15 Ide Jualan Makanan Kecil Modal Bungkus Plastik, Untung Besar dan Praktis

2 weeks ago 15

Liputan6.com, Jakarta Dalam beberapa tahun terakhir, bisnis makanan kecil terus menunjukkan pertumbuhan yang stabil di Indonesia. Menurut laporan Islandsun Indonesia, nilai industri snack nasional mencapai lebih dari Rp50 triliun pada 2023, meningkat sekitar 8% dibanding tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa camilan bukan sekadar makanan pendamping, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern.

Data dari survei State of Snacking 2024 oleh Mondelez juga memperkuat tren ini: sebanyak 91% konsumen di Indonesia mengaku ngemil setidaknya sekali sehari. Artinya, pasar makanan ringan sangat luas dan selalu terbuka untuk inovasi baru. Dengan modal kecil dan kreativitas, siapa pun bisa memulai bisnis ini, bahkan hanya bermodalkan bungkus plastik sederhana.

Nah, jika kamu sedang mencari ide jualan makanan kecil modal bungkus plastik, Liputan6.com akan membahas 15 inspirasi usaha yang bisa dijalankan dari rumah. Selain mudah dibuat, bahan bakunya murah, dan keuntungannya bisa berlipat jika dikelola dengan baik, Kamis (13/11/2025).

1. Keripik Singkong

Keripik singkong sudah menjadi legenda dalam dunia camilan Nusantara. Dengan berbagai inovasi rasa seperti balado, keju, hingga salted egg, produk ini tetap digemari lintas usia. Untuk memulai usaha ini, kamu bisa menyiapkan modal sekitar dua hingga lima juta rupiah dengan harga jual antara sepuluh hingga dua puluh ribu rupiah per seratus gram. Daya tarik keripik singkong terletak pada ketahanannya yang lama, sehingga cocok dijual secara online. Agar tampil lebih profesional, gunakan kemasan plastik alumunium foil supaya produk terlihat premium dan awet lebih lama.

2. Basreng (Bakso Goreng)

Basreng merupakan contoh camilan sederhana yang sukses viral karena cita rasa gurih dan pedasnya. Camilan ini sangat cocok dijual untuk anak muda, pelajar, dan pekerja kantoran. Modal awal yang dibutuhkan berkisar antara tiga hingga enam juta rupiah, dengan keunggulan utama yaitu mudah dipasarkan melalui media sosial seperti TikTok dan Instagram. Untuk menarik perhatian pembeli, gunakan bungkus plastik transparan dengan tambahan stiker merek agar tampilannya lebih menarik dan modern.

3. Keripik Pisang Cokelat

Awalnya dikenal sebagai oleh-oleh khas Lampung, keripik pisang kini bisa dijual dalam versi mini dengan kemasan plastik yang praktis. Kamu dapat menambahkan berbagai rasa seperti cokelat, matcha, atau karamel untuk menciptakan kesan kekinian yang disukai konsumen muda. Dengan modal sekitar dua hingga empat juta rupiah, usaha ini sangat cocok dijalankan secara online karena produknya tahan lama dan mudah dikirim ke berbagai daerah.

4. Kacang Bawang

Camilan klasik yang identik dengan suasana Lebaran ini ternyata juga diminati sepanjang tahun. Untuk memulai usaha kacang bawang, dibutuhkan modal antara dua hingga empat juta rupiah dengan harga jual sekitar lima puluh hingga tujuh puluh ribu rupiah per kilogram. Supaya tampil menarik di pasaran, gunakan plastik kiloan dengan sistem zip-lock yang praktis dan menjaga kesegaran produk lebih lama. Dengan kemasan modern, kacang bawang bisa tampil sebagai camilan yang tak hanya tradisional, tapi juga kekinian.

5. Tahu Crispy

Tahu crispy menjadi salah satu ide jualan yang sangat mudah dijalankan. Hanya dengan bahan dasar tahu putih dan adonan tepung berbumbu, kamu bisa menciptakan camilan super renyah yang disukai semua kalangan. Tambahkan variasi rasa seperti keju, pedas, atau barbeque agar lebih menarik. Dengan modal sekitar satu setengah hingga tiga juta rupiah, bisnis ini mampu memberikan margin keuntungan antara tiga puluh lima hingga empat puluh lima persen. Selain itu, bahan bakunya mudah didapat dan cocok dijual untuk konsumsi harian.

6. Cilor (Cilok Telur)

Cilor adalah jajanan sekolah yang tak pernah kehilangan penggemar. Cara menjualnya pun fleksibel, bisa dalam versi siap saji di cup plastik kecil atau dalam bentuk beku yang dikemas dengan plastik vakum. Dengan modal sekitar satu hingga dua juta rupiah, kamu sudah bisa memulai usaha ini. Cilor juga mudah dipasarkan baik secara langsung di sekolah maupun secara online dengan sistem pre-order.

7. Pentol Pedas

Pentol atau bakso mini dengan rasa pedas selalu memiliki daya tarik tersendiri di kalangan pecinta camilan. Dengan modal sekitar dua hingga empat juta rupiah, kamu bisa membuat variasi pentol goreng atau bakar yang dikemas dalam plastik berukuran seratus gram. Untuk menarik perhatian konsumen muda, gunakan label berwarna merah menyala yang mencerminkan rasa pedasnya. Camilan ini sangat cocok dijual di area kampus, sekolah, atau bahkan secara daring.

8. Mi Lidi

Mi lidi adalah camilan nostalgia yang kini kembali populer di kalangan anak muda. Rasanya yang beragam seperti pedas, keju, barbeque, atau rumput laut membuatnya mudah diterima pasar. Produk ini bisa bertahan hingga dua bulan bila disimpan dalam bungkus plastik kedap udara. Untuk menjaga kerenyahannya, tambahkan desiccant kecil di dalam kemasan. Usaha ini tidak membutuhkan modal besar, namun berpotensi memberikan keuntungan yang stabil karena daya tahannya yang lama.

9. Stik Keju

Camilan renyah dan gurih ini sangat cocok dijual dalam kemasan seratus gram. Stik keju memiliki umur simpan sekitar dua hingga tiga minggu, bahkan bisa bertahan hingga tiga bulan bila disimpan di dalam freezer. Dengan modal sekitar dua juta rupiah, kamu bisa mendapatkan potensi margin antara tiga puluh hingga empat puluh persen. Rasa gurihnya membuat stik keju diminati oleh semua kalangan, terutama anak-anak dan keluarga muda.

10. Kulit Ayam Krispi

Kulit ayam ternyata bisa diolah menjadi peluang bisnis yang menguntungkan. Dengan bumbu yang pas, kamu dapat menghasilkan camilan gurih dan renyah yang dikemas dalam bungkus plastik berukuran delapan puluh gram. Produk ini dapat disimpan di kulkas hingga empat hari atau dibekukan agar tahan hingga empat bulan. Dengan tampilan yang menggugah selera, kulit ayam krispi berpotensi menjadi camilan favorit untuk semua usia.

11. Kerupuk Seblak Kering

Rasa pedas dan gurih khas Bandung membuat seblak kering menjadi salah satu camilan yang selalu dicari. Produk ini sangat cocok untuk target pasar anak muda yang gemar dengan cita rasa pedas. Agar lebih menarik, gunakan bungkus plastik dengan desain warna merah-oranye atau gambar api untuk memperkuat kesan pedasnya. Dengan strategi branding yang tepat, kerupuk seblak kering bisa menjadi produk unggulan dengan biaya produksi yang rendah.

12. Kulit Pangsit Goreng

Kulit pangsit goreng dikenal dengan kerenyahannya yang menggoda. Camilan ini mudah dibuat dalam jumlah besar dan bisa disimpan selama tiga hingga empat hari di suhu ruang, atau hingga dua bulan bila dibekukan. Modal yang dibutuhkan relatif kecil, sekitar satu setengah hingga dua juta rupiah. Untuk menjaga kualitas produk, sebaiknya gunakan plastik zip-lock kecil yang mampu menjaga tekstur tetap renyah dan tidak mudah melempem.

13. Popcorn Rasa Premium

Kini popcorn tidak lagi identik dengan bioskop saja. Camilan ini banyak diminati dalam varian rasa unik seperti karamel, matcha, dan tiramisu. Modal yang dibutuhkan untuk memulai usaha popcorn berkisar dua hingga empat juta rupiah. Keunggulannya terletak pada proses produksinya yang cepat serta daya tahannya yang cukup lama. Selain itu, kemasan plastik cup transparan dengan label lucu bisa menarik perhatian konsumen muda.

14. Keripik Kentang Homemade

Keripik kentang buatan rumah menjadi alternatif sehat bagi mereka yang ingin mengonsumsi camilan ringan tanpa pengawet. Dengan modal antara tiga hingga lima juta rupiah, kamu bisa memproduksi keripik kentang yang fresh dan dipasarkan melalui toko online. Produk ini dapat diklaim sebagai camilan sehat dengan rasa lebih alami. Agar kualitas tetap terjaga, gunakan plastik tebal yang mampu melindungi kerenyahan dari udara luar.

15. Makaroni Pedas

Makaroni pedas adalah salah satu ide jualan makanan kecil modal bungkus plastik yang selalu laku di pasaran. Dengan modal sekitar satu setengah hingga tiga juta rupiah, kamu sudah bisa menjual produk ini untuk segmen pelajar, mahasiswa, hingga karyawan kantoran. Daya tariknya ada pada sensasi pedas dengan berbagai level kepedasan yang bisa disesuaikan selera pembeli. Untuk kemasan, gunakan plastik zip kecil berukuran lima puluh hingga seratus gram agar lebih praktis dan menarik bagi konsumen yang suka ngemil kapan saja.

Strategi Mengelola Bisnis Makanan Ringan

Bisnis makanan kecil bukan hanya soal produk laku, tapi juga tentang mengatur arus kas. Seperti disarankan dalam laman Paper.id, banyak pelaku usaha kewalahan saat pesanan besar datang namun modal tersendat karena pembayaran reseller belum cair. Maka, penting untuk mencatat setiap transaksi, menjaga stok bahan, dan menggunakan sistem pembayaran digital agar arus kas lebih lancar.

Selain itu, inovasi desain kemasan juga sangat penting. Produk dengan bungkus plastik yang menarik, rapi, dan berlabel bisa meningkatkan nilai jual hingga 30%. Ingat, visual adalah kunci utama dalam menarik perhatian pembeli di era digital.

FAQ Seputar Jualan Makanan Kecil

1. Apakah ide jualan makanan kecil modal bungkus plastik cocok untuk pemula?

Sangat cocok! Sebagian besar produk di atas tidak memerlukan alat mahal atau keterampilan khusus.

2. Bagaimana cara membuat makanan ringan tahan lama?

Gunakan bahan kering, kurangi minyak berlebih, dan kemas dalam plastik kedap udara.

3. Apakah perlu izin usaha untuk jualan makanan kecil?

Jika kamu ingin memperluas ke toko atau marketplace besar, sebaiknya urus izin PIRT dari Dinas Kesehatan.

4. Berapa keuntungan rata-rata dari bisnis makanan kecil?

Rata-rata margin berkisar antara 25–45%, tergantung bahan dan strategi penjualan.

5. Apa kunci sukses dalam bisnis camilan rumahan?

Konsistensi rasa, kemasan menarik, promosi aktif di media sosial, dan pelayanan cepat.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |