Liputan6.com, Jakarta - Ada banyak ide cuan dari barang bekas di rumah. Banyak barang bekas di rumah seringkali berakhir menumpuk dan menjadi sampah, padahal memiliki potensi besar untuk diubah menjadi sumber penghasilan. Dengan sedikit kreativitas dan teknik daur ulang, barang-barang yang dianggap tidak berguna ini bisa disulap menjadi produk bernilai jual tinggi. Konsep "ide cuan dari barang bekas di rumah" bukan hanya tentang mencari keuntungan finansial, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan volume sampah rumah tangga dan pelestarian lingkungan.
Mengubah barang bekas menjadi sumber cuan adalah solusi cerdas di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya keberlanjutan. Ini adalah peluang emas bagi ibu rumah tangga, anak muda, atau siapa saja yang mencari ide bisnis dengan modal minim. Dari kerajinan tangan sederhana hingga produk inovatif, potensi yang ditawarkan sangat beragam dan dapat disesuaikan dengan keterampilan serta minat masing-masing individu.
Artikel ini akan memandu Anda melalui 15 ide kreatif untuk menghasilkan uang dari barang bekas yang ada di rumah. Setiap ide dilengkapi dengan penjelasan bahan, proses, dan potensi pasarnya. Jadi simak kumpulan ide selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (6/4/2026).
Lampu Otomatis (Sensor Cahaya) dari Botol Bekas & Komponen Elektronik Bekas
Ide kreatif ini memanfaatkan botol plastik bekas dan komponen elektronik untuk menciptakan lampu otomatis yang dapat menyala saat gelap dan mati saat terang. Bahan utamanya meliputi botol minuman bekas, dioda bridge yang diambil dari barang bekas, LDR (Light Dependent Resistor), resistor 22k, dan kabel jumper. Proses pembuatannya melibatkan perakitan dioda bridge, pemasangan komponen P3D, resistor 1M Ohm, serta LDR dan resistor 22k yang diparalelkan.
Cara kerja alat ini sangat sederhana: sensor LDR yang diletakkan di luar rumah akan mendeteksi cahaya matahari. Jika tidak ada cahaya (malam hari), lampu akan otomatis menyala, dan jika terkena cahaya (siang hari), lampu akan mati. Rangkaian ini kemudian dihubungkan ke saklar lampu rumah sebagai pengganti saklar manual.
Potensi jual produk ini sangat tinggi, terutama saat musim mudik atau pulang kampung, karena dapat memberikan rasa aman dengan lampu yang menyala otomatis di rumah kosong. Modal tambahan yang dibutuhkan untuk komponen seperti LDR dan resistor sangat kecil, yaitu kurang dari Rp1.500.
Sebuah video menunjukkan bagaimana botol minuman bekas dapat dimanfaatkan menjadi usaha yang sangat menghasilkan. Komponen dioda bekas sebanyak empat buah juga dapat diambil dari barang bekas.
Kerajinan Tangan dari Plastik & Kaleng
Botol plastik bekas dapat diubah menjadi berbagai kerajinan tangan yang fungsional dan bernilai jual. Contohnya, botol plastik bisa disulap menjadi pot tanaman, tempat pensil, atau lampu hias. Kreativitas dalam mendesain dan menghias akan menambah daya tarik produk ini di mata konsumen.
Selain botol plastik, kaleng bekas susu atau makanan juga memiliki potensi besar. Kaleng-kaleng ini dapat disulap menjadi wadah penyimpanan serbaguna yang menarik. Dengan sentuhan cat, kain, atau dekorasi lainnya, kaleng bekas bisa menjadi barang dekorasi rumah yang unik.
Target pasar untuk kerajinan ini adalah pecinta tanaman, individu yang mencari dekorasi rumah unik, atau mereka yang peduli lingkungan. Produk-produk ini tidak hanya mengurangi sampah, tetapi juga menawarkan alternatif dekorasi yang ramah lingkungan dan personal.
Aksesoris Fashion dari Tutup Botol (HDPE/LDPE)
Tutup botol plastik, baik dari botol sampo (LDPE) maupun botol minuman (HDPE), dapat diubah menjadi aksesoris fashion yang unik dan bernilai tinggi. Prosesnya dimulai dengan memilah tutup botol berdasarkan warna, kemudian membersihkannya dengan saksama.
Setelah itu, tutup botol dicacah menjadi serpihan kecil, dipres, dan dilebur untuk membentuk papan. Dari papan hasil leburan tersebut, pengrajin dapat membuat pola dan membentuknya menjadi berbagai aksesoris seperti anting, cincin, atau gelang.
Proses ini seringkali melibatkan perakitan dan pernisan untuk memberikan kilau dan ketahanan. Beberapa produk bahkan menggabungkan glitter untuk efek visual yang lebih menarik.
Aksesoris dari tutup botol ini memiliki nilai jual yang tinggi, bahkan telah menembus pasar ekspor ke Eropa dan Jepang. Keunikan bahan dan proses daur ulang menjadikannya produk yang diminati oleh konsumen yang mencari barang fashion yang berbeda dan ramah lingkungan.
Perhiasan dari Limbah Kaca (Botol Parfum/Botol Minuman)
Limbah botol kaca, seperti botol parfum atau botol minuman, dapat diubah menjadi perhiasan yang indah dan unik. Prosesnya dimulai dengan mengumpulkan botol kaca, kemudian memecahkannya hingga menjadi serpihan halus sebelum dilebur.
Peleburan serpihan kaca seringkali menggunakan metode manual seperti kayu bakar, yang membutuhkan waktu cukup lama. Setelah dilebur, kaca cair tersebut dicetak menjadi bentuk-bentuk yang diinginkan, seperti "stone" atau batu perhiasan.
Keunikan dari perhiasan ini adalah kemampuannya untuk mempertahankan warna asli kaca, seperti bening atau hijau, sehingga menghasilkan aksesoris yang elegan. Ini menjadi "ide cuan dari barang bekas di rumah" yang menarik.
Produk ini menonjolkan keunggulan sebagai perhiasan handmade dan ramah lingkungan. Setiap potongan memiliki karakteristik unik karena proses peleburan dan pencetakan manual, memberikan nilai cerita dan keberlanjutan.
Perhiasan dari Metal Scrap (Limbah Besi)
Limbah besi atau "metal scrap" yang tidak terpakai dapat diolah menjadi perhiasan dengan desain industrial yang menarik. Bahan-bahan ini, yang seringkali dianggap sampah, bisa diubah menjadi cincin, gelang, atau anting yang memiliki karakter unik. Proses pengolahannya memerlukan keahlian khusus dalam membentuk dan menghaluskan logam bekas.
Perhiasan dari metal scrap menawarkan estetika yang berbeda, cocok bagi pecinta gaya vintage atau industrial. Setiap produk memiliki cerita tersendiri karena berasal dari material yang telah melalui siklus penggunaan sebelumnya. Ini adalah contoh nyata bagaimana "ide cuan dari barang bekas di rumah" dapat menghasilkan produk fashion yang berkelas.
Target pasar untuk perhiasan jenis ini adalah individu yang menghargai keunikan, keberlanjutan, dan desain yang tidak konvensional. Produk ini tidak hanya mengurangi limbah logam, tetapi juga menciptakan nilai artistik dari material yang sebelumnya tidak berharga.
Jam Dinding dari Tutup Botol Bekas
Membuat jam dinding dari tutup botol bekas adalah proyek DIY yang menyenangkan dan mudah. Anda hanya perlu mengumpulkan 12 tutup botol bekas, yang kemudian akan disusun melingkar di atas papan kayu atau karton tebal buat gantiin angka-angka jam. Tutup botol ini berfungsi sebagai pengganti angka-angka jam, memberikan tampilan yang unik dan personal.
Setelah tutup botol tersusun rapi, langkah selanjutnya adalah menambahkan mesin jam dan jarumnya di bagian tengah. Hasilnya adalah jam dinding yang tidak hanya fungsional tetapi juga estetik dan ramah lingkungan.
Ini adalah "ide cuan dari barang bekas di rumah" yang menggabungkan kreativitas dengan kepedulian terhadap lingkungan. Jam dinding unik ini bisa menjadi dekorasi rumah yang menarik atau hadiah yang personal.
Selain membantu mengurangi sampah tutup botol, produk ini juga menawarkan nilai tambah dalam bentuk desain yang berbeda dari jam dinding konvensional.
Mainan Robot dari Botol Plastik Bekas
Ajak si kecil berkreasi sambil mengurangi sampah dengan membuat mainan robot dari botol plastik bekas. Dengan botol plastik bekas sebagai badan robot, ZALORAns bisa nambahin tutup botol atau barang bekas lainnya sebagai kaki, tangan, dan kepala.
Robot ini kemudian dapat dihias dengan cat atau spidol agar terlihat lebih menarik. Mainan robot ini tidak hanya seru untuk dimainkan, tetapi juga berfungsi sebagai alat edukasi daur ulang bagi anak-anak.
Proses pembuatannya mendorong kreativitas dan imajinasi anak, sekaligus mengajarkan pentingnya memanfaatkan kembali barang bekas. Produk ini memiliki potensi untuk dijual sebagai mainan unik atau alat peraga di sekolah.
Ini adalah "ide cuan dari barang bekas di rumah" yang tidak hanya menghasilkan keuntungan, tetapi juga memberikan dampak positif dalam pendidikan lingkungan.
Cermin Estetik dari Sendok Plastik Bekas
Ciptakan cermin estetik dengan memanfaatkan sendok plastik bekas yang tidak terpakai. Anda hanya membutuhkan cermin bulat kecil dan banyak sendok plastik bekas yang dipotong bagian kepalanya.
Kepala sendok ini kemudian disusun melingkar di sekitar cermin, dari bagian dalam ke luar, hingga menyerupai kelopak bunga. Susunan kepala sendok ditempelkan dengan lem yang kuat untuk memastikan kekokohan.
Hasilnya adalah cermin cantik yang dapat memperindah sudut rumah Anda. Ini adalah "ide cuan dari barang bekas di rumah" yang mengubah sampah plastik menjadi dekorasi rumah yang keren dan unik.
Cermin ini tidak hanya berfungsi sebagai hiasan dinding, tetapi juga sebagai bukti kreativitas dalam mendaur ulang. Produk ini cocok untuk dijual kepada mereka yang mencari dekorasi rumah yang berbeda dan memiliki nilai keberlanjutan.
Pot Bunga dari Botol Plastik + DVD Bekas
Kombinasikan botol plastik dan DVD bekas untuk membuat pot bunga yang unik dan kokoh. Pertama, potong bagian atas botol plastik buat dijadiin pot. Kemudian, tempel DVD bekas di bawahnya biar potnya lebih kokoh dan stabil.
Pot ini dapat dihias dengan cat, stiker, atau kertas warna-warni sesuai selera untuk menambah daya tarik. Hasilnya adalah pot bunga yang tidak hanya fungsional untuk menanam tanaman hias kecil, tetapi juga menjadi hiasan yang menarik di rumah, balkon, atau taman.
"Ide cuan dari barang bekas di rumah" ini membantu mengurangi sampah plastik dan elektronik, sekaligus menyediakan solusi pot tanaman yang kreatif. Produk ini cocok untuk pecinta tanaman yang mencari pot unik dan ramah lingkungan.
Lampu Hias dari Botol Plastik Bekas
Botol plastik bekas dapat diubah menjadi lampu hias yang memberikan suasana nyaman (ambient light). Caranya adalah dengan memotong bagian atas botol plastik, lalu hias botolnya sesuai selera.
Anda bisa mengecatnya dengan warna-warni, melilitkan tali rami, atau menambahkan glitter untuk efek yang lebih menarik. Setelah botol dihias, pasang lampu LED kecil atau lampu string di dalam botol.
Cahaya yang dipancarkan akan menciptakan suasana lembut yang bikin suasana rumah jadi makin cozy dan keren. Ini adalah "ide cuan dari barang bekas di rumah" yang menggabungkan fungsi dekoratif dengan prinsip daur ulang.
Lampu hias ini tidak hanya mengurangi sampah plastik, tetapi juga menawarkan produk dekorasi yang personal dan ramah lingkungan. Produk ini memiliki potensi pasar yang luas, terutama bagi mereka yang mencari pencahayaan unik dan hemat energi.
Tempat Sampah dari Koran/Majalah Bekas
Koran atau majalah bekas yang menumpuk di rumah bisa diubah menjadi tempat sampah yang stylish dan ramah lingkungan. Proses pembuatannya cukup mudah: ambil koran atau kertas bekas, lalu lipat-lipat atau gulung kertas melingkar hingga jumlah yang dibutuhkan.
Gulungan kertas ini kemudian disusun menyerupai bentuk keranjang dan direkatkan dengan lem agar kokoh. Untuk tampilan yang lebih menarik, tempat sampah ini bisa dicat atau dihias dengan warna-warni sesuai keinginan.
Hasilnya adalah tempat sampah yang tidak hanya fungsional tetapi juga menjadi elemen dekorasi yang unik di ruangan.
"Ide cuan dari barang bekas di rumah" ini tidak hanya membantu mengurangi limbah kertas, tetapi juga menawarkan alternatif tempat sampah yang kreatif dan personal. Produk ini cocok untuk mereka yang mencari solusi penyimpanan sampah yang estetik dan berkelanjutan.
Tempat Pensil dari Kertas/Koran Bekas
Kertas atau koran bekas juga bisa dimanfaatkan untuk membuat tempat pensil yang rapi dan stylish. Caranya sangat sederhana: ambil beberapa lembar kertas bekas atau koran, lalu gulung kertas tersebut menjadi bentuk silinder.
