13 Jenis Pantun, Contoh, dan Fungsinya

2 weeks ago 13

Liputan6.com, Jakarta - Pantun merupakan puisi lama yang dibuat sebagai hiburan, komunikasi, hingga pendidikan. Jenis pantun sangat penting diketahui agar bisa membuat, memahami isi, dan fungsinya dengan tepat.

Agus Trianto dalam bukunya berjudul BAHASA INDONESIA : - Jilid 1, menerangkan beberapa ciri pantun. Pantun memiliki bait dan baris. Umumnya pantun terdiri dari dua sampai dua belas baris. Jumlah suku kata pantun terdiri dari delapan sampai sepuluh. Sementara setiap bait terdiri dari sampiran dan isi.

Berikut Liputan6.com ulas lengkap tentang jenis pantun, contoh, dan fungsinya, Rabu (12/11/2025).

Jenis Pantun Berdasarkan Isi

1. Pantun jenaka

Berisi hal-hal yang sifatnya lucu, bikin senyum, sampai tertawa. Pantun jenaka dibuat untuk menghibur pembaca atau pendengarnya.

Dalam Buku Pintar Pantun dan Peribahasa Indonesia (2015) yang ditulis oleh Mutia Dwi Pangesti dan Desi Permatasari, selain hiburan, pantun ini juga cocok digunakan untuk saling sindir tetapi dalam nuansa yang akrab.

Contohnya:

Jalan-jalan bareng pacar ke daerah Jakal

Pulangnya mampir beli papaya.

Lihat teman yang jatuh terjungkal

Eh ternyata cuma pura-pura aja ya.

2. Pantun nasihat

Mengandung pesan moral dan budi pekerti yang bisa dipetik, khususnya ditujukan untuk mendidik. Biasanya pantun nasihat isinya memotivasi dan mampu menciptakan semangat bagi pembaca atau pendengarnya. Nasihat dalam pantun ini isinya kebaikan-kebaikan.

Contohnya:

Kalau kamu menanam pohon jati

Siramilah dengan air setiap pagi.

Rajinlah menabung ilmu sejak dini

Kelak jadi sukses di hari nanti.

3. Pantun teka-teki

Umumnya pantun ini berisi pertanyaan yang harus dijawab oleh pendengar atau pembacanya. Tujuan dibuat pantun teka-teki tidak lain, yakni untuk menghibur. Pantun teka-teki dinilai sangat cocok digunakan untuk menghangatkan suasana.

Contohnya:

Ada yang bulat-bulat bentuknya kecil

Kalau digigit rasanya manis.

Apakah itu benda yang dijemur di genting

Warnanya cokelat kehitaman, nikmat sekali diminum saat masih panas? (Kopi)

4. Pantun kiasan

Pantun yang ditujukan untuk menyampaikan pesan secara tersirat menggunakan ungkapan-ungkapan kiasan. Pangesti dan Desi menyederhanakan penjelasannya, bahwa pantun kiasan isinya tidak langsung terlihat, tetapi tersirat di dalam kalimatnya.

Contohnya:

Terbang tinggi sekali burung merpati

Hinggap sejenak di atas dahan-dahan.

Kalau saja hati sudah berjanji

Janganlah dibiarkan hancur karena godaan.

5. Pantun agama

Isinya pesan moral yang bersifat religius berdasarkan ajaran dari kitab suci. Biasanya pantun agama menyajikan pesan-pesan kebaikan yang ditujukan untuk menjaga hubungan manusia dengan Tuhan. Juga hubungan manusia dengan sesama manusia.

Contohnya:

Mentari terbit dari ufuk timur

Cahayanya menghangatkan seluruh badan.

Rajinlah sholat dan hidup teratur

Allah ridha, hati pun penuh ketentraman.

6. Pantun cinta

Berhubungan dengan romantisme dan hal-hal yang berbau dengan asmara. Jenis pantun ini yang paling digandrungi anak-anak muda hingga dewasa. Pantun cinta cenderung selalu berhubungan dengan gambaran perasaan seseorang yang teramat mendalam.

Mengutip dari buku Pangesti dan Desi, tidak jarang jenis dari pantun cinta digunakan untuk merayu orang yang disukai, dicintai, dan sedang dirindui.

Contohnya:

Pergi ke taman memetik bunga mawar

Harumnya wangi semerbak terasa segar.

Kasihku tersenyum hati bergetar

Rindu menanti benar-benar tak sabar.

7. Pantun perpisahan

Berisi ungkapan untuk momen-momen perpisahan. Biasanya jenis pantun ini isinya cenderung mengungkap kenangan, kesedihan, hingga motivasi. Selain itu, pantun perpisahan juga berhubungan erat dengan ungkapan-ungkapan terima kasih. Emosi dalam pantun perpisahan terasa sangat kuat.

Contohnya:

Pagi-pagi sudah pergi ke ladang

Menanam jagung di tepian jalan.

Berpisah bukan akhir dari sebuah kenangan

Doa akan selalu jadi penghubung harapan.

8. Pantun adat

Isi pantun adat umumnya memuat hal-hal yang berkaitan dengan adat istiadat dan kebudayaan tertentu. Keberadaannya seringkali difungsikan dalam upacara adat seperti pernikahan hingga pelestarian budaya. Jenis pantun adat juga umum dibuat dengan bahasa daerah.

Contohnya:

Tenun songket itu asalnya dari Palembang

Biasanya dibawa ke acara kenduri.

Adat harus dijaga jangan sampai hilang

Warisan para leluhur penuh arti.

Jenis Pantun Berdasarkan Bentuk

1. Pantun berkait atau berantai

Jenis pantun berkait, setiap baitnya saling berkaitan. Trianto dalam bukunya menerangkan ini sebuah rangkaian pantun yang sifatnya sambung-menyambung. Contohnya larik kedua dan keempat pada bait pertama akan dimunculkan lagi sebagai larik pertama dan ketiga pada bait berikutnya.

Umumnya pantun berkait difungsikan untuk menyampaikan sebuah pesan yang lebih panjang.

Contohnya:

Pagi yang cerah burung-burung berkicau

Terbang dengan riang di atas dahan.

Pergi ke ladang pasti bawa cangkul

Harapan melimpah hasil panen.

-

Pergi ke ladang pasti bawa cangkul

Tanahnya diharap dengan penuh harapan.

Kerja keras bukan tanpa mengeluh

Rezeki pasti datang dengan keridhaan.

2. Pantun kilat

Pantun kliat yang juga dikenal sebagai karmina, umumnya memiliki dua baris saja. Melansir dari Repository Universitas Baturaja, dua baris dalam pantun terdiri dari sampiran di baris pertama dan isi di barik kedua.

Berkebalikan dengan pantun berkait yang cenderung panjang, jenis yang satu ini ditujukan untuk menyampaikan pesan sesingkat mungkin. Pernyataan dalam pantun kilat biasanya lebih lugas.

Contohnya:

Buah manga harum wanginya

Barangsiapa sombong pasti rugi jadinya.

Jenis Pantun Berdasarkan Siklus Kehidupan

1. Pantun anak-anak

Bertema kegembiraan, nasihat, dan gambaran kesedihan yang relevan untuk anak. Bahasa yang digunakan dalam pembuatan jenis pantun anak lebih ringan, mudah dipahami, dan lucu ketika dibaca. Dalam pembuatan pantun anak, pastikan pesan bisa diterima dengan baik oleh anak-anak.

Pantun anak-anak juga biasanya dibuat sesuai dengan gambaran kehidupan sekitar. Baik itu tentang keindahan alam, pertemanan, hingga pendidikan.

Contohnya:

Pagi yang cerah langitnya biru

Burung-burung hinggap di ranting.

Belajarlah yang rajin tanpa disuruh

Agar pintar dan jadi orang penting.

2. Pantun remaja

Berhubungan erat dengan hal-hal yang umum dialami oleh para remaja. Pantun jenis ini ditujukan untuk mengekspresikan hal-hal yang berhubungan dengan pengalaman dan perasaan khas di masa remaja. Baik itu tentang percintaan maupun persahabatan. Pantun remaja cocok digunakan untuk ekspresi perasaan mereka hingga sarana sosialisasi.

Contohnya:

Jalan-jalan berdua di tepian kali

Sambil tertawa menatap matahari.

Cinta pertama hanya datang sekali

Pasti susah lupa sepanjang hari.

3. Pantun orang tua

Berisikan tentang pengalaman atau nasihat dari orang tua atau orang yang usianya lebih tua kepada generasi yang lebih muda. Isi pantun orang tua cenderung kuat dalam nasihat, ajaran-ajaran budi pekerti, dan pengamalan hidup. Para sastrawan menyebut pantun ini sama seperti pedoman hidup.

Contohnya:

Pohon beringin tumbuh dengan tegak

Akarnya kuat sudah menembus tanah.

Hidup itu janganlah sombong dan congkak

Karena semua pasti akan berakhir di fana.

FAQ

1. Apa yang dimaksud dengan pantun?

Pantun merupakan puisi lama berirama a-b-a-b yang berisi sampiran dan isi sebagai bentuk komunikasi, hiburan, atau pendidikan.

2. Apa saja jenis pantun berdasarkan isi?

Terdapat delapan: pantun jenaka, nasihat, teka-teki, kiasan, agama, cinta, perpisahan, dan adat.

Pantun terdiri atas dua hingga dua belas baris, tiap bait berisi sampiran dan isi, dengan 8–10 suku kata per baris.

4. Apa fungsi utama pantun dalam kehidupan?

Pantun berfungsi untuk menghibur, menyampaikan nasihat, dan melestarikan nilai budaya masyarakat.

5. Apa perbedaan pantun berkait dan pantun kilat?

Pantun berkait tersusun sambung-menyambung antar bait, sedangkan pantun kilat hanya dua baris dan bersifat singkat.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |