15 Jenis Bebek Petelur yang Produksi Stabil Meski Kandang Sederhana, Hasil Telur Melimpah

1 day ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Jenis bebek petelur yang produksi stabil meski kandang sederhana menjadi solusi paling dicari bagi para peternak rakyat dan pemula yang ingin memulai usaha dengan modal minimal. Di tengah fluktuasi harga pakan dan perubahan cuaca yang ekstrem, pemilihan bibit yang memiliki daya tahan tubuh tinggi namun tetap produktif adalah kunci utama dalam menjaga keberlangsungan siklus panen telur setiap harinya.

Tingkat keberhasilan ternak bebek di lahan terbatas sangat bergantung pada karakter genetik unggas dalam merespon lingkungan. Dengan menggunakan varietas yang tepat, peternak tidak perlu membangun fasilitas mewah yang mahal, karena bebek-bebek pilihan ini mampu beradaptasi dengan sistem manajemen tradisional tanpa menurunkan kualitas maupun kuantitas telur yang dihasilkan. Berikut ulasannya yang Liputan6.com rangkum, Rabu (7/1/2026).

Bebek Lokal Unggul Nusantara

1. Bebek Mojosari

Bebek Mojosari dikenal sebagai jenis bebek petelur yang produksi stabil meski kandang sederhana karena memiliki tingkat adaptasi yang luar biasa terhadap lingkungan baru. Bebek asal Jawa Timur ini memiliki postur tubuh yang relatif kecil namun sangat lincah, sehingga kebutuhan ruangnya tidak terlalu menuntut fasilitas yang kompleks.

Keunggulan utamanya terletak pada ketahanannya terhadap stres suara dan perubahan cuaca mendadak. Dengan manajemen pakan yang tepat, Mojosari mampu menghasilkan telur dengan cangkang tebal berwarna kehijauan yang sangat diminati oleh pasar produsen telur asin.

2. Bebek Alabio

Bebek Alabio merupakan mutiara dari Kalimantan Selatan yang memiliki ketahanan fisik sangat kuat di berbagai tipe lahan, baik basah maupun kering. Keunggulannya adalah masa produktif yang sangat panjang, di mana bebek ini mampu bertelur secara konsisten hingga usia dua tahun.

Selain produktivitasnya yang mencapai 220-250 butir per tahun, Alabio memiliki daya tahan alami terhadap serangan penyakit pernapasan. Hal ini membuatnya sangat aman dipelihara di kandang dengan sirkulasi udara yang masih bersifat alami atau tradisional.

3. Bebek Tegal

Sebagai jenis bebek petelur yang produksi stabil meski kandang sederhana, bebek Tegal atau itik Jawa memiliki ciri khas warna bulu yang beragam dan leher yang panjang. Bebek ini sudah teruji selama puluhan tahun dipelihara dengan sistem semi-intensif maupun digembalakan di sawah.

Kelebihan utamanya adalah kemampuan mencari pakan tambahan secara mandiri jika kandang memiliki akses ke area luar. Telur yang dihasilkan memiliki ukuran yang cukup besar dengan warna kuning telur yang cerah, menjadikannya favorit di pasar lokal Jawa Tengah.

4. Bebek Bali

Bebek Bali memiliki daya tarik pada jambul di kepalanya dan ketahanan yang sangat baik terhadap paparan sinar matahari langsung serta cuaca panas. Struktur tulangnya yang kuat membuat bebek ini jarang mengalami kelumpuhan meskipun dipelihara di kandang dengan alas yang keras atau kurang empuk.

Produksi telurnya sangat stabil meskipun hanya diberikan pakan campuran sederhana berbasis dedak dan sisa dapur. Ketangguhan metabolisme bebek Bali menjadikannya investasi yang rendah risiko bagi peternak rumahan di wilayah pesisir atau dataran rendah.

5. Bebek Magelang

Bebek Magelang merupakan jenis bebek petelur yang produksi stabil meski kandang 

sederhana yang sering disebut sebagai bebek kalung. Karakteristik paling menonjol adalah sifatnya yang tidak mudah kaget atau stres jika ada gangguan di sekitar kandang, sehingga produksi telur tidak mudah anjlok.

Keunggulannya terletak pada bobot telur yang konsisten beratnya dari awal hingga akhir masa bertelur. Bebek ini sangat cocok untuk sistem pemeliharaan intensif terbatas di mana ruang gerak tidak terlalu luas namun produktivitas tetap ingin dipertahankan pada angka maksimal.

Bebek Persilangan & Hibrida Modern

6. Bebek Gunsi (Gunung Sindur)

Bebek Gunsi adalah hasil rekayasa genetik yang difokuskan pada efisiensi konversi pakan menjadi telur. Bebek ini sangat unggul dalam memproses pakan berkualitas standar menjadi energi bertelur yang tinggi, sehingga sangat ekonomis bagi peternak dengan anggaran terbatas.

Selain itu, Gunsi memiliki pertumbuhan yang seragam, memudahkan peternak dalam melakukan manajemen kelompok. Bebek ini juga dikenal memiliki tekstur daging yang baik setelah masa afkir, memberikan nilai tambah finansial bagi pemiliknya di akhir masa produksi.

7. Bebek Master

Bebek Master adalah jenis bebek petelur yang produksi stabil meski kandang sederhana yang merupakan hasil riset instansi pemerintah untuk mendukung ketahanan pangan. Bebek ini dirancang khusus agar tahan terhadap virus flu burung (AI) dan memiliki tingkat kematian yang sangat rendah di bawah 5%.

Produktivitasnya bisa mencapai 75-80% setiap harinya selama masa puncak produksi. Keunggulan ini sangat membantu peternak dalam mendapatkan kepastian penghasilan harian tanpa harus khawatir akan wabah penyakit yang sering melanda kandang terbuka.

8. Bebek PMp

Bebek PMp (Persilangan Mojosari x Peking) menciptakan varietas yang tangguh secara fisik namun memiliki performa petelur yang handal. Keunggulannya adalah ukuran tubuh yang lebih besar dari bebek petelur biasa, yang membuatnya lebih tahan terhadap fluktuasi suhu malam hari yang dingin.

Bebek ini menghasilkan telur dengan ukuran jumbo yang memiliki nilai jual lebih tinggi di pasar premium. Sifatnya yang tenang dan tidak banyak tingkah membuat konsumsi energinya terfokus sepenuhnya pada pembentukan telur di dalam rahim.

9. Bebek Rambon

Dikenal luas sebagai jenis bebek petelur yang produksi stabil meski kandang sederhana, bebek 

Rambon asal Cirebon merupakan hasil persilangan alami yang sangat adaptif. Bebek ini sangat tahan terhadap penyakit "kelumpuhan" yang sering menyerang bebek petelur akibat kekurangan mineral.

Kelebihannya adalah masa rontok bulu (molting) yang relatif singkat, sehingga bebek cepat kembali berproduksi setelah masa istirahat. Hal ini menjadikannya salah satu pilihan paling menguntungkan karena meminimalisir waktu kosong produksi di dalam kandang.

10. Bebek Ratu

Bebek Ratu merupakan galur baru yang diseleksi dari bibit-bibit terbaik Mojosari dan Alabio. Keunggulannya terletak pada konsistensi produksi yang tidak mudah turun meskipun terjadi perubahan komposisi pakan secara tiba-tiba dalam skala kecil.

Bebek ini sangat mandiri dan tidak memerlukan perlakuan khusus seperti pencahayaan buatan yang rumit di malam hari. Bagi peternak pemula, bebek Ratu memberikan kemudahan dalam pemeliharaan karena imunitas alaminya yang sangat tinggi terhadap bakteri umum di kandang.

Bebek Adaptasi Global

11.  Bebek Khaki Campbell

Bebek Khaki Campbell sering disebut sebagai rajanya bebek petelur dunia karena kemampuannya menghasilkan lebih dari 300 butir telur per tahun. Di Indonesia, varietas ini telah mengalami proses adaptasi puluhan tahun sehingga sangat tahan terhadap kelembapan udara yang tinggi.

Keunggulannya adalah nafsu makan yang stabil meskipun suhu udara sedang panas-panasnya. Selama pasokan air minum terpenuhi, bebek ini akan terus bertelur tanpa henti, menjadikannya mesin penghasil uang yang sangat efektif bagi peternak intensif.

12. Bebek Indian Runner

Indian Runner adalah jenis bebek petelur yang produksi stabil meski kandang sederhana yang memiliki postur unik tegak berdiri. Keunggulan alaminya adalah ketahanan kaki yang luar biasa, sehingga sangat cocok jika kandang yang Anda miliki memiliki kontur tanah yang tidak rata.

Bebek ini sangat efisien dalam mencari pakan sisa, sehingga biaya pakan tambahan bisa ditekan hingga 20%. Indian Runner juga dikenal memiliki kualitas telur yang rendah kolesterol dibandingkan jenis bebek lainnya, yang menjadi nilai jual unik bagi konsumen kesehatan.

13. Bebek Buff Orpington

Bebek Buff Orpington sangat disukai karena sifatnya yang sangat tenang dan ramah, sehingga tidak mudah stres jika sering berinteraksi dengan manusia. Keunggulannya adalah bulunya yang tebal dan tahan air, melindunginya dari risiko penyakit akibat kelembapan tinggi di dalam kandang sederhana.

Meskipun produksinya sedikit di bawah Khaki Campbell, Buff Orpington memiliki daya hidup yang lebih tinggi dalam kondisi kekurangan nutrisi pakan. Ia mampu menyimpan cadangan lemak dengan baik untuk tetap berproduksi meski pasokan pakan sedang terbatas.

14. Bebek Ancona

Bebek Ancona terpilih sebagai jenis bebek petelur yang produksi stabil meski kandang sederhana karena sifatnya yang semi-liar dan sangat tangguh menghadapi predator maupun penyakit. Bebek ini memiliki pola warna hitam-putih yang berfungsi sebagai kamuflase alami jika dipelihara secara lepas-kandang.

Produksi telurnya sangat stabil dan cenderung berukuran lebih besar seiring bertambahnya usia bebek. Ancona juga dikenal sebagai perenang yang tangguh, namun tetap bisa produktif maksimal walaupun hanya disediakan tempat minum yang dangkal di dalam kandang.

15. Bebek Welsh Harlequin

Bebek ini merupakan turunan dari Khaki Campbell yang telah diseleksi untuk memiliki ketenangan lebih baik dan produksi telur yang lebih stabil di iklim tropis. Keunggulannya adalah naluri mengeram yang sangat rendah, sehingga energi tubuhnya murni dialokasikan untuk memproduksi telur setiap hari.

Welsh Harlequin sangat tahan terhadap perubahan musim, terutama saat transisi dari musim kemarau ke musim hujan yang biasanya memicu penyakit pada unggas lain. Kemandirian bebek ini menjadikannya pilihan tepat bagi peternak yang tidak memiliki banyak waktu untuk pengawasan intensif.

Faktor Pendukung Produksi Stabil Bebek Petelur

Untuk menjaga agar potensi genetik bebek petelur tetap maksimal, peternak harus memperhatikan keseimbangan nutrisi pakan. Meskipun menggunakan kandang sederhana, asupan protein (17-19%) dan kalsium tidak boleh diabaikan.

Penambahan mineral khusus unggas dan sumber protein murah seperti tepung ikan atau keong sawah sangat membantu menjaga cangkang telur tetap keras dan produksi tidak terhenti di tengah jalan.

Faktor lainnya adalah manajemen kebersihan alas kandang. Kandang sederhana harus tetap memiliki sirkulasi udara yang baik agar gas amonia dari kotoran tidak menumpuk. Alas kandang berupa sekam padi atau serbuk gergaji harus selalu dalam kondisi kering. 

Alas yang lembap akan menurunkan suhu tubuh bebek secara drastis di malam hari, yang secara otomatis akan menghentikan produksi telur karena energi bebek terserap hanya untuk menjaga kehangatan tubuh.

FAQ (Sering Ditanyakan)

Apa jenis bebek petelur yang produksi stabil meski kandang sederhana?

Bebek Mojosari dan Alabio adalah pilihan utama karena sangat adaptif dengan lingkungan tradisional.

Berapa kali bebek petelur diberi makan dalam sehari?

Biasanya 2 kali sehari (pagi dan sore) dengan porsi yang konsisten untuk menjaga kestabilan telur.

Apakah bebek petelur butuh kolam untuk berenang?

Tidak wajib, namun akses ke air penting untuk membersihkan mata dan paruh agar tetap sehat.

Kapan bebek petelur mulai menghasilkan telur?

Rata-rata pada usia 5 hingga 6 bulan tergantung jenis dan kualitas nutrisi pakan.

Berapa lama masa produktif bebek petelur?

Masa produktif emas biasanya berlangsung selama 1 hingga 2 tahun sebelum produksinya menurun.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |