12 Ide Jualan Lumpia Goreng, Untung Maksimal di Pasar Kuliner

1 week ago 9

Liputan6.com, Jakarta Memulai usaha makanan bisa dilakukan lewat camilan sederhana yang digemari banyak orang. Dengan memanfaatkan ide jualan lumpia goreng, kamu bisa menawarkan menu renyah yang mudah dibuat dan cocok untuk berbagai selera.

Di tengah banyaknya pilihan camilan, variasi rasa dan tampilan yang menarik akan membantu produk lebih dikenal. Mengembangkan ide jualan lumpia goreng membuatmu lebih bebas berkreasi, mulai dari isian klasik hingga varian modern.

Camilan ini juga praktis diproduksi dan tidak membutuhkan modal besar. Jika dikelola dengan strategi yang tepat, ide jualan lumpia goreng berpotensi menjadi usaha kuliner yang menguntungkan dan tahan lama.

Berikut Liputan6.com merangkum dari berbagai sumber tentang ide jualan lumpia goreng bisa jadi inspirasi, Jumat (21/11/2025).

Ide Jualan Lumpia Goreng

Mengutip kajian yang dipublikasikan di AVATARA, e-Journal Pendidikan Sejarah Volume 3, No. 3, Oktober 2015, lumpia merupakan hasil perpaduan budaya kuliner Tionghoa dan Jawa. Lumpia dijadikan salah satu Signature Dish kuliner Kota Semarang.

Lumpia Semarang memiliki kekhasan tersediri, terlihat dari tampilan ukurannya, lumpia Semarang lebih besar dibandingkan lumpia yang ada di daerah lain, selain itu cita rasa lumpia Kota Semarang juga berbeda dengan lumpia pada umumnya.

Berikut ini ide jualan lumpia goreng:

1. Lumpia Goreng Rebung Khas Semarang

Lumpia rebung khas Semarang memiliki cita rasa otentik yang banyak dicari karena aroma rebungnya yang harum dan teksturnya yang lembut. Biasanya dipadukan dengan ebi, telur, dan daging ayam atau sapi cincang sehingga menciptakan rasa gurih yang khas. Varian ini cocok dijual baik untuk pelanggan yang suka camilan tradisional maupun generasi muda yang ingin mencoba menu klasik dengan rasa premium.

Perkiraan modal awal: ± Rp450.000 (bahan rebung, ebi, daging, telur, kulit lumpia, bumbu, minyak, dan kemasan).

2. Lumpia Ayam Suwir Pedas

Lumpia isi ayam suwir pedas memiliki daya tarik karena rasanya yang kuat dan cocok untuk pencinta makanan pedas. Ayam direbus, disuwir, kemudian ditumis dengan cabai merah, bawang, daun jeruk, dan bumbu rica atau balado. Aromanya sangat menggoda, dan tingkat kepedasan bisa dibuat sesuai selera pasar. Varian ini biasanya cepat laris karena menawarkan sensasi pedas gurih yang membuat pelanggan ingin terus makan lagi.

Perkiraan modal awal: ± Rp380.000.

3. Lumpia Daging Cincang Jamur

Varian ini memiliki profil rasa lebih mewah karena menggabungkan daging sapi cincang dengan jamur tiram atau champignon. Tekstur daging yang juicy dan jamur yang kenyal membuat setiap gigitan terasa penuh. Cocok untuk target pasar yang mencari camilan premium dengan harga sedikit lebih tinggi. Biasanya dijual di level menengah karena bahan bakunya berkualitas.

Perkiraan modal awal: ± Rp520.000 (daging sapi cukup berpengaruh pada modal).

4. Lumpia Sayur Aneka Warna

Lumpia sayur sangat digemari karena lebih ringan, sehat, dan cocok untuk konsumen yang menghindari daging. Isian seperti wortel, kol, labu siam, dan taoge ditumis dengan bumbu sederhana sehingga menghasilkan rasa segar. Teksturnya renyah dan bisa dinikmati segala usia. Selain ringan di rasa, varian ini juga ringan dari sisi modal sehingga cocok untuk pemula.

Perkiraan modal awal: ± Rp250.000.

5. Lumpia Kentang Kari

Rasa kari yang harum dan lembut membuat varian ini cocok untuk pecinta makanan berbumbu khas India atau Melayu. Kentang yang dihaluskan dan dimasak dengan bubuk kari memberikan sensasi creamy yang kaya aroma. Rasanya familiar namun tetap unik sehingga menarik pelanggan baru. Cocok dijual di area perkantoran karena aromanya yang menggoda saat digoreng.

Perkiraan modal awal: ± Rp280.000.

6. Lumpia Tahu Lembut

Isian tahu yang dihancurkan kemudian dicampur wortel, seledri, daun bawang, dan telur menghasilkan tekstur lembut yang disukai banyak orang, terutama anak-anak atau konsumen yang ingin pilihan lebih sehat. Harganya bisa dibuat lebih murah namun tetap menguntungkan karena bahan bakunya terjangkau. Cocok untuk jualan harian seperti di rumah atau online.

Perkiraan modal awal: ± Rp200.000.

Variasi Ide Jualan Lumpia Goreng

7. Lumpia Sarden Telur

Varian ini menawarkan rasa gurih dan sedikit manis dari sarden, yang kemudian ditumis bersama telur, bawang, dan sedikit cabai. Kombinasi ini memberikan cita rasa rumahan yang nyaman dinikmati kapan saja. Selain itu, sarden termasuk bahan yang murah tapi penuh rasa sehingga keuntungan bisa lebih besar.

Perkiraan modal awal: ± Rp230.000.

8. Lumpia Keju Mozzarella Leleh

Mozzarella yang meleleh saat digigit memberikan sensasi modern dan kekinian, sehingga menarik pelanggan anak muda dan konten foodies. Varian ini dapat dibanderol dengan harga premium karena bahan bakunya lebih mahal. Jika ingin menjaga margin, mozzarella bisa dipadukan sedikit dengan quick melt tanpa mengurangi kenikmatan.

Perkiraan modal awal: ± Rp600.000 (karena keju cukup mahal).

9. Lumpia Pisang Coklat Keju

Kombinasi pisang, coklat, dan keju merupakan varian manis yang selalu laku karena rasanya familiar dan cocok dijadikan dessert. Varian ini juga mudah dibuat dan tidak membutuhkan teknik khusus. Cocok dijual di marketplace atau aplikasi food delivery karena sering dibeli untuk camilan malam.

Perkiraan modal awal: ± Rp300.000.

10. Lumpia Pisang Karamel

Pisang dimasak dengan gula aren atau gula pasir hingga menjadi karamel yang wangi dan legit. Ketika digoreng, lumpia ini menghasilkan perpaduan renyah dan lembut sekaligus aroma khas karamel. Varian ini bisa menjadi ciri khas jualanmu karena jarang dijual di pasaran.

Perkiraan modal awal: ± Rp280.000.

11. Lumpia Nangka Karamel (Nangka Aroma)

Nangka yang dimasak hingga sedikit karamel memberikan rasa manis alami serta aroma khas yang sangat menggoda. Varian ini cocok ditawarkan sebagai menu spesial atau menu musiman. Banyak pelanggan menyukai varian buah yang wangi seperti nangka, sehingga ini bisa jadi signature menu yang kuat.

Perkiraan modal awal: ± Rp320.000.

12. Lumpia Buah (Lumbu / Lumpia Buah Modern)

Konsep modern dengan isian buah segar seperti stroberi, kiwi, mangga, atau apel yang dipadukan krim, madu, atau selai. Varian ini sangat cocok untuk segmen anak muda, terutama untuk penjualan online karena tampilannya cantik dan estetik. Cocok dijual sebagai dessert premium atau oleh-oleh kekinian.

Perkiraan modal awal: ± Rp550.000 (karena buah premium & krim).

Tips Sukses Jualan Lumpia Goreng

Mengutip buku berjudul From Idea to Action: Cara Merealisasikan Ide Kreatif Menjadi Bisnis Nyata (2025) oleh Wulan Ayodya, menggali inovasi ide usaha adalah cara mencari ide-ide baru dan kreatif untuk memulai bisnis atau meningkatkan yang sudah ada. Cara sederhana memunculkan ide adalah observasi dan kreativitas dengan brainstorming dan mind mapping.

Berikut ini tips jualan lumpia goreng:

1. Strategi Pengolahan dan Penyajian Lumpia

Agar lumpia goreng renyah dan tidak berminyak, gunakan kulit lumpia instan untuk mempercepat proses produksi. Jika menggunakan rebung, rebus beberapa kali dengan air garam untuk menghilangkan aroma khas dan membuat rasanya lebih enak. Untuk isian manis seperti pisang keju, campurkan bahan terlebih dahulu agar tidak mudah bocor saat digoreng.

Gunakan minyak panas agar kulit cepat kering dan tidak menyerap banyak minyak, terutama karena permukaan kulit memiliki lekukan yang mudah menahan minyak. Lumpia bisa disajikan dengan berbagai gaya, seperti Lumpia Semarang dengan acar dan saus tauco, atau dijual dalam bentuk frozen yang lebih praktis dan tahan lama.

2. Pemasaran Digital dan Branding

Branding yang kuat sangat penting untuk membuat produk lebih mudah dikenali, baik melalui logo, warna kemasan, maupun slogan yang melekat di ingatan konsumen. Kemasan yang menarik juga meningkatkan nilai jual dan menunjukkan profesionalisme usaha. Manfaatkan pemasaran digital melalui marketplace dan aplikasi pesan antar untuk menjangkau lebih banyak pelanggan.

Kreasikan topping atau varian rasa seperti almond, meses premium, atau keju melimpah untuk memberikan nilai tambah. Analisis SWOT dapat membantu menentukan strategi terbaik, misalnya memperkuat promosi digital dan meningkatkan kualitas produk untuk memanfaatkan peluang pasar yang besar.

3. Desain Kemasan yang Menarik

Kemasan yang tepat akan meningkatkan daya tarik lumpia goreng. Kemasan mika cocok untuk tampilan rapi dan premium, sementara kotak kecil minimalis memberikan kesan elegan. Standing pouch berbahan aluminium foil atau metalize dengan zip lock sangat sesuai untuk produk frozen agar lebih tahan lama.

Food pail dari kertas juga cocok untuk penyajian praktis, dan paper bowl menawarkan opsi ramah lingkungan untuk konsumen yang peduli isu lingkungan. Pilih desain yang sesuai tema produk dan tampilkan kemasan menarik tersebut di media sosial untuk menarik lebih banyak pelanggan.

4. Analisis Usaha dan Perhitungan Modal

Usaha lumpia goreng dapat dimulai dengan modal kecil sekitar Rp100.000–Rp250.000, cukup untuk menghasilkan 30–60 porsi lumpia yang dapat dijual Rp5.000–Rp15.000 per porsi. Potensi keuntungan mencapai 40–60% per produksi, bahkan lebih besar jika menjual versi frozen.

Contoh produksi lumpia bihun dapat dimulai dari modal Rp16.000 untuk 36 pcs, dan keuntungan bisa mencapai Rp20.000 jika dijual Rp1.000 per pcs.

Secara umum, modal usaha mencakup bahan baku, minyak, kemasan, listrik, dan gas, dengan total sekitar Rp390.000–Rp450.000. Studi usaha rumahan menunjukkan potensi pendapatan Rp1.000.000 per hari dengan keuntungan bersih sekitar Rp716.000 dan rasio R/C 3.52 yang menandakan usaha sangat layak dijalankan.

Q & A Seputar Topik

Apa saja varian lumpia goreng yang paling laku dijual?

Varian yang paling diminati biasanya lumpia isi bihun, ayam suwir, sayur, rebung, dan telur. Untuk varian manis, lumpia pisang cokelat, pisang keju, dan pisang caramel banyak dicari karena bahan mudah didapat dan rasanya disukai semua usia. Menyediakan 3–5 varian sudah cukup untuk menarik banyak pelanggan tanpa membuat produksi kewalahan.

Berapa modal awal untuk memulai usaha lumpia goreng?

Modal awal bisa dimulai dari Rp150.000–Rp300.000 tergantung jumlah produksi. Dengan modal tersebut, kamu bisa membeli kulit lumpia, isian (bihun, sayuran, ayam, atau pisang), minyak goreng, serta kemasan. Dari modal kecil itu kamu bisa menghasilkan 40–80 pcs lumpia dengan margin keuntungan yang cukup besar.

Apakah lumpia frozen lebih menguntungkan dibanding lumpia siap makan?

Ya, lumpia frozen lebih menguntungkan karena daya simpannya lebih lama, bisa diproduksi dalam jumlah besar, dan tidak cepat rusak. Selain itu, pelanggan juga suka karena bisa digoreng kapan saja. Penjual juga lebih hemat waktu karena tidak perlu goreng tiap ada pesanan. Keuntungannya stabil dan cocok untuk pemula.

Bagaimana cara membuat lumpia goreng tetap renyah saat disajikan?

Gunakan minyak yang benar-benar panas saat menggoreng agar lumpia cepat kering dan tidak menyerap banyak minyak. Jangan menggoreng terlalu lama agar isian tidak meleleh dan kulit tidak gosong. Setelah matang, tiriskan di rak kawat agar angin mengalir dan lumpia tidak lembek akibat uap.

Media apa yang paling efektif untuk mempromosikan jualan lumpia?

Promosi paling efektif melalui WhatsApp Story, Instagram, Facebook Marketplace, dan aplikasi pesan makanan. Foto produk harus jelas, pencahayaan bagus, dan kemasan terlihat menarik. Tambahkan testimoni pembeli, promo paket hemat, atau varian unik untuk memperkuat branding dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |