120 Pantun Pramuka yang Cocok untuk Lomba, Yel-Yel, dan Penyemangat Regu

2 days ago 7

Liputan6.com, Jakarta Pramuka adalah wadah pembentukan karakter yang menanamkan nilai-nilai seperti disiplin, kemandirian, dan kerja sama. Pada setiap kegiatannya, semangat pantang menyerah, keberanian, serta ketangguhan selalu ditekankan. Pantun pramuka bisa menjadi sarana mencairkan suasana di tengah aktivitas padat kepramukaan. Pantun bisa menambah semarak momen api unggun atau penutupan perkemahan.

Pantun adalah paket lengkap untuk menyampaikan pesan moral sekaligus motivasi dengan cara menghibur dan menyenangkan. Berikut ini 120 pantun pramuka dengan berbagai tema, seperti pantun semangat, pantun persahabatan, hingga pantun penuh nasihat yang bisa digunakan di berbagai kesempatan. Ada pula contoh pantun jenaka, pantun nasihat, bahkan pantun penutup presentasi yang bisa jadi inspirasi untuk kegiatan sekolah atau regu pramuka kamu. Pantun-pantun pramuka ini engandung banyak pesan positif yang cocok untuk semua tingkatan, dari siaga, penggalang, penegak, hingga pandega.

Pantun Pramuka Penuh Semangat

Semangat adalah bahan bakar utama setiap aktivitas dalam kepramukaan, baik saat latihan, lomba, maupun perkemahan. Suasana jadi lebih hidup dan terasa menyenangkan dengan pantun. Beberapa pantun berikut bisa kamu gunakan untuk menyemangati regu saat kegiatan berlangsung.

1. Ke hutan bambu di pagi hari,

Pramuka bangun penuh percaya diri.

Semangat tinggi jangan pergi,

Agar prestasi terus berseri.

2. Api unggun mulai menyala,

Hangatkan malam penuh tawa.

Pramuka bersemangat tanpa tara,

Siap berkarya sepanjang masa.

3. Mentari naik perlahan di ufuk timur,

Langkah pramuka penuh tutur.

Semangat tinggi tak bisa luntur,

Tantangan datang siap disusur.

4. Ikat tali prusik dengan benar,

Semua dilakukan dengan sabar.

Semangat pramuka makin besar,

Jadi generasi tangguh dan pintar.

5. Di tepi danau memancing ikan,

Tawa riang pun terdengarkan.

Pramuka semangat penuh harapan,

Siap berjuang dalam kebersamaan.

6. Burung bernyanyi di atas dahan,

Iringi langkah di perjalanan.

Semangat pramuka takkan goyah,

Karena tekad selalu mengarah.

7. Lari pagi di tanah datar,

Nafas teratur, tak mudah gentar.

Pramuka berlatih jadi pintar,

Semangat kuat tak akan pudar.

8. Panjat tali di pohon randu,

Pegangan erat jangan ragu.

Semangat pramuka jadi candu,

Menjadi pribadi kuat dan maju.

9. Menyalakan kompor di tengah hutan,

Masak bersama penuh kekompakan.

Semangat pramuka terus dijalankan,

Demi masa depan penuh kemenangan.

10. Ke air terjun kita berjalan,

Meski lelah tetap bertahan.

Semangat pramuka takkan hilang,

Karena keyakinan terus menantang.

11. Siapkan tenda sebelum malam,

Kerja sama jadi pedoman.

Semangat pramuka dalam-dalam,

Wujudkan mimpi dengan keteguhan.

12. Di tepi pantai membuat jejak,

Angin laut berhembus lembut.

Pramuka semangat takkan retak,

Menjadi pemuda dengan tekad kuat.

Semangat adalah ruh dari setiap kegiatan pramuka. Tanpa semangat, latihan terasa berat dan membosankan. Nilai-nilai seperti disiplin, kerja keras, serta keberanian pun tumbuh dengan sendirinya. 

Pantun Pramuka Tema Persahabatan

Dalam dunia pramuka, persahabatan adalah bagian penting dari perjalanan bersama. Pada setiap kegiatan, mulai dari mendirikan tenda hingga menjelajah alam, kerja sama dan kebersamaan membuat hubungan antaranggota semakin erat. Pantun menjadi cara indah untuk menggambarkan hangatnya ikatan tersebut. Pantun pramuka bertema persahabatan cocok dibacakan saat api unggun, kegiatan malam, atau di akhir perkemahan sebagai penutup yang berkesan.

13. Jalan bersama menuju bukit,

Senyum hadir tanpa pamit.

Sahabat pramuka selalu dekat,

Walau tantangan datang menghimpit.

14. Menyusuri hutan dengan santai,

Udara segar terasa damai.

Persahabatan pramuka tak akan pudar,

Meski waktu terus berputar.

15. Memasang tenda di sisi kali,

Gotong royong tanpa henti.

Sahabat pramuka saling peduli,

Kekuatan tumbuh setiap hari.

16. Menjelajah hutan di waktu senja,

Banyak cerita kita punya.

Persahabatan tak mudah sirna,

Karena kebersamaan selalu terjaga.

17. Membawa ransel berat di pundak,

Langkah tegap tak terasa lelah.

Sahabat pramuka kuat dan kompak,

Menaklukkan tantangan tanpa menyerah.

18. Menyeberang sungai cukup jauh,

Saling bantu tanpa keluh.

Persahabatan pramuka takkan rapuh,

Karena hatinya selalu utuh.

19. Berkumpul di depan api unggun,

Tawa riang jadi pelengkap malam.

Sahabat pramuka satu tujuan,

Menjalin kenangan sepanjang zaman.

20. Melatih simpul tali temali,

Belajar bersama tanpa henti.

Sahabat pramuka berhati murni,

Menjadi sandaran di saat sepi.

21. Berjalan malam menatap bintang,

Langit cerah penuh gemintang.

Sahabat pramuka takkan hilang,

Ikatan hati begitu sayang.

22. Sarapan pagi dengan roti,

Tawa ringan penuh arti.

Sahabat pramuka berarti,

Dalam hidupku setiap hari.

23. Bermain kompas di tepi rawa,

Menentukan arah tanpa ragu.

Persahabatan pramuka penuh makna,

Menguatkan langkah menuju maju.

24. Menjaga pos di malam hari,

Bergantian agar tetap aman.

Sahabat pramuka jadi inspirasi,

Bersatu meski waktu berjalan.

Persahabatan dalam pramuka adalah kenangan yang tak lekang oleh waktu. Setiap kegiatan bersama meninggalkan jejak kehangatan dan rasa saling percaya. Hubungan yang solid seperti ini membuat setiap regu bisa menghadapi setiap tantangan dengan riang gembira.

Pantun Pramuka tentang Kerja Sama

Tidak ada regu pramuka yang bisa berhasil tanpa kekompakan. Mendirikan tenda, membuat pionering, hingga melintas alam, semuanya butuh kekompakan. Pantun ini menggambarkan indahnya kerja sama yang hangat dan penuh semangat.

25. Naik bukit bersama kawan,

Langkah ringan tanpa beban.

Kerja sama jadi kekuatan,

26. Sukses datang penuh harapan.

Tarik tambang dengan tenaga,

Semua berjuang tanpa jeda.

Kerja sama buat kita bangga,

27. Menang bersama rasa bahagia.

Buat tandu dari bambu,

Angkat teman tanpa ragu.

Kerja sama hal yang perlu,

Agar tugas cepat berlalu.

28. Membawa air di jalan becek,

Langkah hati-hati agar tak tercebur.

Kerja sama buat hati yakin,

Segala tugas terasa ringan.

29. Ikat simpul kuat dan rapi,

Pastikan tali tak terlepas.

Kerja sama membuat serasi,

Tugas pun selesai dengan pas.

30. Mencari jejak di tanah merah,

Semua fokus tanpa menyerah.

Kerja sama hilangkan resah,

Tugas kelompok jadi indah.

31. Panjat tebing bersama-sama,

Saling bantu penuh doa.

Kerja sama buat bahagia,

Regu solid luar biasa.

32. Menyusuri sungai deras airnya,

Pegang tali jangan terpisah.

Kerja sama satukan rasa,

Demi hasil tanpa lelah.

33. Menyeberang jembatan tali,

Langkah mantap hati berani.

Kerja sama jadi pondasi,

Agar tantangan bisa dilalui.

34. Membuat api dari batu,

Belajar bersama tanpa jemu.

Kerja sama satukan waktu,

Regu kompak, hati satu.

35. Menggambar peta di atas kertas,

Semua mencatat dengan cermat.

Kerja sama membuat tegas,

Hasilnya jadi lebih tepat.

36. Membagi tugas dengan rata,

Semua bekerja penuh cinta.

Kerja sama seperti keluarga,

Mewujudkan harmoni yang nyata.

Kerja sama mengajarkan bahwa kekuatan regu terletak pada kemampuan setiap anggotanya untuk melepaskan emosi pribadi demi kekompakan tim. Pantun di atas bisa menjadi pengingat bahwa keberhasilan adalah buah dari kolaborasi. Berkat kerja bersama, segala tantangan terasa ringan dan menyenangkan. 

Pantun Pramuka Disiplin

Disiplin merupakan ciri khas utama seorang pramuka sejati. Setiap kegiatan, mulai dari baris-berbaris hingga mendirikan tenda, membutuhkan ketepatan waktu. Tanpa disiplin, kegiatan akan berantakan. Melalui pantun, nilai kedisiplinan bisa disampaikan dengan cara ringan dan menyenangkan.

37. Bangun pagi sebelum mentari,

Pramuka siap dengan hati.

Disiplin jadi jalan pasti,

Raih prestasi setiap hari.

38. Baris rapi lurus ke depan,

Langkah mantap tanpa goyah badan.

Disiplin buat regu terlatih,

Agar sukses tanpa keluhan.

39. Membawa kompas dengan teliti,

Langkah terarah setiap kali.

Disiplin selalu dihargai,

Membentuk pribadi sejati.

40. Memasang tenda tepat waktu,

Semua bekerja tanpa ragu.

Disiplin jadi acu,

Agar hasilnya tak keliru.

41. Ke pos jaga sesuai giliran,

Semua datang penuh kesadaran.

Disiplin jadi pegangan,

Agar kegiatan berjalan aman.

42. Membersihkan area perkemahan,

Dilakukan tanpa paksaan.

Disiplin wujud keteladanan,

Membuat lingkungan nyaman.

43. Mengatur jadwal dengan tepat,

Tak ada waktu yang terlewat.

Disiplin bentuk sikap kuat,

Hidup jadi lebih bermanfaat.

44. Lari pagi penuh semangat,

Nafas teratur sangat tepat.

Disiplin jaga tubuh sehat,

Jiwa pun makin kuat.

45. Mengikat simpul dengan rapi,

Tak ada tali terlepas lagi.

Disiplin bentuk diri berarti,

Teladan bagi banyak hati.

46. Menghafal sandi morse sendiri,

Dilakukan tanpa diminta lagi.

Disiplin tekun setiap hari,

Hasilnya bikin bangga diri.

47. Menyusun regu dalam barisan,

Semua taat pada aturan.

Disiplin bentuk persatuan,

Pramuka kuat sepanjang zaman.

48. Menutup kegiatan sebelum senja,

Peralatan tersimpan dengan rapi.

Disiplin jaga citra pramuka,

Menjadi contoh sejati.

Disiplin bukan sekadar aturan, tapi kebiasaan yang membentuk karakter kuat dan tangguh. Nilai disiplin yang dipelajari dalam pramuka akan terbawa hingga kehidupan sehari-hari. Maka, jadilah pramuka yang tertib, berkarakter, dan mampu memberi teladan bagi sekitarnya.

Pantun Pramuka tentang Tanggung Jawab

Tanggung jawab merupakan nilai penting yang selalu ditekankan dalam setiap kegiatan pramuka. Setiap anggota diajarkan untuk memegang amanah, menjaga perlengkapan, dan menjalankan tugas tanpa menunggu instruksi. Sikap ini membentuk pribadi yang bisa dipercaya dan mampu menjadi panutan.

49. Membawa peta sepanjang jalan,

Disimpan baik jangan sampai hilang.

Tanggung jawab jadi andalan,

Agar regu tetap seimbang.

50. Menjaga api saat malam tiba,

Dilakukan dengan hati tenang.

Tanggung jawab bukan beban jiwa,

Tapi tanda kepedulian yang mendalam.

51. Menyisir hutan penuh tertib,

Setiap langkah dicatat rapi.

Tanggung jawab membuat hebat,

Menjadikan pramuka pribadi sejati.

52. Menutup tenda di kala hujan,

Dilakukan cepat tanpa keluhan.

Tanggung jawab jadi tuntunan,

Agar semua tetap nyaman.

53. Mencuci alat makan sendiri,

Tanpa disuruh, hati berdiri.

Tanggung jawab tanda mandiri,

Cerminan pramuka sejati.

54. Memimpin regu dengan tenang,

Menjalankan tugas penuh harapan.

Tanggung jawab bentuk kepercayaan,

Yang harus dijaga sepanjang zaman.

55. Menjaga lingkungan perkemahan,

Sampah dikumpulkan dengan kesadaran.

Tanggung jawab jadi pegangan,

Untuk bumi yang kita banggakan.

56. Membagi tugas secara adil,

Tanpa marah atau menyindir.

Tanggung jawab membuat stabil,

Regu pun makin terampil.

57. Mengantar laporan ke pembina,

Dilakukan tepat pada waktunya.

Tanggung jawab tanpa cela,

Bekal hidup sepanjang masa.

58. Mengawasi adik siaga,

Dengan sabar penuh cinta.

Tanggung jawab tak boleh lupa,

Membimbing dengan sepenuh jiwa.

59. Merawat kompas dari debu,

Disimpan rapi di dalam tas.

Tanggung jawab terus tumbuh,

Menjadikan pramuka bijak dan tegas.

60. Menjaga barang-barang regu,

Diatur baik tanpa ragu.

Tanggung jawab tanda maju,

Siap memimpin langkah baru.

Mereka yang memegang nilai tanggung jawab akan tumbuh menjadi sosok disiplin, peduli, dan bisa diandalkan. Melalui pantun-pantun di atas, diharapkan rasa tanggung jawab semakin tumbuh dalam diri setiap anggota pramuka, baik saat perkemahan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Pantun Pramuka Cinta Alam

Cinta alam menjadi salah satu pilar utama dalam gerakan pramuka. Setiap kegiatan di alam terbuka mengajarkan kita untuk menghargai, menjaga, dan melindungi lingkungan. Alam adalah rumah yang harus dirawat. Pantun berikut menggambarkan keindahan alam dan pentingnya menjaga keseimbangannya, agar bumi tetap lestari untuk generasi berikutnya.

61. Melihat sungai jernih mengalir,

Hati tenang terasa hadir.

Cinta alam jangan berakhir,

Bumi dijaga hingga tak getir.

62. Burung bernyanyi di pagi hari,

Menyambut mentari dengan harmoni.

Cinta alam tumbuh di hati,

Pramuka menjaga sepenuh nurani.

63. Mendaki bukit penuh pepohonan,

Udara segar jadi hadiah alam.

Cinta bumi bukan paksaan,

Tapi panggilan dari hati yang dalam.

64. Menanam bibit di depan tenda,

Harap tumbuh besar berbuah jaya.

Cinta alam jangan sirna,

Jadikan tugas kita bersama.

65. Melihat laut biru membentang,

Ombak menari lembut menggoda.

Cinta alam terus berkembang,

Menjaga bumi penuh sukacita.

66. Menyusuri hutan saat senja,

Aroma tanah mengingatkan kita.

Cinta alam lahir bersama,

Dalam jiwa pramuka yang setia.

67. Merapikan sampah di perkemahan,

Tak menunggu siapa yang suruhan.

Cinta alam jadi kebiasaan,

Membuat hidup penuh kedamaian.

68. Menjaga api unggun dengan aman,

Tak dibiarkan membakar hutan.

Cinta alam bukan ucapan,

Tapi tindakan yang berkelanjutan.

69. Mendengar gemericik air terjun,

Menyegarkan hati dan pikiran.

Cinta alam jadi pelindung,

Agar bumi terus bertahan.

70. Duduk di bawah pohon rindang,

Angin lembut membuat tenang.

Cinta alam tak pernah hilang,

Pramuka jaga siang dan malam.

71. Menatap bintang di langit malam,

Terasa damai tanpa batas.

Cinta alam tumbuh perlahan,

Membentuk jiwa yang berkelas.

72. Mencatat tumbuhan di buku catatan,

Belajar dari alam yang menawan.

Cinta alam jadi pedoman,

Untuk kehidupan yang berkelanjutan.

Pantun ini menegaskan bahwa merawat bumi berarti menjaga kehidupan itu sendiri. Pramuka yang mencintai alam berarti mencintai masa depan. Sikap ini sebaiknya ditanamkan dalam setiap langkah, sekecil apa pun tindakan kita.

Pantun Pramuka Siaga

Pramuka Siaga adalah tingkatan pertama yang penuh tawa dan semangat belajar. Anak-anak siaga diajarkan kedisiplinan dan kemandirian dengan cara yang menyenangkan. Pantun-pantun berikut ini dibuat ringan, ceria, dan mudah diingat, cocok untuk kegiatan lomba, latihan, atau sekadar hiburan di pangkalan.

73. Pergi ke pasar beli tomat,

Pulang membawa dua keranjang.

Siaga ceria semangat hebat,

Belajar pramuka bikin senang.

74. Main layangan di pagi hari,

Terbang tinggi menembus awan.

Siaga belajar setiap hari,

Jadi anak baik dan berperan.

75. Melukis awan pakai kapur,

Gambar lucu penuh warna.

Siaga rajin, tak mudah murung,

Pramuka kecil penuh cahaya.

76. Pergi ke taman bawa bekal,

Duduk bersama sambil bersenda.

Siaga kompak tak suka nakal,

Sejak dini belajar bekerja sama.

77. Menjaga bendera saat upacara,

Dilakukan dengan bangga luar biasa.

Siaga setia sepanjang masa,

Hatanya murni tanpa dosa.

78. Menghafal Dwi Satya penuh gembira,

Teman-teman ikut tertawa.

Siaga belajar dengan ceria,

Membentuk karakter sejak muda.

79. Bersepeda sore keliling desa,

Tawa riang penuhi udara.

Siaga pramuka penuh cinta,

Belajar sopan sejak usia muda.

80. Bermain kompas bersama kakak,

Arah utara kini tak susah.

Siaga tekun, tak banyak ulah,

Semangatnya bikin hati cerah.

81. Main lompat tali di lapangan,

Semua ikut dalam permainan.

Siaga rapi penuh kerapian,

Belajar disiplin jadi kebiasaan.

82. Menyiram bunga di halaman,

Setiap pagi tak pernah absen.

Siaga cinta lingkungan,

Peduli alam jadi kebanggaan.

83. Membuat prakarya dari kertas,

Warna-warni hasilnya indah.

Siaga kreatif dan cerdas,

Punya cita-cita yang tinggi megah.

84. Mengikuti barisan dengan bangga,

Langkah kecil penuh makna.

Siaga belajar tanpa ragu,

Jadi pramuka hebat dan setia.

Tingkatan siaga menjadi fondasi karakter anak-anak yang sedang tumbuh. Di sinilah mereka belajar arti tanggung jawab, disiplin, dan kerja sama lewat cara yang menyenangkan. Pantun-pantun ini menjadi cara sederhana untuk menanamkan nilai-nilai positif sambil bermain dan berkreasi.

Pantun Pramuka Penggalang

Tahap penggalang adalah masa di mana pramuka mulai melatih kemandirian dan tanggung jawab yang lebih besar. Pada tingkat ini, kegiatan semakin menantang dan penuh petualangan. Namun, di balik setiap kegiatan, semangat kebersamaan dan solidaritas tetap menjadi kunci utama. Pantun-pantun berikut cocok untuk memotivasi anggota penggalang agar tetap semangat dan pantang menyerah.

85. Berangkat pagi bawa bekal nasi,

Langkah mantap penuh motivasi.

Penggalang kuat dan berisi,

Selalu siap untuk beraksi.

86. Menjaga tenda kala hujan turun,

Tak ada yang mengeluh ataupun murung.

Penggalang tangguh, semangat bersambung,

Pantang menyerah di setiap peluang.

87. Menyusuri hutan di pagi hari,

Jalan terjal tak jadi halangan.

Penggalang gigih setiap kali,

Menaklukkan alam dengan kesabaran.

88. Membuat simpul dengan tali rafia,

Tertawa riang sambil belajar.

Penggalang cerdas tak mudah putus asa,

Berlatih tekun demi masa depan yang gemilang.

89. Membaca peta di bawah pohon,

Berlatih arah tanpa kebingungan.

Penggalang disiplin dan sopan,

Siap hadapi tantangan lapangan.

90. Menyusun pionering di lapangan,

Semua bekerja dengan senang.

Penggalang kompak dan ringan tangan,

Menjadi teladan bagi teman.

91. Memasak nasi di tungku kecil,

Aroma wangi menyebar manis.

Penggalang kreatif dan mandiri,

Tak gentar meski medan sulit.

92. Menjaga api unggun semalaman,

Bernyanyi riang penuh keakraban.

Penggalang punya persaudaraan,

Yang tak mudah dilupakan.

93. Menulis laporan kegiatan,

Dikerjakan rapi tanpa kesalahan.

Penggalang rajin dan berpendirian,

Tumbuh jadi pribadi andalan.

94. Mengatur waktu dengan bijak,

Agar semua tugas terlaksana.

Penggalang cermat dan tangguh sikap,

Cermin pemuda yang luar biasa.

95. Berkemah tiga hari dua malam,

Belajar banyak tentang keteguhan.

Penggalang kuat, penuh pengalaman,

Melangkah maju dengan keyakinan.

96. Menutup hari dengan doa,

Mengucap syukur penuh makna.

Penggalang rendah hati selamanya,

Jadi kebanggaan bangsa tercinta.

Tahap penggalang mengajarkan arti kemandirian dan kepemimpinan awal. Melalui pantun, semangat belajar dan berlatih jadi lebih ringan dan menyenangkan. Jiwa pantang menyerah, disiplin, serta kerja sama terus diasah agar siap melangkah ke tingkatan yang lebih tinggi.

Pantun Pramuka Penegak

Pramuka penegak identik dengan kedewasaan, tanggung jawab besar, dan kemampuan berpikir mandiri. Pada tahap ini, setiap anggota juga dilatih memimpin. Mereka belajar mengambil keputusan dan menjadi contoh bagi adik-adik pramuka lainnya. Pantun berikut menggambarkan semangat dan jiwa kepemimpinan khas penegak yang tangguh dan bijak.

97. Melangkah tegap di tanah lapang,

Langit cerah temani pandang.

Penegak siap menantang zaman,

Dengan semangat yang tak hilang.

98. Menyusun rencana dengan matang,

Setiap tugas dijalankan tenang.

Penegak bijak dan berwibawa,

Teladan bagi semua anggota.

99. Memandu siaga di tepi sungai,

Memberi contoh tanpa menggurui.

Penegak tangguh, hati suci,

Pemimpin sejati yang rendah hati.

100. Mengibarkan bendera di pagi hari,

Langkah tegap penuh wibawa.

Penegak disiplin dan berani,

Setia pada janji dan cita.

101. Mengatur regu dengan sabar,

Menghadapi tantangan tanpa gentar.

Penegak bijak dalam berpikir,

Menjadi panutan sepanjang umur.

102. Menyusun laporan kegiatan,

Tertulis rapi penuh ketelitian.

Penegak tekun dan berpendirian,

Cermin tanggung jawab sejati insan.

103. Berlatih pidato di depan teman,

Mengasah keberanian tanpa beban.

Penegak tampil penuh keyakinan,

Menebar inspirasi di setiap kesempatan.

104. Menjaga kebersihan perkemahan,

Tak perlu disuruh atau diingatkan.

Penegak sadar dan bertanggung jawab,

Menunjukkan jiwa kepemimpinan yang mantap.

105. Menyebrangi sungai dengan rakit,

Kerja sama jadi bukti solid.

Penegak berani hadapi sulit,

Pantang mundur walau sedikit.

106. Mengikuti lomba dengan sportif,

Tak penting menang, asal gigih.

Penegak jujur dan positif,

Menjadi pribadi yang inspiratif.

107. Mendengar adik bercerita sedih,

Penegak hadir dengan empati.

Menolong tanpa pamrih,

Cerminan hati pramuka sejati.

108. Menutup malam dengan renungan,

Mengenang hari penuh pelajaran.

Penegak belajar dari pengalaman,

Agar masa depan penuh harapan.

Tahap penegak mengajarkan arti kedewasaan yang sesungguhnya. Di sini, pramuka bukan hanya belajar bertahan di alam, tapi juga memimpin dengan hati. Nilai-nilai seperti tanggung jawab, empati, dan keteladanan semakin kuat. 

Pantun Pramuka Humoris

Di balik kegiatan serius pramuka, selalu ada ruang untuk tawa. Pantun jenaka menjadi bumbu penyegar di tengah latihan atau malam keakraban. Selain menghibur, pantun ini bisa mempererat kebersamaan antar-anggota. Beri sentuhan humor agar suasana jadi lebih ringan dan menyenangkan.

109. Pergi berkemah di hutan pinus,

Tenda bocor air pun masuk.

Kawan tertawa tanpa putus,

Hujan pun jadi hiburan lucu.

110. Masak nasi lupa bawa beras,

Ternyata cuma ada jagung.

Kakak pembina ikut lemas,

Tapi semua tetap tertawa agung.

111. Pergi ke sungai mau mandi,

Ternyata airnya dingin sekali.

Kawan menjerit seperti nyanyi,

Semua tertawa tak henti-henti.

112. Membuat simpul malah salah,

Tali terikat di kaki sendiri.

Kawan terpingkal tak terkira,

Si pembuat malah ikut geli.

113. Menyalakan kompor tapi tak nyala,

Gas habis entah ke mana.

Akhirnya bakar daun saja,

Yang penting tetap ceria.

114. Menjaga tenda di malam hari,

Terdengar suara aneh sekali.

Ternyata kucing cari nasi,

Kawan panik tapi lucu lagi.

115. Buat pionering miring ke kanan,

Tali longgar belum diikat.

Kawan bilang “wah seni modern”,

Semua tertawa tanpa syarat.

116. Membuat api unggun terlalu besar,

Asapnya malah ke arah tenda.

Kakak pembina sampai mundur,

Sambil berkata, “Siapa nih pahlawan kita?”

117. Pergi lomba lari pakai sandal,

Sandal lepas di tengah jalan.

Kawan teriak “teruskan saja!”,

Akhirnya juara karena ketawa bersama.

118. Menghafal sandi morse salah arti,

Tulisannya malah jadi puisi.

Pembina baca sambil geli,

Katanya, “Wah ini bakat seni!”

119. Masak mi tanpa air mendidih,

Langsung disajikan dengan cepat.

Rasanya keras, tapi semua bahagia,

Karena niatnya tulus, bukan sebab hasilnya.

120. Menutup kegiatan dengan tawa,

Malam jadi penuh ceria.

Pantun jenaka penghapus lelah,

Bikin pramuka makin bahagia.

Pantun jenaka mengingatkan bahwa pramuka bukan hanya tentang disiplin dan tanggung jawab, tapi juga tentang kebahagiaan dan kebersamaan. Tertawa bersama teman regu adalah kenangan yang akan terus hidup, bahkan setelah perkemahan usai.

Pertanyaan seputar Pantun Pramuka

Apa itu pantun pramuka?

Pantun pramuka adalah pantun bertema kegiatan, nilai, atau kehidupan pramuka.

Pantun pramuka cocok digunakan kapan?

Cocok untuk upacara, api unggun, lomba, atau hiburan regu.

Apa manfaat pantun untuk pramuka?

Membuat kegiatan lebih hidup sekaligus menyampaikan pesan moral.

Berapa baris pantun pramuka?

Sama seperti pantun biasa, yaitu empat baris berima a-b-a-b.

Apakah pantun pramuka harus lucu?

Tidak, bisa berupa nasihat, motivasi, humor, atau tema lainnya.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |