13 Bumbu yang Bisa Ditanam Sendiri di Rumah, Bisa Hemat Belanja Dapur Keluarga

1 day ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Menanam tanaman di rumah kini tak lagi sekadar hobi pengisi waktu luang. Di tengah naik-turunnya harga kebutuhan pokok, berkebun justru bisa menjadi cara sederhana untuk menghemat pengeluaran dapur. Terlebih jika tanaman yang ditanam adalah bumbu dapur yang hampir setiap hari digunakan.

Menariknya, banyak orang mengira berkebun membutuhkan lahan luas dan perawatan rumit. Padahal, banyak bumbu dapur yang bisa ditanam sendiri di rumah dengan media pot, polybag, atau bahkan botol bekas. Selama mendapat sinar matahari dan perawatan dasar, tanaman bumbu bisa tumbuh subur.

Selain lebih hemat, menanam bumbu sendiri juga memberi kepuasan tersendiri. Anda bisa memetik langsung dari halaman, teras, atau jendela dapur, sehingga masakan terasa lebih segar, sehat, dan bebas bahan kimia. Berikut bumbu yang bisa ditanam sendiri di rumah yang Liputan6.com rangkum, Kamis (8/1/2025).

1. Daun Bawang

Daun bawang merupakan salah satu bumbu dapur paling praktis untuk ditanam sendiri di rumah karena tidak memerlukan perawatan rumit. Anda cukup memanfaatkan sisa akar daun bawang bekas memasak, lalu merendamnya dalam air atau menanamnya langsung di pot berisi tanah gembur. Letakkan di area yang terkena sinar matahari agar pertumbuhannya optimal. Dalam hitungan hari, tunas daun baru akan muncul dan tumbuh dengan cepat. Keunggulan daun bawang adalah bisa dipanen berulang kali tanpa harus menanam ulang, sehingga sangat hemat untuk kebutuhan dapur harian.

2. Cabai

Cabai menjadi salah satu bumbu yang bisa ditanam sendiri di rumah dan paling banyak diminati karena penggunaannya sangat sering. Tanaman ini bisa ditanam dari biji cabai kering yang berasal dari cabai matang. Cabai membutuhkan sinar matahari penuh serta penyiraman rutin agar bisa tumbuh subur dan berbunga. Dalam waktu sekitar dua bulan, tanaman cabai biasanya sudah mulai berbuah. Dengan menanam sendiri, Anda tidak perlu khawatir saat harga cabai melonjak di pasaran.

3. Bawang Merah

Bawang merah merupakan bumbu dasar masakan Indonesia yang sangat cocok ditanam di rumah. Penanamannya cukup mudah, yaitu dengan menanam satu siung bawang merah utuh dengan bagian akar menghadap ke bawah. Memotong sedikit bagian atas umbi dapat membantu mempercepat pertumbuhan tunas. Tanaman ini membutuhkan sinar matahari yang cukup dan penyiraman teratur. Dalam beberapa bulan, bawang merah sudah bisa dipanen dan digunakan langsung untuk memasak.

4. Bawang Putih

Bawang putih juga termasuk bumbu dapur yang mudah ditanam dan tidak memerlukan perawatan khusus. Cukup tanam satu siung bawang putih dengan posisi akar menghadap tanah dan ujung runcing menghadap ke atas. Letakkan pot di tempat yang terkena sinar matahari langsung agar pertumbuhan lebih maksimal. Penyiraman dilakukan secukupnya, tanpa membuat tanah terlalu basah. Dalam waktu sekitar 3–4 bulan, bawang putih siap dipanen saat daunnya mulai menguning dan mengering.

5. Serai

Serai dapat ditanam dengan memanfaatkan batang yang biasa dibeli di pasar. Rendam bagian bawah batang serai hingga muncul akar, lalu pindahkan ke pot berisi campuran tanah dan kompos. Tanaman ini menyukai cahaya matahari yang cukup dan penyiraman teratur. Serai tergolong tanaman yang kuat dan mudah beradaptasi. Setelah beberapa bulan, serai sudah bisa dipanen dan digunakan untuk memasak berbagai hidangan beraroma khas.

6. Jahe

Jahe merupakan rempah penting yang sangat bermanfaat dan cocok ditanam di rumah. Penanamannya dilakukan dengan memotong rimpang jahe menjadi beberapa bagian yang memiliki mata tunas. Tanam jahe di tanah dengan pH sekitar 6–6,5 dan pastikan media tanam memiliki drainase yang baik. Jahe sebaiknya diletakkan di tempat teduh dengan paparan sinar matahari beberapa jam sehari. Dalam waktu 4–6 bulan, jahe sudah bisa dipanen dan dimanfaatkan sebagai bumbu maupun bahan minuman hangat.

7. Kunyit

Kunyit adalah tanaman bumbu dapur yang relatif tahan terhadap hama dan penyakit. Tanaman ini dapat ditanam di pot besar menggunakan rimpang kunyit yang sehat. Pastikan tanah tidak terlalu basah agar rimpang tidak membusuk. Kunyit membutuhkan sinar matahari sedang dan penyiraman rutin secukupnya. Selain digunakan sebagai bumbu masakan, kunyit juga sering dimanfaatkan sebagai bahan jamu dan minuman herbal alami.

8. Daun Salam

Daun salam dapat ditanam di rumah melalui metode stek batang. Pilih batang yang sehat dan produktif, lalu potong sepanjang 20–25 cm dengan menyisakan beberapa helai daun. Tanam stek tersebut di pot berisi tanah gembur dan letakkan di tempat yang tidak terlalu panas. Penyiraman dilakukan secara rutin agar batang cepat berakar. Daun salam bisa dipetik kapan saja saat daunnya sudah cukup tua untuk digunakan sebagai bumbu masakan.

9. Pandan

Pandan merupakan tanaman aromatik yang banyak digunakan dalam masakan dan minuman tradisional. Tanaman ini menyukai area yang lembap dengan penyiraman rutin setiap hari. Pandan sangat mudah dikembangbiakkan dari bibit atau anakan tanaman induk. Tanaman ini tidak memerlukan perawatan khusus dan bisa tumbuh dengan baik di pot. Daun pandan yang sudah panjang bisa dipetik dan digunakan langsung untuk memberi aroma wangi alami pada masakan.

10. Tomat

Tomat sering digunakan sebagai pelengkap bumbu masakan, seperti sambal, sup, dan tumisan. Tanaman tomat tumbuh baik di pot dengan tanah yang ringan dan memiliki drainase baik. Tomat membutuhkan sinar matahari penuh agar buahnya tumbuh manis dan segar. Penyiraman dilakukan secara rutin, terutama saat tanaman mulai berbunga. Dalam waktu sekitar 8–10 minggu, tomat sudah bisa dipanen ketika warnanya berubah merah cerah.

11. Kemangi

Kemangi adalah tanaman bumbu dapur yang tumbuh cepat dan mudah ditanam dari biji. Tanaman ini menyukai sinar matahari dan tidak membutuhkan banyak air. Daunnya bisa dipanen berkali-kali tanpa harus mencabut tanaman. Kemangi sering digunakan sebagai lalapan, campuran masakan, atau penambah aroma segar. Menanam kemangi di rumah membuat Anda selalu memiliki stok daun segar setiap saat.

12. Daun Mint

Daun mint cocok ditanam di pot kecil dan sangat praktis untuk kebun rumahan. Tanaman ini tumbuh subur dengan penyiraman rutin dan sinar matahari tidak langsung. Daun mint memiliki aroma segar yang khas dan banyak digunakan dalam masakan maupun minuman. Selain itu, daun mint juga sering dimanfaatkan sebagai bahan teh herbal. Anda bisa memetik daunnya kapan saja saat tanaman sudah tumbuh rimbun.

13. Seledri

Seledri bisa ditanam dari sisa batang yang biasa digunakan saat memasak. Rendam batang seledri dalam air hangat dan letakkan di tempat yang terkena sinar matahari. Dalam waktu sekitar satu minggu, tunas dan daun baru akan mulai tumbuh. Setelah itu, seledri bisa dipindahkan ke pot berisi tanah agar tumbuh lebih besar. Dengan cara ini, Anda bisa terus memanen seledri segar untuk taburan sup dan masakan lainnya.

Tips Sukses Menanam Bumbu di Rumah

Agar bumbu tumbuh optimal, pastikan tanaman mendapat sinar matahari minimal 2–5 jam per hari. Gunakan media tanam dengan drainase baik agar akar tidak membusuk. Penyiraman sebaiknya dilakukan secara rutin, namun tidak berlebihan.

Dengan memilih bumbu yang bisa ditanam sendiri di rumah, Anda tidak hanya menghemat belanja dapur, tetapi juga menikmati kegiatan yang menyenangkan dan menenangkan.

Mengapa Menanam Bumbu Sendiri Bisa Menghemat Pengeluaran Dapur?

Bumbu dapur adalah bahan yang hampir selalu ada dalam setiap masakan Indonesia. Bawang, cabai, daun aromatik, hingga rempah sering dibeli berulang kali. Jika sebagian kebutuhan ini bisa dipenuhi dari rumah, pengeluaran bulanan tentu bisa ditekan.

Menanam bumbu yang bisa ditanam sendiri di rumah juga mengurangi ketergantungan pada pasar. Saat harga cabai melonjak atau stok bawang menipis, Anda tetap memiliki persediaan sendiri. Selain itu, bumbu segar dari kebun rumah biasanya lebih awet dan aromanya lebih kuat.

Keuntungan lainnya adalah fleksibilitas. Anda bisa memanen secukupnya sesuai kebutuhan, tanpa takut bumbu terbuang karena busuk. Aktivitas ini pun cocok dilakukan siapa saja, termasuk pemula yang baru belajar berkebun.

FAQ Seputar Bumbu yang Bisa Ditanam Sendiri di Rumah

1. Apakah menanam bumbu dapur harus punya lahan luas?

Tidak. Banyak bumbu dapur bisa ditanam di pot, polybag, atau wadah kecil di teras dan jendela.

2. Berapa lama bumbu dapur bisa dipanen?

Tergantung jenisnya. Cabai dan tomat sekitar 2 bulan, jahe dan kunyit 4–6 bulan.

3. Apakah bumbu dapur bisa ditanam di dalam rumah?

Bisa, asalkan mendapat sinar matahari cukup, misalnya di dekat jendela.

4. Apakah menanam bumbu lebih hemat dibanding beli di pasar?

Dalam jangka panjang, iya. Anda bisa memanen berulang tanpa harus membeli terus-menerus.

5. Bumbu apa yang paling cocok untuk pemula?

Daun bawang, cabai, serai, dan bawang merah sangat cocok untuk pemula karena mudah dirawat.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |