13 Ide Jualan Modal Kecil Berbahan Makaroni, Peluang Bisnis untuk Pemula

5 days ago 16

Liputan6.com, Jakarta Memulai usaha makanan bisa dilakukan dengan modal terbatas, salah satunya menggunakan makaroni. Ide jualan modal kecil berbahan makaroni memungkinkan pemula mencoba berbagai olahan tanpa risiko besar.

Variasi rasa, bentuk, dan bumbu menjadikan camilan ini lebih menarik untuk konsumen. Dengan inovasi sederhana, ide jualan modal kecil berbahan makaroni bisa bersaing di pasaran dan menarik minat banyak pembeli.

Kemasan unik dan pemasaran melalui media sosial atau kios kecil membantu menjangkau lebih banyak pembeli. Ide jualan modal kecil berbahan makaroni cocok bagi siapa saja yang ingin memulai usaha makanan dengan modal minim tapi untung maksimal.

Mengutip buku berjudul 19 Inspirasi Bisnis Minuman dan Aneka Snack (2012) oleh Yuyun Anwar, makaroni merupakan salah satu makanan populer asli Italia. Salah satu snack populer di Indonesia berbahan dasar makaroni adalah makaroni goreng.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang ide jualan modal kecil berbahan makaroni, Senin (24/11/2025).

1. Makaroni Pedas dan Renyah

Camilan makaroni pedas dengan tekstur renyah sangat diminati karena rasa pedasnya menggugah selera dan kerenyahan yang memuaskan. Produk ini cocok dijual ke berbagai segmen, mulai anak sekolah, mahasiswa, hingga orang dewasa. Penjual bisa menambahkan variasi level kepedasan, sehingga menarik lebih banyak pelanggan. Modal awal untuk 1 kg makaroni, plastik kemasan, dan 1 liter minyak goreng sekitar Rp 60.000.

2. Makaroni Goreng 

Makaroni goreng adalah camilan populer yang mudah dibuat di rumah dengan modal kecil. Cukup menggunakan 1 kg makaroni, minyak goreng, dan kemasan plastik, modal awal sekitar Rp 100.000. Produk ini laris dijual di lingkungan sekolah, kantor, atau pasar lokal karena rasanya yang renyah dan gurih.

3. Makaroni Krispi 

Sensasi renyah dan gurih dari makaroni krispi membuatnya diminati konsumen yang mencari camilan ringan. Bahan-bahan meliputi makaroni, tepung maizena, bumbu tabur, dan penyedap rasa. Produk ini bisa dijual dengan harga terjangkau, bahkan mulai dari seribuan per bungkus, sehingga cocok untuk penjualan dalam skala kecil maupun besar.

4. Makaroni dan Mie Kriuk 

Kombinasi makaroni goreng dengan mie kriuk menghadirkan tekstur unik dan rasa gurih yang berbeda. Camilan ini bisa menjadi menu favorit untuk anak-anak dan remaja. Inovasi pada bumbu tabur atau level pedas dapat menambah daya tarik produk ini di pasaran, menjadikannya camilan ringan yang laris.

5. Mac and Cheese 

Hidangan makaroni klasik dengan saus keju creamy selalu digemari anak muda dan keluarga. Cocok dijual di kantin, kafe kecil, atau secara daring. Dengan penataan porsi individual, produk ini bisa diminati untuk sarapan ringan, snack sore, atau makanan cepat saji. Modal awal berkisar antara Rp 700.000 – Rp 1.000.000, termasuk bahan baku keju, susu, dan makaroni.

6. Makaroni Skotel 

Hidangan makaroni panggang yang creamy dan cheesy ini sangat disukai anak-anak. Mudah dibuat dan dapat dijual dalam porsi individual. Kreativitas dalam menambahkan topping seperti ayam, sosis, atau sayuran bisa membuatnya semakin menarik dan variatif. Produk ini ideal untuk penjualan di rumah, kafe kecil, atau catering snack box.

7. Makaroni Brulee 

Varian unik dengan kombinasi rasa manis dan gurih membuat makaroni brulee menarik bagi konsumen yang ingin mencoba camilan berbeda. Hidangan ini dapat dijual dalam bentuk cup atau porsi kecil untuk acara tertentu. Strategi pemasaran yang kreatif, seperti dekorasi topping karamel atau keju, menambah nilai jual produk ini.

8. Makaroni Ayam Keju Mozzarella

Kombinasi makaroni dengan ayam suwir dan keju mozzarella lumer di mulut menghadirkan cita rasa yang disukai anak-anak maupun dewasa. Produk ini bisa dikemas dalam cup atau kotak kecil. Perkiraan modal awal sekitar Rp 900.000 – Rp 1.200.000. Pemasaran bisa dilakukan melalui media sosial, warung, atau delivery untuk menjangkau lebih banyak pembeli.

9. Makaroni Casserole 

Hidangan makaroni panggang kreatif ini memadukan ayam, susu, dan keju. Cocok dijual sebagai camilan atau menu snack box untuk acara khusus atau katering. Penjualan dalam porsi individual memudahkan konsumen untuk menikmatinya kapan saja, sementara variasi topping menambah keunikan dan daya tarik produk.

10. Makaroni Pie Pastry 

Ide kreatif dengan memasukkan makaroni ke dalam kulit pastry dan dipanggang hingga renyah. Isian bisa divariasikan seperti ayam, sosis, atau keju tambahan. Produk ini cocok sebagai camilan atau snack box untuk acara kantor maupun sekolah. Modal awal sekitar Rp 1.000.000 – Rp 1.500.000, termasuk bahan pastry dan isian.

11. Makaroni Telur 

Camilan sederhana dan populer di kalangan anak sekolah. Bahan yang digunakan antara lain makaroni, telur, sosis, dan bumbu sederhana. Modal untuk satu resep sekitar Rp 9.525 dan menghasilkan 6 porsi (Rp 1.587 per porsi), sehingga sangat cocok untuk dijual dengan harga terjangkau.

12. Makaroni Basah 

Hidangan makaroni dengan saus lezat, mudah dibuat dan laris dijual. Modal awal sekitar Rp 12.000, menghasilkan 19 cup, yang dapat dijual Rp 2.000 per cup. Produk ini ideal untuk penjualan skala kecil, terutama di sekolah atau area perkantoran.

13. Bola-bola Makaroni & Makaroni Stick 

Camilan inovatif, makaroni dibentuk bola atau stick, kemudian dilapisi keju atau saus creamy. Produk ini praktis untuk camilan harian, anak sekolah, atau frozen food untuk penjualan daring. Bahan utama meliputi makaroni, susu cair, tepung, margarin, dan tepung panir. Inovasi topping atau saus bisa menambah daya tarik dan nilai jual.

Resep Makaroni untuk Jualan

Mengutip buku berjudul Pigmen Sebagai Zat Pewarna dan Antioksidan Alami Identifikasi Pigmen Bunga, Pembuatan Produknya serta Penggunaannya (2019) oleh Elfi Anis Saati, dkk., makaroni adalah salah satu produk pangan yang terbuat dari campuran tepung terigu dan telur, kemudian dicetak dengan bentuk buluh pita dan dilanjutkan dengan proses pengeringan dengan atau diberi bahan tambahan. Selain makaroni memiliki bentuk unik dan rasa yang enak, makaroni mengandung nilai gizi yang tinggi.

Berikut ini ide resep makaroni untuk jualan:

1. Makaroni Goreng Pedas

Bahan:

  • 250 gr makaroni, rebus dan tiriskan
  • 2 sdm saus sambal
  • 1 sdm saus tomat
  • 1 sdt bubuk cabai (sesuai selera)
  • Minyak goreng secukupnya

Cara membuat:

  • Goreng makaroni hingga kering dan renyah.
  • Tumis saus sambal, saus tomat, dan bubuk cabai.
  • Campur makaroni dengan saus, aduk rata, sajikan hangat.

2. Mac and Cheese Cup

Bahan:

  • 250 gr makaroni, rebus
  • 100 gr keju cheddar parut
  • 50 ml susu cair
  • 1 sdm margarin
  • Garam dan merica secukupnya

Cara membuat:

  • Lelehkan margarin, tambahkan susu dan keju. Aduk hingga creamy.
  • Masukkan makaroni, aduk rata dengan saus keju.
  • Sajikan dalam cup atau wadah kecil untuk jualan.

3. Makaroni Skotel

Bahan:

  • 250 gr makaroni, rebus
  • 100 gr daging ayam suwir atau sosis potong kecil
  • 50 gr keju parut
  • 100 ml susu cair
  • 1 sdt mentega, garam, merica

Cara membuat:

  • Campur semua bahan, tuang ke loyang kecil.
  • Panggang selama 20 menit hingga matang dan keju meleleh.
  • Potong per porsi, siap dijual.

4. Bola-bola Makaroni Keju

Bahan:

  • 200 gr makaroni rebus, cincang kasar
  • 50 gr keju parut1 butir telur
  • 2 sdm tepung terigu
  • Tepung panir untuk melapisi

Cara membuat:

  • Campur makaroni, keju, telur, dan terigu. Bentuk bulat kecil.
  • Gulingkan ke tepung panir.
  • Goreng hingga kuning keemasan, tiriskan.

5. Makaroni Pie Pastry

Bahan:

  • 200 gr makaroni rebus1 lembar kulit pastry siap pakai
  • 50 gr ayam suwir atau sosis
  • 50 gr keju parut
  • 1 sdt mentega

Cara membuat:

  • Taruh makaroni, ayam/sosis, dan keju di atas pastry. Lipat dan rapatkan tepi.
  • Panggang 20 menit hingga pastry matang dan renyah.
  • Sajikan hangat atau dingin sebagai camilan.

6. Makaroni Basah Saus Tomat Keju

Bahan:

  • 250 gr makaroni, rebus
  • 100 gr saus tomat siap pakai
  • 50 gr keju parut
  • 1 sdm margarin
  • Garam dan merica secukupnya

Cara membuat:

  • Panaskan margarin, masukkan saus tomat, garam, dan merica, aduk rata.
  • Tambahkan makaroni, aduk hingga tercampur sempurna dengan saus.
  • Taburi keju parut sebelum disajikan dalam cup atau wadah kecil.

Tips Sukses Memulai Usaha Makaroni Modal Kecil

Mengutip buku berjudul From Idea to Action: Cara Merealisasikan Ide Kreatif Menjadi Bisnis Nyata (2025) oleh Wulan Ayodya, menggali inovasi ide usaha adalah cara mencari ide-ide baru dan kreatif untuk memulai bisnis atau meningkatkan yang sudah ada. Cara sederhana memunculkan ide adalah observasi dan kreativitas dengan brainstorming dan mind mapping.

Berikut ini tips memulai usaha olahan makaroni:

1. Mulai dengan Modal Terjangkau

Memulai usaha makaroni tidak memerlukan modal besar, bahkan bisa dimulai dengan dana di bawah Rp 100.000, terutama untuk makaroni goreng rumahan. Fleksibilitas modal ini menjadikan bisnis makaroni menarik bagi pemula atau mereka yang ingin mencoba usaha sampingan. Dengan perencanaan yang matang, modal kecil dapat menghasilkan keuntungan signifikan.

2. Kreativitas Produk

Kreativitas menjadi kunci utama dalam bisnis kuliner makaroni. Variasi rasa, bentuk, dan kemasan produk membuatnya lebih unik dan menarik minat pelanggan. Eksplorasi berbagai cara pengolahan makaroni memungkinkan pelaku usaha menciptakan produk berbeda dari kompetitor, sesuai dengan selera pasar yang terus berkembang.

3. Pemasaran Efektif

Strategi pemasaran yang tepat sangat penting untuk menjangkau target pasar lebih luas. Pemanfaatan media sosial dan platform daring terbukti ampuh, namun kombinasi pemasaran offline dan online juga penting, bahkan untuk skala rumahan. Promosi yang tepat akan mendorong penjualan produk olahan makaroni.

4. Jaga Kualitas dan Kebersihan

Menjaga kualitas bahan dan kebersihan proses produksi adalah fondasi kepercayaan pelanggan. Pastikan menggunakan makaroni berkualitas karena memengaruhi cita rasa akhir produk. Selain itu, kebersihan selama proses pembuatan harus selalu terjamin agar produk aman dan higienis. Dengan target pasar yang luas, mulai anak-anak hingga dewasa, potensi penjualannya sangat besar.

Q & A Seputar Topik

Apa saja ide jualan makaroni modal kecil yang paling laku?

Beberapa ide yang laku antara lain makaroni goreng pedas, makaroni keju, Mac and Cheese cup, makaroni skotel, dan bola-bola makaroni. Produk ini diminati karena mudah dibuat, praktis dijual, dan bisa disesuaikan level rasa atau ukuran porsi sesuai target pasar.

Berapa modal awal yang dibutuhkan untuk usaha makaroni rumahan?

Modal awal bisa sangat terjangkau, mulai dari Rp 50.000 hingga Rp 100.000 untuk makaroni goreng sederhana. Untuk menu lebih kreatif seperti Mac and Cheese atau Makaroni Pie Pastry, modal awal berkisar Rp 700.000 – Rp 1.500.000, tergantung bahan dan jumlah produksi.

Bagaimana cara membuat makaroni agar terlihat unik dan menarik pelanggan?

Kreativitas adalah kunci. Variasikan bentuk makaroni (bola, stick, cup), campurkan topping atau saus berbeda, dan buat level kepedasan atau rasa manis-gurih. Kemasan yang menarik juga meningkatkan daya tarik, terutama untuk jualan daring.

Apakah makaroni bisa dijual secara daring?

Bisa sekali! Produk seperti Mac and Cheese cup, bola-bola makaroni, atau makaroni basah mudah dijual via media sosial, marketplace, atau layanan pesan-antar. Pastikan pengemasan rapi, higienis, dan tahan dikirim agar pelanggan puas.

Bagaimana strategi pemasaran untuk usaha makaroni modal kecil?

Gunakan kombinasi pemasaran online dan offline. Posting foto produk di media sosial, tawarkan paket hemat, dan manfaatkan promo spesial untuk menarik pelanggan baru. Selain itu, coba pasarkan ke tetangga, sekolah, atau kantor sekitar untuk menjangkau pasar lokal.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |