15 Tradisi Perayaan Tahun Baru di Seluruh Dunia, Unik dan Penuh Makna

1 week ago 15

Liputan6.com, Jakarta - Pergantian tahun selalu dirayakan dengan cara yang unik dan berbeda di setiap negara. Keunikan budaya dan kebiasaan masyarakat membuat tradisi perayaan tahun baru di seluruh dunia memiliki makna yang beragam.

Tidak hanya sekadar perayaan, momen ini sering diisi dengan ritual dan simbol harapan. Ragam kegiatan tersebut memperkaya cerita tentang tradisi perayaan tahun baru.

Melalui perayaan yang beragam, masyarakat mengekspresikan optimisme menyambut awal baru. Inilah yang menjadikan tradisi perayaan tahun baru di seluruh dunia menarik untuk diketahui.

Berikut Liputan6.com merangkum dari afar.com tentang tradisi perayaan tahun baru di seluruh dunia, Selasa (30/12/2025).

Tradisi Perayaan Tahun Baru di Seluruh Dunia yang Unik

1. Mengenakan Pakaian Putih dan Melompat Ombak di Brasil

Di Brasil, mengenakan pakaian serba putih saat malam Tahun Baru dipercaya membawa kedamaian dan pembersihan spiritual. Tradisi ini berakar dari kepercayaan Candomblé dan berkaitan dengan perayaan Dewi Laut, Lemanjá. Tepat saat tengah malam, masyarakat berlari ke laut dan melompati tujuh ombak sebagai simbol doa dan harapan yang ditujukan kepada para dewa agar tahun baru dipenuhi keberuntungan.

2. Menyantap Makanan Pembawa Keberuntungan di Eropa dan Amerika Latin

Di Spanyol, Portugal, serta beberapa negara Amerika Latin, orang-orang memakan 12 anggur atau kismis mengikuti dentang jam tengah malam. Setiap butir melambangkan satu bulan dalam setahun. Sementara itu, masyarakat Italia memakan lentil yang dipercaya menyerupai koin, sebagai simbol kelimpahan rezeki dan kemakmuran sepanjang tahun.

3. Collard Greens dan Kacang Hitam di Amerika Serikat Bagian Selatan

Tradisi ini dilakukan pada Hari Tahun Baru sebagai simbol kemakmuran finansial. Collard greens dipilih karena warnanya menyerupai uang kertas, sedangkan kacang hitam melambangkan keberuntungan dan perlindungan dari kesialan. Hidangan ini biasanya disantap bersama keluarga sebagai doa untuk kehidupan yang lebih sejahtera.

4. Hogmanay di Skotlandia

Hogmanay merupakan perayaan Tahun Baru yang berlangsung selama beberapa hari. Salah satu tradisi terpenting adalah “first footing”, yaitu orang pertama yang memasuki rumah setelah tengah malam dipercaya menentukan keberuntungan setahun penuh. Selain itu, masyarakat melakukan pembersihan rumah menyeluruh sebagai simbol memulai tahun baru tanpa beban masa lalu.

5. Pakaian Bermotif Bulat dan Buah-buahan di Filipina

Masyarakat Filipina percaya bentuk bulat melambangkan uang dan keberuntungan. Karena itu, mereka mengenakan pakaian bermotif polkadot dan menyajikan buah-buahan bulat seperti jeruk, anggur, dan semangka. Tradisi ini dilakukan untuk menarik rezeki dan kemakmuran di tahun mendatang.

Tradisi Tahun Baru Unik di Berbagai Negara

6. Mengheningkan Cipta 12 Detik di Rusia

Menjelang pergantian tahun, masyarakat Rusia mengingat kembali momen penting sepanjang tahun. Tepat sebelum jam menunjukkan tengah malam, mereka melakukan hening cipta selama 12 detik untuk membuat harapan dan resolusi yang diyakini akan terkabul di tahun baru.

7. Berjalan Membawa Koper Kosong di Meksiko

Tradisi unik ini dipercaya dapat mendatangkan banyak kesempatan bepergian di tahun berikutnya. Orang-orang akan berjalan mengelilingi rumah atau bahkan satu blok dengan koper kosong sebagai simbol kesiapan menerima petualangan baru.

8. Membuang Air ke Luar Rumah di Kuba

Di Kuba, air kotor yang dilempar ke luar rumah melambangkan pembuangan energi negatif, kesialan, dan kenangan buruk selama setahun terakhir. Tradisi ini dilakukan menjelang tengah malam sebagai bentuk penyucian diri dan rumah.

9. Memecahkan Delima di Yunani

Buah delima digantung di depan pintu rumah sebelum Tahun Baru. Setelah tengah malam, delima tersebut dipecahkan ke pintu sebagai simbol keberuntungan, kesuburan, dan kelimpahan. Semakin banyak biji yang berhamburan, semakin besar keberuntungan yang diyakini akan datang.

10. Meramal Masa Depan dengan Timah Cair di Jerman dan Austria

Tradisi Bleigießen dilakukan dengan melelehkan timah atau logam, lalu menuangkannya ke air dingin. Bentuk yang terbentuk kemudian ditafsirkan sebagai gambaran nasib dan keberuntungan di tahun mendatang.

Tradisi Perayaan Tahun Baru di Seluruh Dunia Lainnya

11. Mencari Tokoh Legendaris di Catalonia, Spanyol

Anak-anak diajak mencari sosok L’home dels nassos, tokoh misterius yang dipercaya memiliki banyak hidung. Tradisi ini menjadi permainan budaya yang sarat makna simbolis tentang waktu dan pergantian tahun.

12. Membuat Kalender Bawang di Rumania

Kalender bawang dibuat untuk meramal cuaca sepanjang tahun. Setiap lapisan bawang mewakili satu bulan, dan lelehan garam menunjukkan kemungkinan hujan. Tradisi ini masih dilestarikan di beberapa daerah pedesaan.

13. Melompat dari Kursi di Denmark

Tepat saat jam menunjukkan tengah malam, masyarakat Denmark melompat dari kursi atau sofa sebagai simbol “melompat” ke tahun baru. Aksi ini dipercaya dapat mengusir kesialan dan mendatangkan keberuntungan.

14. Mengenakan Pakaian Dalam Merah di Italia dan Spanyol

Warna merah dipercaya sebagai simbol keberanian, cinta, dan perlindungan dari energi negatif. Pakaian dalam merah, khususnya yang baru, diyakini membawa hoki dan kebahagiaan sepanjang tahun.

Di Jepang, Tahun Baru dirayakan dengan mengunjungi kuil untuk mengganti jimat lama dengan yang baru. Tradisi perayaan tahun baru di seluruh dunia ini disertai santapan makanan khas seperti udang, rumput laut, dan telur ikan yang masing-masing melambangkan umur panjang, kebahagiaan, dan kesuburan.

Q & A Seputar Topik

Mengapa 1 Januari ditetapkan sebagai awal Tahun Baru?

Penetapan 1 Januari sebagai awal tahun berawal dari reformasi kalender Romawi oleh Kaisar Julius Caesar pada 45 SM, untuk menghormati dewa Janus yang melambangkan masa lalu dan masa depan.

Apa tujuan utama dari berbagai tradisi perayaan Tahun Baru di seluruh dunia?

Tujuan utama tradisi ini adalah untuk membawa keberuntungan, kemakmuran, membersihkan diri dari hal negatif tahun sebelumnya, atau menyambut awal yang baru dengan harapan positif.

Dari mana asal-usul tradisi kembang api pada perayaan Tahun Baru?

Kembang api berasal dari Tiongkok kuno sekitar abad ke-7, awalnya digunakan untuk mengusir roh jahat dengan suara ledakan bambu. Seiring waktu, kembang api bertransformasi menjadi simbol kemeriahan dan harapan baik.

Anda Sedang Mengikuti Pembahasan Seputar

Selma Intania Hafidha, Septika ShidqiyyahTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |