106 Pantun Nasehat Belajar Paling Menginspirasi

1 day ago 8

Liputan6.com, Jakarta - Pantun nasehat belajar merupakan puisi lama yang isinya berupa ajakan atau motivasi agar seseorang lebih rajin menuntut ilmu. Umumnya pantun ini terdiri dari empat baris, yang pada baris pertama berupa sampiran dan baris dua yang terakhir berupa isi dengan pesan moral tentang pentingnya belajar.

Tujuan utama dari pantun nasehat belajar, yakni memberikan dorongan positif agar anak-anak bisa memperoleh masa depan yang lebih baik. 

Pantun nasehat belajar juga umum digunakan untuk menanamkan pesan moral agar mereka menjadi pribadi yang lebih tekun dan semangat dalam prosesnya menuntut ilmu. Pantun ini juga berisi pesan bahwa pendidikan merupakan bagian dari bekal penting untuk masa depan.

Berikut Liputan6.com ulas lengkap pembahasannya.

Pantun Nasehat Belajar 1-35

Pantun nasehat belajar umumnya berisikan pesan agar rajin menuntut ilmu, tetapi tidak terasa seperti ceramah-ceramah yang membosankan. Melalui pola rima dan irama yang khas, pantun bisa membuat sebuah nasehat yang berat menjadi lebih ringan didengarkan, serta mudah diterima para pendengarnya.

Ini pantun nasehat belajar yang dicontohkan Akhmad Nur Wakhid, dkk mengutip dari bukunya berjudul 40 + 7 Pantun Nasehat untuk Pelajar, Mahasiswa, Santri, Atlet, dan Pemuda.

1. Buah kelapa digigit tupai

Tupai terjatuh di atas batu

Jika kamu ingin pandai

Bacalah buku setiap waktu

2. Pergi ke pasar membeli jamu

Jamu untuk menghilangkan anemia

Gapailah semua cita-citamu

Orang tua pasti bahagia

3. Nonton bola bersama Pak Mumuh

Pak Mumuh pencipta grup MU

Dalam hidup jangan suka mengeluh

Usahakan belajar setiap waktu

4. Jalan-jalan ke Sumatra

Jangan lupa membawa kacamata

Belajarlah dengan suka cita

Agar mampu meraih cita-cita

5. Naik delman ke Yogyakarta

Mengejar layang terbang tinggi

Kalau kamu ingin jadi juara

Belajarlah setiap hari

6. Burung bangau terbang berjajar

Terbang tinggi di atas danau

Semangatlah dalam belajar

Kehidupanmu tidak akan galau

7. Makan nasi lauk gurami

Minumnya jus alpukat

Walaupun masa pandemi

Belajar tetap semangat

8. Hari Minggu pergi ke pasar

Beli sayur dan juga beras

Tiap hari harus belajar

Pasti akan jadi anak cerdas

9. Makan pecel di warung Pak Agus

Makan lahap jangan lupa minum

Manfaatkan waktu belajar terus

Bahagiakan orang tua agar tersenyum

10. Andita suka minum kopi susu

Kadang juga suka soda gembira

Sejak dini biasakan membaca buku

Sebab buku jendela dunia

Memahami pantun nasehat belajar dengan pola dan irama tertentu sangat baik untuk melatih daya ingat anak-anak. Pelajar bisa dengan mudah mengingat pesan-pesan di dalam pantun lebih lama. Ini karena sifat pantun itu dapat memberikan kesan mendalam dan mudah dihafal.

Penggunaan kosakata baru dalam pantun nasehat belajar ini misalnya, juga membantu mereka meningkatkan keterampilan berbahasa dan menciptakan alur berpikir yang matang.

Merangkum dari scribd, berikut ini pantun nasehat belajar selanjutnya:

11. Pohon kelapa tumbuh berjajar

Tumbuh berjajar di tepi pantai

Barang siapa rajin belajar

Tentu dia lekas pandai

12. Buah kelapa dibelah belah

Bawa kepasar dalam pedati

Barang siapa malas sekolah

Bila besar menyesal nanti

13. Pohon limau dimana tumbuh

Tumbuh dekat pohon rambutan

Tuntutlah ilmu bersungguh sungguh

Supaya selamat di hari kemudian

14. Jambu itu jambu portugal

Tumbuh subur lebat buahnya

Ilmu itu harta yang kekal

Penyuluh hidup dalam dunia

15. Kelapa muda beli dipasar

Dapat dibuat makanan lezat

Masa muda rajin belajar

Supaya selamat dunia akhirat

16. Buah kelapa muat ke perahu

Supaya dijual nanti dipasar

Barang siapa giat berguru

Tentu jadi orang terpelajar

17. Pohon kelapa tampaknya biru

Tampak biru di pinggir kota

Barang siapa banyak berguru

Baik berilmu daripada berharta

18. Batang arau dibelah-belah

Untuk pagar keliling sekolah

Jangan hiraukan letih dan lelah

Agar berhasil kita sekolah

19. Kelapa muda dipasar batu

Dibawa orang dari kuala

Masa muda giat berguru

Supaya senang dihari tua

20. Kelapa dibelah dibawa kepekan

Buat dijual jadi penghasilan

Waktu sekolah berkawan kawan

Giat menuntut ilmu pengetahuan

21. Kalau kita pergi berlayar

Cari dulu batu permata

Kalau kita orang terpelajar

Baik berilmu daripada berharta

Pantun nasehat belajar cocok untuk memberi motivasi anak karena tidak hanya berisi ajakan untuk rajin belajar, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral (seperti jujur, tekun, dan menjadi pribadi beretika).

Mengutip dari buku Berbudi Melalui Pantun (2021) yang diterbitkan Guepedia, ini pantun nasehat belajar berikutnya:

22. Jalan-jalan ke Prabumulih

Jangan lupa membeli delima

Belajarlah dengan sungguh-sungguh

Agar menjadi insan yang berguna

23. Berlari cepat mengejar waktu

Terlambat sudah tertinggal kereta

Pendidikan itu harus nomor satu

Bagi kemajuan bangsa kita

24. Tumbuh ubi ke atas menjalar

Dilewati seekor tupai

Rajin-rajınlah saat belajar

Supaya cita-citanya tercapai

25. Ibu guru sedang mengajar

Mengingatkan anak membawa bekal

Meraih impian dengan belajar

Ilmu didapat dengan kekal

26. Ayah pegang pisau untuk diasah

Lalu daging akan dicacah

Belajar tanpa mengenal lelah

Supaya dapat manfaat dan faedah

27. Semangka jatuh pecah terbelah

Merah bersinar terkena matahari

Jika malas untuk belajar ke sekolah

Pasti menyesal kemudian hari

Mengutip buku Pintar Majas, Pantun, dan Puisi (2017) yang diterbitkan oleh Huta Publisher, ini pantun nasehat belajar lanjutannya:

28. Bunga mawar bunga melati

Kalau dicium harum baunya

Banyak cara sembuhkan hati

Baca Quran paham maknanya

29. Asam kandis asam gelugur

Ketiga asam si riang-riang

Menangis mayat di pintu kubur

Teringat badan tidak sembahyang

30. Dua tiga empat lima

Enam tujuh delapan sembilan

Kita hidup takkan lama

Jangan lupa siapkan bekal

31. Bunga kenanga di atas kubur

Pucuk sari pandan Jawa

Apa guna sombong dan takabur

Rusak hati badan binasa

32. Sungguh indah pintu dipahat

Burung puyuh di atas dahan

Kalau hidup hendak selamat

Taat selalu perintah Tuhan

33. Terang bulan terang cahaya

Cahaya memancar ke Tanjung Jati

Jikalau hendak hidup bahagia

Beramal ibadah sebelum mati

Pantun Nasehat Belajar 34-70

Cara membuat pantun nasehat belajar bisa dimulai dengan menentukan isi pantun yaitu tentang pentingnya belajar, kemudian membuat dua baris terakhir sebagai isi yang isinya berupa nasehat belajar tersebut.

Jika sudah, bisa langsung menyusun baris sampiran yang terdiri dari dua baris pertama yang memiliki rima sama dengan baris isi (misalnya saja yang umum berima a-b-a-b). Terakhir, cek jumlah suku kata di setiap baris, umumnya 8-12 suku kata.

Mengutip dari buku Kumpulan Pantun Nasehat, Anak-anak, dan Remaja (2021) yang diterbitkan Guepedia, ini contoh pantun nasehat berikutnya yang bisa disimak.

34. Burung pipit burung dara

Berterbangan di pohon cempaka

Banyak teman banyak saudara

Banyak musuh banyak celaka

35. Ada kertas dilipat-lipat

Ada buku sedang terbuka

Setialah pada sahabat

Dalam suka maupun duka

36. Kelapa peras diminum panda

Diburu sembunyi ke dalam goa

Siapa yang malas di masa muda

Perlu bekerja keras di waktu tua

37. Tanah luas tempatnya badak

Permukaan tanah tempat berpijak

Berpikirlah sebelum bertindak

Itulah tanda insan yang bijak

38. Pergi ke Malang mampir ke Batu

Ke Kota Blitar membawa belati

Jadilah orang yang suka membantu

Biar selamat di akhirat nanti

39. Cari bonsai pergi ke Maluku

Buat bingkai penghias diri

Jangan bosan membaca buku

Agar tidak menyesal kemudian hari

Merangkum dari scribd, berikut ini pantun nasehat belajar selanjutnya:

40. Pergi berbelanja ke pasar

Saking besarnya jadi kesasar

Jika ingin menjadi pintar

Tentulah harus rajin belajar.

41. Pergi ke sawah membawa bekal

Sebelum berangkat dahulukan sarapan

Anak pandai banyak akal

Dialah murid cerdas dan cekatan.

42. Ada mata disamping telinga

Untuk melihat yang dituju

Ilmu itu untuk ditimba

Bukan semata dibiarkan berlalu.

43. Jahit pakaian dari kain

Untuk dipakai ketika lebaran

Jadilah kamu anak yang rajin

Banyak ilmu banyak teman.

44. Teropong senapan untuk membidik

Tekan pelatuk dengan jari

Sekolah menjadi tempat terbaik

Menuntut ilmu wujudkan mimpi.

45. Ada air di daun talas

Tidaklah basah ketika hujan

Jangan jadi anak pemalas

Nanti susah dapat pelajaran.

46. Dua tiga anak nelayan

Pergi ke lait mencari ikan

Jika ingin wujudkan angan

Belajar jangan dinomor-duakan.

47. Jangan suka berandai-andai

Apalagi yang senonoh

Rajin belajar pangkal pandai

Jika malas pangkal bodoh.

48. Pisau di dapur haruslah diasah

Supaya tajam dan jadi kuat

Belajar harus tanpa kenal lelah

Agar dapat ilmu yang bermanfaat.

49. Petang datang para tamu

Jauh dari seberang sana

Rajinlah engkau meraih ilmu

Sebagai bekal di hari tua.

50. Rusa lari ke padang datar

Harimau datang tuk mengejar

Jika ingin tambah pintar

Tentu kita harus belajar.

51. Tinggi badan amat semampai

Petani pergi mengambil talas

Rajin belajar pangkal pandai

Semangat terus jangan malas.

52. Menggali tanah mendapat emas

Emas terhimpit batu belah

Jadi anak jangan pemalas

Ayo rajin ke sekolah.

53. Pohon jati tumbuh berjajar

Pandai berpantun orang Banjar

Jika kita malas belajar

Cita-cita tak kan terkejar.

54. Pohon jati tumbuh berjajar

Daunnya untuk membungkus ikan

Jika engkau rajin belajar

Manfaatnya engkau yang rasakan.

55. Harum sekali mangga kweni

Sayang hanya untuk titipan

Belajar tekun di hari ini

Akan bahagia di masa depan.

56. Buah kelapa banyak minyaknya

Tokek suka menjilat ludahnya

Orang yang banyak ilmunya

Tentu dia mudah hidupnya.

57. Ayam hutan ayam bekisar

Banyak dijual di tengah pasar

Di waktu kecil malas belajar

Sengsara dia di waktu besar.

58. Hari panas badannya gerah

Tetap bekerja meskipun lelah

Masa depanmu akan cerah

Jika belajar rajin di sekolah.

59. Di puncak gunung ada perunggu

Saat dicari tak ketemu

Masa depan sedang menunggu

Anak berprestasi penuh ilmu.

60. Shalat subuh saat fajar

Setelah salat bunga disiram

Siapa yang malas belajar

Masa depannya akan suram.

61. Burung gelatik minum tajin

Mencari makan waktu siang

Anak cantik pastilah rajin

Jika belajar hatinya riang.

62. Kancil lari tidak terkejar

Rusa lari sambil berputar

Sekarang kita mulai belajar

Supaya jadi anak yang pintar.

63. Lebar-lebar daun talas

Untuk membungkus nasi ketan

Siapa yang belajarnya malas

Nanti mirip orang utan.

64. Kalau sedang makan talas

Di bawah pohon duduk anteng

Siapa yang ribut di kelas

Nanti pacarnya monyet ganteng.

65. Buah mangga buah kweni

Dimasak dengan buah sukun

Hebatnya anakku ini

Wajahnya cantik orangnya tekun.

66. Kalau hendak memetik sukun

Petik sukun berpohon rendah

Kalau belajar dengan tekun

Ilmu didapat dengan mudah.

67. Waktu magrib pergi ke surau

Sore ini ada khataman

Kalau belajar jangan bergurau

Jangan bercanda dengan teman.

68. Kalau tamu dari Belanda

Nanti ingin menangkap rusa

Kalau kamu banyak bercanda

Nanti bodoh sepanjang masa.

69. Jangan sombong jangan angkuh

Di dalam pagar ada kemumu

Belajar itu bersungguh-sungguh

Agar cepat masuknya ilmu.

70. Kalau kamu bertemu panda

Bulunya lebat bagaikan busa

Kalau kamu sering bercanda

Pelajaran tak ada yang bisa.

Pantun Nasehat Belajar 71-106

Pantun nasehat belajar umumnya pakai gaya bahasa ringan dan mudah dimengerti siswa atau anak-anak. Hal ini membantu dalam proses penyampaian pesan moral bahwa menuntut ilmu atau belajar merupakan hal yang menyenangkan.

Jika dipelajari di sekolah, akan membuat setiap siswa merasa proses belajar jadi lebih menarik dan tidak monoton.

Misalnya saja dalam proses memahami pantun, hal ini bisa melatih mereka para siswa untuk berpikir secara asosiatif. Ini proses berpikir dengan menghubungkan kata-kata dengan makna, sekaligus mampu melatih mereka bisa berpikir logis dan runut.

71. Siang hari enaknya santai

Tidur siang lupakan dunia

Jadilah siswa yang rajin dan pandai

Demi masa depan bangsa dan negara.

72. Awan tinggi berwarna putih

Bentuknya seperti kepala tupai

Setelah mengerti coba berlatih

Supaya kamu bertambah pandai.

73. Kura-kura mudah dikejar

Tak dapat ia cepat berlari

Ilmu didapat dengan belajar

Belajar harus sepenuh hati.

74. Jika kamu tidak pakai baju

Pasti malu dilihat tetangga

Jika kamu tidak punya ilmu

Seumur hidup akan sengsara.

75. Memang cantik kereta Kancil,

Menuju ke bandar waktu Subuh,

Tugas adik semasa kecil,

Mesti belajar bersungguh-sungguh.

76. Pokok betik di tepi pagar,

Pokok meranti di tepi bangsal,

Sekiranya adik malas belajar,

Dewasa nanti pasti menyesal.

77. Pergi ke kedai bersama Mak Lijah,

Hendak membeli baju baru,

Waktu adik di bilik darjah,

Tumpukan kepada ajaran guru.

78. Pasar malam riuh tempatnya,

Di situ tempatnya melelong jualan,

Adik perlu rajin bertanya,

Malu bertanya sesat jalan.

79. Burung pipit di atas dahan,

Turun makan di tepi penjuru,

Selepas adik mencapai kejayaan,

Jangan lupa jasa guru.

80. Pagi-pagi minum teh hangat,

Ditemani roti rasa coklat.

Belajar giat janganlah penat,

Kelak sukses hidupmu hebat.

81. Ke kebun memetik mangga,

Buahnya manis dimakan senja.

Jangan malas jangan lengah,

Ilmu berguna sepanjang usia.

82. Ke pasar beli durian,

Dapat bonus sekarung mangga.

Rajin belajar tekun berlatih,

Agar masa depan cerah bercahaya.

83. Bunga mawar merah merekah,

Harumnya semerbak di pagi hari.

Belajar sungguh jangan menyerah,

Kelak impian pasti kau raih.

84. Bunga mawar merah merekah,

Harumnya semerbak di pagi hari.

Belajar sungguh jangan menyerah,

Kelak impian pasti kau raih.

85. Naik perahu ke tengah laut,

Lihat ikan berenang cepat.

Belajar rajin jangan takut,

Ilmu bermanfaat sepanjang hayat.

86. Di kebun bertemu rusa,

Melihat awan langit membiru.

Setiap hari belajarlah giat,

Ilmu tak hilang dibawa waktu.

87. Sarapan pagi roti dan madu,

Minumnya teh hangat terasa.

Rajin belajar sejak dulu,

Agar nanti sukses di masa.

88. Burung merpati terbang tinggi,

Hinggap sebentar di pohon tua.

Belajar itu investasi diri,

Demi masa depan yang bahagia.

89. Ke sawah melihat padi,

Petani bekerja tak kenal lelah.

Ilmu bermanfaat sepanjang hari,

Jangan bosan untuk belajar.

90. Malam hari lihat bintang,

Cahayanya indah menerangi malam.

Belajar sungguh janganlah bimbang,

Kelak ilmu jadi pegangan.

Diungkap Asosiasi Periset Bahasa Sastra Indonesia dalam penelitian berjudul Pembelajaran Pantun Dan Dampaknya Dalam Pembentukan Karakter Siswa (2024) oleh Sahri Nova Yoga, bahwa melalui materi pembelajaran pantun termasuk pantun nasehat belajar, sekolah artinya berperan aktif ikut serta melestarikan salah satu bentuk sastra lisan dari budaya Indonesia.

91. Hati senang bikin ketupat,

Hendak di masak di hari lebaran.

Carilah ilmu sampai dapat,

Jangan sampai putus harapan.

92. Sawah lebar ditebar benih,

Ikan sepat berenang di rawa.

Berletih-letih belajar hari ini,

Agar bahagia di hari tua.

93. Jalan-jalan ke Tanjung Pinang,

Makan enak keripik kentang.

Sang pembelajar akan menang,

Bersinar terang di masa datang.

94. Pohon jati tumbuh berjajar,

Jalan setapak menuju pasar.

Lebih baik susah di waktu belajar,

Daripada susah di waktu besar.

95. Tali pancing tali senar,

Dapat ikan dari rawa.

Niat belajar haruslah benar,

Karena Allah seikhlas jiwa.

96. Malam bercahaya kunang-kunang,

Buah sukun buah pepaya.

Yang rajin akan menang,

Yang tekun akan berjaya.

97. Jalan-jalan naik kereta,

Naik ke atas pakai tangga.

Mari kita gapai cita-cita,

Bahagia dunia, masuk ke surga.

98. Ke pasar Minggu beli sepatu baru

Sekalian beli kapur barus

Dengarkanlah nasehat ibu dan bapak guru

Supaya nilai tugas selalu bagus

99. Main robot-robotan yang perkasa

Sambil memutar

Kalau ingin jadi juara

Giat belajar kuncinya

100. Ada anak cantik berkulit kuning langsat

Wajahnya berubah menjadi sebuah kenangan

Belajar tidak akan membuatmu tersesat

Justru akan mempermudah dalam melewati tantangan

101. Pergi ke empang untuk memancing

Pulangnya bawa ikan patin

Orang tua merasa senang

Jika anak menempuh pendidikan

102. Jalan-jalan ke pemancingan

Berangkatnya naik motor

Jangan melupakan pendidikan

Karena di situ ilmu pengetahuan bertambah

103. Beli buku di pasar Johar

Belinya nggak cuma satu

Kalau kamu ingin pintar

Rajin belajar selalu

104. Belajar di sekolah dengan guru fisika

Setelah selesai pulang kerumah

Sebelum pembelajaran dibuka

Mari kita ucapkan basmalah

105. Buah (ceri/pisang) buah pepaya

Dimakan hari Minggu

Selamat (pagi/siang) semua

Tetap semangat sambut hari baru

106. Laut warnanya biru

Kalau darah warnanya merah

Kita sambut hari baru

Dengan senyum merekah

Cara Memahamkan Pantun Nasehat pada Anak

Ada langkah-langkah khusus yang bisa membantu memahamkan pantun nasehat, seperti pantun nasehat belajar tersebut kepada anak-anak dengan lebih mudah dan praktis.

Dra. Wiji Astuti menerangkan dalam bukunya berjudul The Learning Cell Dalam Pembelajaran Menulis Pantun, bahwa pantun selalu selesai di satu bait dan tidak dilanjutkan pada bait selanjutnya.

Wali murid, orang tua, hingga pengajar bisa memanfaatkan gaya bahasa yang lucu dan mudah diingat oleh anak-anak. Kemudian, cobalah sampaikan makna dari pantun nasehat tersebut secara langsung dengan tetap sederhana.

Bila perlu, bisa gunakan contoh-contoh yang relevan dengan kehidupan atau kebiasaan sehari-hari anak tersebut. Selain itu, pastikan pantun yang dicontohkan menggunakan gaya bahasa yang terasa ringan didengar dan mudah dipahami oleh anak. 

1. Memilih pantun dengan bahasa sederhana

Memastikan bahwa kata-katanya tidak sulit dimengerti dan tidak bertele-tele. Pastikan intonasi yang digunakan saat menjelaskan bisa menarik perhatian mereka.

2. Menjelaskan maksud pantunnya

Setelah selesai membacakan pantun, jelaskan maksud dari pantun tersebut dengan yang bahasa anak-anak. Proses ini akan jauh lebih menyengkan jika dikaitkan dengan kebiasaan anak sehari-hari. 

3. Mengajak mereka untuk praktik membuat pantun

Mengajak anak berpartisipasi menulis atau membuat pantun nasehat sendiri akan membuatnya lebih antusias dan bisa belajar dari pengalaman.

4. Memberikan contoh pantun yang relevan dengan usia

Pastikan untuk memberikan contoh pantun nasehat yang sesuai dengan usia mereka. Misalnya tidak memberikan contoh pantun nasehat belajar anak SD (Sekolah Dasar) kepada anak-anak TK (Taman Kanak-Kanak).

5. Memanfaatkan komunikasi dengan pantun untuk hal positif

Memuji anak dengan pantun ketika mereka berhasil berbuat baik merupakan salah satu contohnya. Kemudian, memberikan nasehat bijak kepada anak ketika mereka sedang tidak bersemangat, juga membuat mereka tidak merasa dimarahi.

Pantun nasehat misalnya, bisa jadi media interaksi yang menyenangkan dengan anak-anak. Hal ini dapat memberikan manfaat kepada mereka, yakni berupa:

  • Mampu memotivasi mereka dengan cara yang positif.
  • Pesan moral bisa tersampaikan lewat pantun dengan mudah dan efektif.
  • Mampu meningkatkan daya ingat mereka lewat rima dalam pantun.
  • Membantunya berpikir kreatif dengan bahasa yang menarik.
  • Anak jadi lebih kaya kosa-katanya.
  • Terakhir, pantun juga membantu membangun karakter mereka dengan lebih efektif melalui nasehat.

FAQ

1. Apa itu pantun nasehat belajar?

Pantun berisi pesan moral tentang pentingnya menuntut ilmu.

2. Siapa yang cocok memakai pantun ini?

Pelajar, pengajar, serta orang tua.

3. Apa manfaat pantun nasehat belajar?

Memberi motivasi, melatih daya ingat, serta menanamkan karakter positif.

4. Mengapa pantun efektif untuk memberi dorongan belajar?

Rima dan iramanya membuat pesan lebih mudah diterima.

5. Kapan pantun nasehat belajar biasanya dipakai?

Saat memberi motivasi, kegiatan belajar, atau penyampaian pesan moral.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |