Liputan6.com, Jakarta - Pantun merupakan puisi lama yang dibuat sebagai hiburan, komunikasi, hingga pendidikan. Jenis pantun sangat penting diketahui agar bisa membuat, memahami isi, dan fungsinya dengan tepat.
Agus Trianto dalam bukunya berjudul BAHASA INDONESIA : - Jilid 1, menerangkan beberapa ciri pantun. Pantun memiliki bait dan baris. Umumnya pantun terdiri dari dua sampai dua belas baris. Jumlah suku kata pantun terdiri dari delapan sampai sepuluh. Sementara setiap bait terdiri dari sampiran dan isi.
Berikut Liputan6.com ulas lengkap tentang jenis pantun, contoh, dan fungsinya, Rabu (12/11/2025).
Jenis Pantun Berdasarkan Isi
1. Pantun jenaka
Berisi hal-hal yang sifatnya lucu, bikin senyum, sampai tertawa. Pantun jenaka dibuat untuk menghibur pembaca atau pendengarnya.
Dalam Buku Pintar Pantun dan Peribahasa Indonesia (2015) yang ditulis oleh Mutia Dwi Pangesti dan Desi Permatasari, selain hiburan, pantun ini juga cocok digunakan untuk saling sindir tetapi dalam nuansa yang akrab.
Contohnya:
Jalan-jalan bareng pacar ke daerah Jakal
Pulangnya mampir beli papaya.
Lihat teman yang jatuh terjungkal
Eh ternyata cuma pura-pura aja ya.
2. Pantun nasihat
Mengandung pesan moral dan budi pekerti yang bisa dipetik, khususnya ditujukan untuk mendidik. Biasanya pantun nasihat isinya memotivasi dan mampu menciptakan semangat bagi pembaca atau pendengarnya. Nasihat dalam pantun ini isinya kebaikan-kebaikan.
Contohnya:
Kalau kamu menanam pohon jati
Siramilah dengan air setiap pagi.
Rajinlah menabung ilmu sejak dini
Kelak jadi sukses di hari nanti.
3. Pantun teka-teki
Umumnya pantun ini berisi pertanyaan yang harus dijawab oleh pendengar atau pembacanya. Tujuan dibuat pantun teka-teki tidak lain, yakni untuk menghibur. Pantun teka-teki dinilai sangat cocok digunakan untuk menghangatkan suasana.
Contohnya:
Ada yang bulat-bulat bentuknya kecil
Kalau digigit rasanya manis.
Apakah itu benda yang dijemur di genting
Warnanya cokelat kehitaman, nikmat sekali diminum saat masih panas? (Kopi)
4. Pantun kiasan
Pantun yang ditujukan untuk menyampaikan pesan secara tersirat menggunakan ungkapan-ungkapan kiasan. Pangesti dan Desi menyederhanakan penjelasannya, bahwa pantun kiasan isinya tidak langsung terlihat, tetapi tersirat di dalam kalimatnya.
Contohnya:
Terbang tinggi sekali burung merpati
Hinggap sejenak di atas dahan-dahan.
Kalau saja hati sudah berjanji
Janganlah dibiarkan hancur karena godaan.
5. Pantun agama
Isinya pesan moral yang bersifat religius berdasarkan ajaran dari kitab suci. Biasanya pantun agama menyajikan pesan-pesan kebaikan yang ditujukan untuk menjaga hubungan manusia dengan Tuhan. Juga hubungan manusia dengan sesama manusia.
Contohnya:
Mentari terbit dari ufuk timur
Cahayanya menghangatkan seluruh badan.
Rajinlah sholat dan hidup teratur
Allah ridha, hati pun penuh ketentraman.
6. Pantun cinta
Berhubungan dengan romantisme dan hal-hal yang berbau dengan asmara. Jenis pantun ini yang paling digandrungi anak-anak muda hingga dewasa. Pantun cinta cenderung selalu berhubungan dengan gambaran perasaan seseorang yang teramat mendalam.
Mengutip dari buku Pangesti dan Desi, tidak jarang jenis dari pantun cinta digunakan untuk merayu orang yang disukai, dicintai, dan sedang dirindui.
Contohnya:
Pergi ke taman memetik bunga mawar
Harumnya wangi semerbak terasa segar.
Kasihku tersenyum hati bergetar
Rindu menanti benar-benar tak sabar.
7. Pantun perpisahan
Berisi ungkapan untuk momen-momen perpisahan. Biasanya jenis pantun ini isinya cenderung mengungkap kenangan, kesedihan, hingga motivasi. Selain itu, pantun perpisahan juga berhubungan erat dengan ungkapan-ungkapan terima kasih. Emosi dalam pantun perpisahan terasa sangat kuat.
Contohnya:
Pagi-pagi sudah pergi ke ladang
Menanam jagung di tepian jalan.
Berpisah bukan akhir dari sebuah kenangan
Doa akan selalu jadi penghubung harapan.
8. Pantun adat
Isi pantun adat umumnya memuat hal-hal yang berkaitan dengan adat istiadat dan kebudayaan tertentu. Keberadaannya seringkali difungsikan dalam upacara adat seperti pernikahan hingga pelestarian budaya. Jenis pantun adat juga umum dibuat dengan bahasa daerah.
Contohnya:
Tenun songket itu asalnya dari Palembang
Biasanya dibawa ke acara kenduri.
Adat harus dijaga jangan sampai hilang
Warisan para leluhur penuh arti.
Jenis Pantun Berdasarkan Bentuk
1. Pantun berkait atau berantai
Jenis pantun berkait, setiap baitnya saling berkaitan. Trianto dalam bukunya menerangkan ini sebuah rangkaian pantun yang sifatnya sambung-menyambung. Contohnya larik kedua dan keempat pada bait pertama akan dimunculkan lagi sebagai larik pertama dan ketiga pada bait berikutnya.
Umumnya pantun berkait difungsikan untuk menyampaikan sebuah pesan yang lebih panjang.
Contohnya:
Pagi yang cerah burung-burung berkicau
Terbang dengan riang di atas dahan.
Pergi ke ladang pasti bawa cangkul
Harapan melimpah hasil panen.
-
Pergi ke ladang pasti bawa cangkul
Tanahnya diharap dengan penuh harapan.
Kerja keras bukan tanpa mengeluh
Rezeki pasti datang dengan keridhaan.
2. Pantun kilat
Pantun kliat yang juga dikenal sebagai karmina, umumnya memiliki dua baris saja. Melansir dari Repository Universitas Baturaja, dua baris dalam pantun terdiri dari sampiran di baris pertama dan isi di barik kedua.
Berkebalikan dengan pantun berkait yang cenderung panjang, jenis yang satu ini ditujukan untuk menyampaikan pesan sesingkat mungkin. Pernyataan dalam pantun kilat biasanya lebih lugas.
Contohnya:
Buah manga harum wanginya
Barangsiapa sombong pasti rugi jadinya.
Jenis Pantun Berdasarkan Siklus Kehidupan
1. Pantun anak-anak
Bertema kegembiraan, nasihat, dan gambaran kesedihan yang relevan untuk anak. Bahasa yang digunakan dalam pembuatan jenis pantun anak lebih ringan, mudah dipahami, dan lucu ketika dibaca. Dalam pembuatan pantun anak, pastikan pesan bisa diterima dengan baik oleh anak-anak.
Pantun anak-anak juga biasanya dibuat sesuai dengan gambaran kehidupan sekitar. Baik itu tentang keindahan alam, pertemanan, hingga pendidikan.
Contohnya:
Pagi yang cerah langitnya biru
Burung-burung hinggap di ranting.
Belajarlah yang rajin tanpa disuruh
Agar pintar dan jadi orang penting.
2. Pantun remaja
Berhubungan erat dengan hal-hal yang umum dialami oleh para remaja. Pantun jenis ini ditujukan untuk mengekspresikan hal-hal yang berhubungan dengan pengalaman dan perasaan khas di masa remaja. Baik itu tentang percintaan maupun persahabatan. Pantun remaja cocok digunakan untuk ekspresi perasaan mereka hingga sarana sosialisasi.
Contohnya:
Jalan-jalan berdua di tepian kali
Sambil tertawa menatap matahari.
Cinta pertama hanya datang sekali
Pasti susah lupa sepanjang hari.
3. Pantun orang tua
Berisikan tentang pengalaman atau nasihat dari orang tua atau orang yang usianya lebih tua kepada generasi yang lebih muda. Isi pantun orang tua cenderung kuat dalam nasihat, ajaran-ajaran budi pekerti, dan pengamalan hidup. Para sastrawan menyebut pantun ini sama seperti pedoman hidup.
Contohnya:
Pohon beringin tumbuh dengan tegak
Akarnya kuat sudah menembus tanah.
Hidup itu janganlah sombong dan congkak
Karena semua pasti akan berakhir di fana.
FAQ
1. Apa yang dimaksud dengan pantun?
Pantun merupakan puisi lama berirama a-b-a-b yang berisi sampiran dan isi sebagai bentuk komunikasi, hiburan, atau pendidikan.
2. Apa saja jenis pantun berdasarkan isi?
Terdapat delapan: pantun jenaka, nasihat, teka-teki, kiasan, agama, cinta, perpisahan, dan adat.
Pantun terdiri atas dua hingga dua belas baris, tiap bait berisi sampiran dan isi, dengan 8–10 suku kata per baris.
4. Apa fungsi utama pantun dalam kehidupan?
Pantun berfungsi untuk menghibur, menyampaikan nasihat, dan melestarikan nilai budaya masyarakat.
5. Apa perbedaan pantun berkait dan pantun kilat?
Pantun berkait tersusun sambung-menyambung antar bait, sedangkan pantun kilat hanya dua baris dan bersifat singkat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)