Liputan6.com, Jakarta - Kenaikan tarif listrik dan tantangan dalam mengelola konsumsi energi telah menjadi perhatian banyak rumah tangga. Listrik, yang merupakan kebutuhan pokok, seringkali menjadi penyumbang terbesar dalam pengeluaran bulanan jika tidak dikelola dengan bijak.
Menghemat listrik tidak harus berarti mengorbankan kenyamanan hidup atau mengurangi penggunaan perangkat elektronik esensial. Penerapan cara menghemat listrik membawa berbagai keuntungan, seperti penghematan biaya bulanan secara signifikan, pengurangan jejak karbon, dan umur perangkat elektronik yang lebih panjang.
Dengan menerapkan strategi yang tepat, Anda dapat mengurangi pengeluaran bulanan secara signifikan, berkontribusi pada pelestarian lingkungan, serta meningkatkan kesadaran akan penggunaan energi yang bijak. Berikut 15 cara mengurangi tagihan listrik di rumah tanpa mengurangi kenyamanan yang dapat langsung Anda terapkan, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (14/1/2026).
1. Manfaatkan Pencahayaan Alami
Memaksimalkan penggunaan cahaya alami adalah salah satu cara termudah dan paling efektif untuk mengurangi tagihan listrik di rumah. Dengan membuka tirai atau jendela di siang hari, Anda dapat mengurangi kebutuhan untuk menyalakan lampu.
Cahaya matahari merupakan sumber penerangan gratis yang bisa dimaksimalkan di siang hari. Selain hemat listrik, cahaya alami juga baik untuk kesehatan.
Penggunaan warna cat terang pada dinding dan langit-langit dapat membantu memantulkan cahaya alami ke seluruh ruangan, membuat ruangan terasa lebih terang dan lapang tanpa tambahan energi. Desain ruangan yang memungkinkan masuknya sinar matahari secara optimal juga sangat membantu.
2. Ganti ke Lampu LED
Mengganti lampu konvensional dengan lampu LED adalah langkah sederhana namun berdampak besar dalam penghematan listrik. Lampu LED menggunakan energi yang jauh lebih sedikit dan memiliki umur lebih panjang dibandingkan lampu pijar atau neon.
Sebagai gambaran, lampu LED 10-15 Watt dapat menghasilkan cahaya setara dengan bohlam pijar 60 Watt. Meskipun harga awalnya mungkin lebih mahal, penghematan dalam jangka panjang lebih signifikan.
Departemen Energi AS memperkirakan bahwa konversi penuh rumah ke LED dapat menghemat rata-rata rumah tangga sekitar $200 per tahun. Lampu LED juga memiliki umur pakai yang lebih panjang, mengurangi frekuensi penggantian lampu.
3. Atur Penggunaan AC dengan Bijak
Air conditioner (AC) merupakan salah satu perangkat elektronik yang paling banyak mengonsumsi listrik di rumah. Untuk menghemat listrik, pengaturan suhu AC yang bijak sangat penting.
Atur suhu AC pada 24-26 derajat Celcius, karena ini adalah suhu yang ideal dan hemat energi untuk iklim Indonesia. Terlalu dingin akan membuat konsumsi listrik melonjak.
Gunakan mode "sleep" atau timer saat malam hari untuk menghemat listrik lebih banyak. Pastikan juga untuk membersihkan filter AC secara rutin, minimal setiap 3 bulan sekali, agar performanya tetap optimal dan tidak bekerja terlalu keras. Debu yang menumpuk di filter membuat AC bekerja lebih keras sehingga daya listrik yang dikonsumsi jadi lebih besar.
4. Optimalkan Penggunaan Kipas Angin
Sebagai alternatif penggunaan AC, kipas angin bisa menjadi pilihan yang lebih hemat energi, terutama di daerah yang tidak terlalu panas. Kipas angin menggunakan jauh lebih sedikit listrik dibandingkan AC.
Anda bisa menggunakan kipas angin dan AC secara bergantian untuk lebih menghemat listrik. Bahkan, penggunaan kipas angin bersamaan dengan AC memungkinkan Anda untuk menaikkan suhu AC hingga 4 derajat tanpa kehilangan kenyamanan yang signifikan.
Memanfaatkan kipas angin secara optimal dapat membantu sirkulasi udara dan menjaga suhu ruangan tetap nyaman tanpa harus selalu mengandalkan AC. Ini adalah cara cerdas untuk mengurangi tagihan listrik di rumah.
5. Kelola 'Phantom Load' (Daya Standby)
Banyak perangkat elektronik tetap mengonsumsi listrik meskipun dalam kondisi mati atau standby, fenomena ini dikenal sebagai "phantom load" atau "vampire power". Contohnya adalah televisi, charger, dan microwave.
Meskipun sudah menekan tombol power, aliran listrik tetap berjalan jika masih terhubung ke stop kontak. Studi menunjukkan bahwa 35% dari konsumsi energi rumah tangga di AS adalah energi yang terbuang sia-sia, termasuk dari daya standby.
Solusi sederhana adalah memastikan untuk mematikan atau mencabut colokan peralatan tersebut saat tidak digunakan. Untuk kemudahan, gunakan smart power strip yang dapat memutus aliran listrik ke beberapa perangkat sekaligus secara otomatis ketika perangkat utama dimatikan atau dalam mode standby. Smart power strip dapat mengembalikan modal dalam beberapa bulan.
6. Gunakan Peralatan Berlabel Hemat Energi
Saat membeli peralatan rumah tangga baru seperti kulkas, mesin cuci, atau televisi, pilihlah yang memiliki label hemat energi. Peralatan ini dirancang untuk menggunakan listrik secara lebih efisien.
Meskipun harga awalnya mungkin lebih tinggi, dalam jangka panjang Anda akan menghemat lebih banyak karena tagihan listrik yang lebih rendah.
Perhatikan label bintang energi; semakin banyak bintangnya, semakin efisien penggunaan dayanya. Investasi pada peralatan hemat energi merupakan langkah strategis untuk mengurangi tagihan listrik di rumah.
7. Atur Suhu Water Heater
Pemanas air (water heater) adalah salah satu penyumbang terbesar kedua pada tagihan listrik bulanan setelah pemanasan atau pendinginan ruangan, menyumbang antara 10 hingga 18% dari tagihan utilitas.
Suhu standar pabrik untuk pemanas air biasanya 140°F (sekitar 60°C), namun Anda dapat dengan aman menurunkannya menjadi 120°F (sekitar 49°C).
Penurunan suhu ini tidak hanya menghemat energi tetapi juga mengurangi risiko air panas yang terlalu tinggi. Para ahli mengatakan penurunan dari 140°F ke 120°F dapat menghemat antara 6 hingga 10% dari biaya pemanasan air.
8. Manfaatkan Time-of-Use Rates
Beberapa perusahaan utilitas menawarkan tarif listrik yang berbeda berdasarkan waktu penggunaan, yang dikenal sebagai "time-of-use" (TOU) pricing. Tarif ini biasanya lebih tinggi pada jam sibuk (peak hours), seperti sore hingga malam hari, dan lebih rendah pada jam di luar sibuk (off-peak hours).
Jam sibuk biasanya sekitar pukul 4 hingga 9 malam waktu setempat. Dengan menjalankan perangkat berat seperti mesin cuci, pengering, atau dishwasher di luar jam sibuk, Anda dapat menghindari tarif premium tersebut.
Hubungi penyedia listrik Anda untuk mengetahui apakah mereka menawarkan program tarif TOU. Mengoptimalkan penggunaan listrik sesuai jadwal tarif dapat menjadi cara efektif untuk mengurangi tagihan listrik di rumah.
9. Gunakan Smart Thermostat
Smart thermostat adalah perangkat cerdas yang dapat mempelajari pola penggunaan Anda dan secara otomatis menyesuaikan suhu di rumah. Ini sangat efektif untuk menghemat energi saat Anda tidur atau tidak berada di rumah.
Smart thermostat dapat memangkas 10–15% lagi dari tagihan Anda. Banyak model smart thermostat, seperti Nest, Ecobee, dan Honeywell, kompatibel dengan sebagian besar sistem HVAC.
Beberapa perusahaan utilitas bahkan menawarkan diskon atau rebate untuk pembelian smart thermostat. Departemen Energi AS memperkirakan penghematan hingga 10%, sementara produsen termostat pintar mengklaim antara 12 dan 15%.
10. Perbaiki Insulasi dan Weather Stripping
Insulasi yang baik dan weather stripping yang terawat adalah kunci untuk menjaga suhu di dalam rumah tetap stabil, mengurangi beban kerja sistem pemanas dan pendingin. Periksa celah di sekitar jendela, pintu, dan dinding.
Isolasi yang baik pada pintu, dinding, jendela, dan atap rumah dapat membantu menjaga suhu dalam rumah, sehingga Anda tidak perlu sering menyalakan AC atau pemanas.
Weather stripping yang aus dapat diganti dengan mudah dan murah, memberikan penghematan energi yang signifikan. Menyegel celah, menambah insulasi, atau meningkatkan saluran udara yang bocor dapat menurunkan biaya pemanasan dan pendinginan sebesar 20% atau lebih.
11. Gunakan Peralatan Masak Efisien
Memilih dan menggunakan peralatan masak dengan efisien dapat mengurangi konsumsi listrik di dapur. Electric kettle, misalnya, seringkali lebih cepat mendidihkan air dibandingkan kompor listrik atau gas.
Saat memasak, selalu gunakan tutup panci. Ini membantu makanan matang lebih cepat dan memungkinkan Anda menggunakan pengaturan panas yang lebih rendah.
Untuk oven, Anda bisa mematikannya 10-15 menit sebelum waktu masak selesai; sisa panas (residual heat) akan menyelesaikan proses memasak.
12. Optimalkan Mesin Cuci & Dryer
Mesin cuci dan pengering adalah perangkat yang cukup boros energi, terutama jika digunakan tidak efisien. Salah satu tips utama adalah mencuci pakaian dengan air dingin.
Mencuci dengan air dingin akan menggunakan 90% lebih sedikit energi saat menjalankan mesin cuci, karena 90% energi digunakan untuk memanaskan air.
Selalu isi penuh kapasitas mesin cuci dan pengering untuk setiap siklus. Untuk pengering, manfaatkan fitur sensor kelembaban (jika ada) daripada timer, dan tambahkan wool dryer balls atau handuk kering bersih untuk mempercepat proses pengeringan.
13. Manfaatkan Ventilasi Alami
Ventilasi alami adalah cara yang efektif untuk menjaga sirkulasi udara di rumah tanpa menggunakan listrik. Buka jendela di pagi atau sore hari untuk pertukaran udara segar, terutama saat suhu di luar lebih sejuk.
Penggunaan kipas langit-langit (ceiling fan) juga dapat membantu sirkulasi udara. Pastikan arah putaran kipas sesuai dengan musim.
Di musim panas, kipas harus mendorong udara ke bawah untuk menciptakan efek pendinginan, sementara di musim dingin, kipas harus menarik udara ke atas untuk mendistribusikan udara hangat yang naik.
14. Pertimbangkan Listrik Prabayar
Meskipun secara teknis tidak ada perbedaan tarif antara listrik prabayar dan pascabayar, penggunaan listrik prabayar dapat mendorong kebiasaan hemat energi.
Dengan membeli pulsa listrik dalam jumlah tertentu, Anda dapat memantau konsumsi listrik harian melalui meteran prabayar.
Hal ini meningkatkan kesadaran akan berapa banyak listrik yang telah digunakan, sehingga pengguna cenderung lebih bijak dalam mengoperasikan perangkat elektronik. Ini adalah cara yang efektif untuk mengontrol dan mengurangi tagihan listrik di rumah tanpa mengurangi kenyamanan.
FAQ
Q: Apakah mematikan perangkat dari stopkontak benar-benar berdampak?
A: Ya, mematikan perangkat dari stopkontak atau mencabutnya dapat mengurangi "phantom load" atau daya standby, yang menyumbang sekitar 5-10% dari total tagihan listrik rumah tangga.
Q: Suhu AC berapa yang paling ideal dan hemat?
A: Suhu AC yang paling ideal dan hemat adalah antara 24-26°C, karena dapat menghemat energi secara signifikan.
Q: Apakah smart thermostat worth it?
A: Ya, smart thermostat sangat layak dipertimbangkan karena dapat menghemat 10-15% dari tagihan listrik dengan penjadwalan otomatis dan penyesuaian suhu saat Anda tidak di rumah atau tidur.
Q: Apa perangkat yang paling boros listrik di rumah?
A: Perangkat yang paling banyak membuat tagihan listrik naik adalah AC, pemanas air (water heater), pengering pakaian (dryer), oven listrik, dan kulkas tua.
Q: Bisakah hemat listrik tanpa mengganti peralatan mahal?
A: Tentu saja bisa, dengan fokus pada perubahan kebiasaan sehari-hari seperti mencabut charger, mengatur suhu AC, memanfaatkan cahaya alami, dan perawatan rutin peralatan yang sudah ada.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472937/original/003278600_1768380450-ide_jualan_es_krim_cup.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4690036/original/087373000_1702884817-ilustrasi_daun_singkong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472830/original/080559100_1768377490-id-11134207-7rbk5-m8vejlqccbby61.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472763/original/018602100_1768375222-hl2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473113/original/069253100_1768387288-membersihkan_pot_tanah_liat_dari_lumut_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473118/original/012188600_1768387447-Wadah_Makanan_Plastik_Menguning.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472707/original/087851400_1768373819-kolam_terpal__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473009/original/005465300_1768382966-Es_Semangka.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472934/original/067086800_1768380252-007581700_1752218006-Depositphotos_184076658_L.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472992/original/024384000_1768382216-rak_pengering_piring_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472621/original/047387700_1768371799-Gemini_Generated_Image_alisoaalisoaalis.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472921/original/054480200_1768380154-unnamed-32.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472644/original/044603200_1768372461-Ide_Kandang_Puyuh_Mini__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472865/original/001071800_1768378726-Screenshot_2026-01-14_151538.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472624/original/062420900_1768371867-hll.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4660564/original/081485600_1700737006-isra_miraj.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472605/original/071569500_1768371686-Ide_Jualan_Refill.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472591/original/077665200_1768370621-Menu_catering_sehat__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472564/original/090060900_1768369892-Ide_Sudut_Kompos_Mini_di_Rumah.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5472562/original/014790900_1768369623-hl.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364053/original/005894200_1759037147-MixCollage-28-Sep-2025-12-02-PM-3646.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5378510/original/035461500_1760253518-Gemini_Generated_Image_8zg0bc8zg0bc8zg0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354601/original/013523100_1758259145-ChatGPT_Image_Sep_19__2025__12_08_54_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354530/original/059277200_1758256607-Gemini_Generated_Image_5vkn9p5vkn9p5vkn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5354654/original/036226500_1758261026-Gemini_Generated_Image_9notrf9notrf9not.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363279/original/031529000_1758892895-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363368/original/004460100_1758935700-rumah_mezanine_lahan_terbatas_8a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360305/original/022331900_1758704064-DGDFE.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5362914/original/028470800_1758876982-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5360969/original/078803200_1758771480-Gemini_Generated_Image_wiqr94wiqr94wiqr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363521/original/015394700_1758947659-ChatGPT_Image_27_Sep_2025__11.33.34.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363486/original/078379500_1758945634-dapur_dan_ruang_tamu_scandinavian_2.jpg)