Rekatkan bagian sambungan dengan lem agar gulungan kuat dan kokoh. Tempat pensil ini dapat dihias dengan berbagai cara, seperti mengecatnya, menempelkan stiker, atau melilitkan benang warna-warni.
Hasilnya adalah tempat pensil yang tidak hanya membantu merapikan meja belajar atau meja kerja, tetapi juga menjadi aksesoris yang menarik.
Ini adalah "ide cuan dari barang bekas di rumah" yang mudah dibuat dan memiliki target pasar yang jelas, yaitu pelajar, mahasiswa, atau pekerja kantoran. Produk ini menawarkan solusi penyimpanan alat tulis yang ramah lingkungan dan personal.
Tempat Tisu dari Koran/Majalah Bekas
Koran atau majalah bekas dapat diubah menjadi tempat tisu yang dekoratif dan fungsional. Mulailah dengan mengumpulkan beberapa lembar koran atau majalah bekas, lalu lipat atau gulung jadi bentuk persegi atau segi panjang yang sesuai dengan ukuran kotak tisu yang kamu mau.
Tempel tiap gulungan atau lipatan dengan lem biar kokoh. Kalau pengen lebih menarik, ZALORAns bisa susun gulungan-gulungan kertas itu dengan pola zigzag atau bentuk lain yang kreatif.
Hasilnya adalah tempat tisu yang tidak hanya praktis tetapi juga menjadi elemen dekorasi yang unik di meja atau ruangan.
"Ide cuan dari barang bekas di rumah" ini sangat sederhana, menyenangkan, dan ramah lingkungan. Produk ini cocok untuk dijual kepada mereka yang mencari aksesoris rumah tangga yang berbeda dan memiliki nilai daur ulang.
Celengan dari Kardus Bekas
Mengajarkan anak menabung bisa menjadi lebih menyenangkan dengan membuat celengan lucu dari kardus bekas. Cari kardus bekas yang nggak kepake di rumah. Potong kardusnya jadi bentuk kotak atau bentuk lain sesuai selera kamu, kayak rumah mini atau hewan lucu.
Jangan lupa buat lubang kecil di bagian atasnya untuk memasukkan uang. Setelah itu, ZALORAns bisa hias celengan kardusnya dengan cat, kertas warna-warni atau stiker biar lebih menarik dan lucu.
Celengan dari kardus bekas ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat menabung yang unik, tetapi juga membantu mengurangi sampah kardus di rumah.
Ini adalah "ide cuan dari barang bekas di rumah" yang edukatif dan kreatif. Produk ini memiliki target pasar orang tua yang ingin mengajarkan anak-anak tentang pentingnya menabung dengan cara yang menyenangkan dan ramah lingkungan.
Tas Unik dari Plastik Kemasan Bekas
Plastik kemasan bekas dari makanan atau minuman favorit dapat diubah menjadi tas unik yang keren dan tahan lama. Mulailah dengan ngumpulin plastik kemasan bekas dari makanan atau minuman favoritmu. Potong-potong plastiknya sesuai ukuran tas yang kamu mau.
Kemudian, gabungkan potongan-potongan tersebut dengan cara dijahit atau direkatkan pakai lem kuat. Kalau pengen lebih menarik, ZALORAns bisa bikin pola unik atau tambahin aksesoris kayak kancing atau tali biar tasnya makin kece.
Hasilnya? ZALORAns bakal punya tas unik yang nggak cuma keren dan tahan lama, tapi juga eco-friendly karena kamu berhasil mendaur ulang plastik yang biasanya cuma jadi sampah.
"Ide cuan dari barang bekas di rumah" ini adalah cara efektif untuk mendaur ulang plastik yang biasanya hanya menjadi sampah. Produk ini memiliki potensi pasar yang luas, terutama bagi mereka yang mencari tas unik, ramah lingkungan, dan memiliki nilai keberlanjutan.
FAQ
Q: Apa saja ide cuan dari barang bekas di rumah yang paling mudah untuk pemula?
A: Ide yang paling mudah untuk pemula meliputi pot bunga dari botol plastik, tempat pensil dari kardus atau koran, dan celengan dari kardus. Kerajinan ini tidak memerlukan alat khusus, cukup gunting dan lem.
Q: Apakah bisa benar-benar menghasilkan uang dari barang bekas?
A: Ya, sangat bisa. Contohnya, aksesoris dari tutup botol telah berhasil menembus pasar ekspor ke Eropa dan Jepang. Lampu otomatis dari botol bekas juga laku keras saat musim mudik.
Q: Berapa modal awal untuk memulai ide cuan dari barang bekas?
A: Modal awal untuk memulai sangat kecil karena banyak bahan berasal dari barang bekas di rumah. Untuk membuat lampu otomatis, tambahan komponen seperti LDR dan resistor hanya membutuhkan biaya kurang dari Rp1.500.
Q: Di mana menjual produk kerajinan dari barang bekas?
A: Produk kerajinan dari barang bekas dapat dijual melalui platform online seperti Shopee, Tokopedia, atau Etsy, serta di pasar bazaar, menitipkan di toko aksesoris, atau melalui media sosial.
Q: Apakah ada ide cuan dari barang bekas yang tidak memerlukan keterampilan khusus?
A: Tentu ada. Beberapa ide yang tidak memerlukan keterampilan khusus antara lain thrifting, membuat pupuk kompos dari sampah dapur, dan budidaya maggot dari limbah organik.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533630/original/022713700_1773750595-Teras_Balkon_dengan_Kursi_Tolix_dan_Meja_Kecil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5459443/original/003347700_1767161399-Tanaman_Terbaik_untuk_Ruang_Tamu_dan_Bikin_Rumah_Terlihat_Lebih_Segar_dan_Hidup_Peace_Lily.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547811/original/059294700_1775473146-teras_rumah_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547761/original/091981200_1775470400-Ide_Tempat_Cuci_Tangan_di_Halaman_Rumah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5532099/original/062116900_1773641958-Pohon_kelapa_hias.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547635/original/049661200_1775465842-unnamed__31_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547695/original/084961900_1775467742-Desain_Ventilasi_Rumah_dari_Roster_yang_Estetik.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478559/original/074070300_1768904588-Jangkrik_yang_Hampir_Siap_Panen.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466682/original/071082500_1767851307-atap_rendah_6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547622/original/096098800_1775465280-Rumah_Panggung_Atap_Pelana.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2365475/original/054231700_1537704732-WhatsApp_Image_2018-09-23_at_19.04.43.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547780/original/045069400_1775470963-Inspirasi_Desain_Rak_Hidroponik_Vertikal_yang_Menyatu_dengan_Dekorasi_Ruang_Tamu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547597/original/028500300_1775464037-Pagar_Ranting_Kayu_Pola_Zigzag.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547596/original/002679600_1775463911-kios_tanaman_hias.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472390/original/014423000_1768364621-Larutan_Sabun_Cuci_Piring_Alami.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547658/original/069503300_1775466295-Model_Kandang_Ayam_dari_Rangka_Besi_Ringan_dengan_Nuansa_Natural_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352229/original/014874400_1758093848-content-creator-doing-product-review-camera-studio-filming-video-with-makeup-cosmetics-female-influencer-recording-lipstick-recommendation-vlog-with-smartphone-social-media.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5447960/original/066049700_1765971469-k.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3246894/original/025131100_1600854892-photo-1567113463300-102a7eb3cb26.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5547462/original/001699600_1775459870-Rak_Besi_dengan_Cover_Terpal_2.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2752731/original/038080600_1552704493-shutterstock_724191844.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464864/original/038532400_1767752280-Membersihkan_Blender.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466190/original/088167400_1767839290-Cara_Ternak_Ikan_Mas_di_Ember_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460967/original/070159800_1767330511-Rumah_subsidi_Gunakan_Karpet_Berukuran_Besar__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410367/original/068469000_1762930652-Gemini_Generated_Image_kwy80xkwy80xkwy8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460813/original/018976000_1767321694-Takjil_Ramadhan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461005/original/069066700_1767332221-model_cincin_emas_batu_opal__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460947/original/089328700_1767328515-Batang_Kecombrang__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470864/original/039639300_1768266170-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460978/original/052255100_1767330693-desain_halaman_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2933931/original/040277800_1570552737-IMG_20191008_230441.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460928/original/003883700_1767327681-model_kebun_rumah_dengan_pijakan_batu__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5397086/original/041488200_1761800911-Gemini_Generated_Image_tlzh05tlzh05tlzh.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463669/original/097446700_1767667328-Gemini_Generated_Image_1cspbg1cspbg1csp.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4775954/original/075855900_1710744786-girl-wearing-hat-sitting-green-lawn-near-lake.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464943/original/048760100_1767754973-Kulkas_1_pintu.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436022/original/067178400_1765152630-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5477531/original/099454700_1768839717-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436979/original/072179000_1765190214-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5436776/original/033283700_1765185210-rambut_korea_7a.jpg)