi dan dikenal sebagai peninggalan bersejarah Kerajaan Mengwi. Kompleks pura ini dikelilingi taman luas dan kolam, menciptakan suasana yang rapi, seimbang, dan tenang.

Bagi solo traveler, Pura Taman Ayun menawarkan ruang untuk berjalan perlahan sambil mempelajari nilai sejarah dan filosofi Bali. Penetapannya sebagai Situs Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO semakin memperkuat nilai penting destinasi ini.

8. Air Terjun Tegenungan

Air Terjun Tegenungan menjadi destinasi favorit bagi solo traveler yang menyukai alam dan aktivitas ringan. Lokasinya yang relatif dekat dari Ubud membuatnya mudah dijangkau tanpa perjalanan panjang.

Perjalanan menuruni ratusan anak tangga menuju dasar air terjun memberikan sensasi petualangan sederhana. Setibanya di bawah, suara air yang jatuh dan udara segar menciptakan suasana menenangkan. Area sekitar air terjun menyediakan ruang untuk berenang, bersantai, atau sekadar menikmati pemandangan alam.

9. Pura Tanah Lot 

Pura Tanah Lot berdiri di atas batu besar yang dikelilingi laut, menjadikannya salah satu ikon Bali paling dikenal. Pemandangan pura terlihat sangat dramatis, terutama saat air pasang dan menjelang matahari terbenam.

Solo traveler sering memilih Tanah Lot sebagai tempat menikmati senja sambil meresapi sisi spiritual Bali. Perpaduan antara alam, kepercayaan, dan lanskap laut menciptakan pengalaman visual serta emosional yang kuat.

10. Campuhan Ridge Walk

Campuhan Ridge Walk merupakan jalur trekking terbuka yang membentang di atas punggung bukit. Pemandangan lembah hijau terbentang luas di kedua sisi jalur, menciptakan suasana alami yang menenangkan.

Medan jalur ini relatif ringan, membuatnya cocok bagi solo traveler yang ingin berjalan santai tanpa tekanan fisik berlebih. Tempat ini sering dimanfaatkan untuk menikmati pagi atau sore hari jauh dari keramaian pusat Ubud.

11. Tegallalang Rice Terrace

Tegallalang Rice Terrace menampilkan sawah berundak khas Bali yang diatur melalui sistem irigasi Subak. Pemandangan ini tidak hanya indah secara visual, tetapi juga sarat nilai budaya dan sejarah.

Solo traveler dapat menikmati kawasan ini dari berbagai sudut pandang, baik dari atas bukit maupun turun langsung ke jalur sawah. Aktivitas fotografi, berjalan santai, atau duduk menikmati panorama alam menjadi pengalaman yang sangat berkesan.

12. Kebun Raya Bedugul 

Kebun Raya Eka Karya Bedugul terletak di kawasan dataran tinggi Bali dan menjadi pusat konservasi tumbuhan pegunungan tropis. Area yang luas dan sejuk menjadikannya tempat ideal untuk berjalan santai.

Bagi solo traveler, Kebun Raya Bedugul menawarkan suasana tenang dan udara segar. Lingkungan hijau yang terbentang luas sangat cocok untuk melepas penat dari aktivitas perkotaan.

13. Pura Luhur Uluwatu 

Pura Luhur Uluwatu berdiri di atas tebing tinggi yang langsung menghadap Samudra Hindia. Pemandangan laut lepas dan ombak besar menciptakan suasana dramatis yang memukau.

Solo traveler dapat menjelajahi area pura, menikmati senja, hingga menyaksikan pertunjukan Tari Kecak. Seluruh kawasan tertata baik dan nyaman untuk dikunjungi seorang diri.

14. Lapangan Puputan Badung

Lapangan Puputan Badung merupakan ruang terbuka hijau di pusat Denpasar yang menjadi tempat berkumpul masyarakat lokal. Area ini menyediakan taman, bangku santai, serta suasana kota yang hidup.

Solo traveler dapat menikmati aktivitas ringan, mengamati kehidupan sehari-hari warga, lalu melanjutkan perjalanan ke destinasi sekitar seperti Museum Bali dan Pura Jagatnatha.

15. Taman Werdhi Budaya Art Centre

Taman Werdhi Budaya Art Centre dikenal sebagai pusat kegiatan seni dan budaya Bali. Berbagai pertunjukan, pameran, dan festival seni sering digelar di kawasan ini.

Destinasi ini cocok bagi solo traveler yang tertarik pada seni pertunjukan dan ekspresi budaya. Mengamati karya seni atau menyaksikan pementasan memberikan pemahaman lebih dalam tentang identitas Bali.

16. The Soekarno Center

The Soekarno Center di Gianyar menyimpan koleksi dan dokumentasi perjalanan hidup Presiden pertama Republik Indonesia. Museum ini menghadirkan sisi sejarah nasional dalam konteks Bali.

Bagi solo traveler, kunjungan ke The Soekarno Center menawarkan pengalaman reflektif dan edukatif. Tempat ini memperkaya perjalanan melalui sudut pandang sejarah di luar narasi wisata alam.

Tips Keamanan dan Kenyamanan Solo Traveling di Bali

  • Saat solo traveling, pemilihan tempat menginap sangat menentukan rasa aman dan kenyamanan. Pilih penginapan di kawasan yang mudah diakses, memiliki penerangan jalan memadai, serta dekat pusat aktivitas seperti Ubud, Sanur, atau Denpasar. Akomodasi yang memiliki ulasan baik dari tamu sebelumnya biasanya lebih terjamin keamanannya. Pastikan juga tersedia resepsionis atau sistem keamanan yang jelas.
  • Paspor, kartu identitas, uang tunai, dan kartu pembayaran sebaiknya tidak disimpan dalam satu tempat. Gunakan tas kecil atau money belt untuk membawa barang penting saat beraktivitas. Salinan digital dokumen juga sangat membantu sebagai cadangan apabila terjadi kehilangan selama perjalanan solo di Bali.
  • Manfaatkan transportasi daring atau penyewaan kendaraan dari penyedia resmi. Jika menyewa sepeda motor, pastikan kondisi kendaraan layak jalan dan selalu gunakan helm. Untuk perjalanan jauh atau malam hari, sebaiknya menghindari jalur sepi dan memilih rute utama yang ramai dilalui.
  • Bali memiliki adat dan norma yang masih dijunjung tinggi. Menggunakan pakaian sopan saat mengunjungi pura, menjaga sikap di tempat suci, serta menghormati upacara adat akan membuat perjalanan solo terasa lebih nyaman. Pemahaman budaya juga membantu menghindari kesalahpahaman sosial.
  • Solo traveling menuntut kesiapan fisik. Pastikan tubuh tetap terhidrasi, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Bawa obat pribadi, tabir surya, serta perlengkapan dasar kesehatan. Jangan memaksakan diri saat lelah agar perjalanan tetap menyenangkan.
  • Saat berada di tempat ramai seperti pasar atau objek wisata populer, perhatikan tas dan barang pribadi. Gunakan tas berpenutup rapat dan hindari memamerkan barang berharga. Kesadaran terhadap lingkungan sekitar sangat penting untuk menjaga keamanan diri.
  • Salah satu keuntungan solo traveling di Bali adalah kebebasan waktu. Buat rencana perjalanan yang realistis dan tidak terlalu padat. Sisakan waktu untuk istirahat atau perubahan rencana agar perjalanan terasa nyaman dan tidak terburu-buru.
  • Beberapa aktivitas ekstrem seperti trekking jalur sulit atau berenang di laut berarus kuat sebaiknya dilakukan bersama pemandu atau dalam kelompok kecil. Keselamatan tetap menjadi prioritas utama selama solo traveling.
  • Jangan ragu bertanya kepada staf penginapan, penduduk setempat, atau petugas wisata mengenai rute aman, kondisi cuaca, atau rekomendasi tempat. Informasi lokal sangat membantu meningkatkan keamanan dan kenyamanan perjalanan.

FAQ Seputar Topik

Mengapa Bali dianggap sebagai destinasi ideal untuk solo traveling?

Bali menawarkan perpaduan keindahan alam, kekayaan budaya, suasana ramah, keamanan yang baik, dan biaya perjalanan yang relatif terjangkau, menjadikannya pilihan tepat untuk petualang mandiri.

Destinasi populer apa saja di Bali yang cocok untuk solo traveler?

Ubud untuk spiritualitas dan alam, Canggu untuk berselancar dan sosialisasi, Uluwatu untuk pemandangan pura, Seminyak untuk kemewahan, Sanur untuk ketenangan, serta Nusa Penida dan Munduk untuk petualangan.

Aktivitas seru apa yang bisa dilakukan sendirian di Bali?

Anda bisa menjelajahi sawah terasering, mengikuti kelas yoga/meditasi, belajar berselancar, mengunjungi pura-pura kuno, mengikuti kelas memasak, atau mendaki Gunung Batur.

Apa saja tips keamanan penting saat solo traveling di Bali?

Gunakan aplikasi ride-sharing, dapatkan kartu SIM lokal, hindari tempat sepi di malam hari, jaga barang berharga, dan miliki asuransi perjalanan untuk keamanan maksimal.

Jenis akomodasi apa yang direkomendasikan untuk solo traveler di Bali?

Hostel sangat baik untuk sosialisasi, sementara hotel atau vila bisa dipilih sesuai anggaran. Pastikan akomodasi memiliki reputasi baik dalam hal keamanan dan kenyamanan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |