Liputan6.com, Jakarta Pernahkah kamu merasa terganggu saat menyetir di malam hari atau saat hujan deras karena pandangan terasa buram? Padahal, wiper sudah bergerak maksimal, tapi kaca depan tetap terlihat kusam dan seperti ada lapisan kabut yang menempel. Jangan anggap remeh, kondisi ini biasanya disebabkan oleh water spot atau jamur kaca yang sudah menumpuk lama.
Menurut Diamond Fusion International, sisa air hujan yang mengering dan tidak langsung dilap akan meninggalkan deposit mineral, yang lama-kelamaan menjadi kerak membandel.
Masalah ini bukan hanya soal estetika mobil yang jadi terlihat kurang terawat, tapi yang paling penting adalah soal keselamatan. Jamur pada kaca mobil bisa membiaskan cahaya lampu dari kendaraan lawan arah, menyebabkan efek silau (glare) yang sangat berbahaya bagi pengemudi.
Banyak pemilik mobil yang buru-buru ke salon mobil dan mengeluarkan biaya mahal, padahal ada banyak cara rumahan yang bisa dicoba terlebih dahulu dengan hasil yang tak kalah kinclong. Yuk, simak langkah-langkahnya yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Minggui (23/11/2025).
1. Pengering Rambut (Hair Dryer)
Mungkin terdengar aneh, tapi alat ini efektif untuk noda air yang sifatnya masih berupa embun terjebak atau sisa kelembapan yang memicu jamur di sela-sela seal kaca. Pengering rambut lebih berfungsi sebagai pencegahan dan penghilang noda lembap (kondensasi) yang sering dikira jamur permanen.
Langkah Pengaplikasian:
- Nyalakan pengering rambut dengan setelan panas sedang (medium heat).
- Arahkan ke bagian kaca yang terlihat berembun atau memiliki noda air basah yang sulit kering.
- Jaga jarak sekitar 15-20 cm agar kaca tidak terlalu panas (overheat).
- Gerakkan secara perlahan hingga embun atau sisa air benar-benar hilang, lalu lap segera dengan kain microfiber kering.
2. Cuka Apel
Cuka apel memiliki sifat asam yang sangat baik untuk merontokkan deposit mineral (kerak kalsium) yang menjadi penyebab utama water spot. Ini adalah salah satu tips menghilangkan noda air dan jamur di kaca mobil yang paling populer di kalangan pecinta otomotif DIY.
Langkah Pengaplikasian:
- Campurkan cuka apel dan air bersih dengan perbandingan 1:1 ke dalam botol semprot.
- Semprotkan larutan tersebut ke bagian kaca yang berjamur.
- Diamkan selama 1-2 menit agar asamnya bereaksi dengan jamur, tapi jangan sampai mengering sendiri.
- Gosok perlahan menggunakan kain lembut, lalu bilas dengan air bersih dan keringkan segera.
3. Pasta Gigi
Siapa sangka odol atau pasta gigi yang biasa kita pakai mandi bisa jadi penyelamat kaca mobil? Pasta gigi mengandung butiran abrasive halus yang bisa mengikis lapisan jamur tanpa merusak struktur kaca, asalkan dilakukan dengan benar.
Langkah Pengaplikasian:
- Pastikan kaca dalam keadaan bersih dari debu pasir (cuci dulu dan keringkan).
- Oleskan pasta gigi (sebaiknya yang berwarna putih polos, bukan gel) ke kain microfiber atau spons.
- Gosokkan ke kaca dengan gerakan memutar dan sedikit tekanan pada area yang berjamur.
- Biarkan mengering sedikit, lalu bilas dengan air hingga tidak ada residu putih yang tertinggal.
4. Alkohol
Alkohol (Isopropil alkohol) dengan kadar 70% sangat ampuh untuk membersihkan noda minyak, sisa stiker, dan juga jamur ringan yang menempel pada permukaan kaca. Sifatnya yang cepat menguap juga membuat kaca cepat kering tanpa noda.
Langkah Pengaplikasian:
- Tuangkan alkohol secukupnya pada kain bersih atau kapas.
- Gosokkan pada noda jamur dengan gerakan satu arah (jangan memutar agar tidak menyebar).
- Lakukan berulang kali hingga kaca terasa kesat dan bening.
- Karena alkohol cepat menguap, kamu tidak perlu membilasnya dengan air, cukup lap dengan kain kering.
5. Pemutih Pakaian
Bahan ini cukup keras dan powerful. Pemutih pakaian efektif membunuh spora jamur hingga ke akarnya. Namun, kamu harus ekstra hati-hati saat menerapkan tips menghilangkan noda air dan jamur di kaca mobil menggunakan pemutih agar tidak mengenai karet jendela atau cat mobil.
Langkah Pengaplikasian:
- Gunakan sarung tangan karet dan masker.
- Larutkan sedikit pemutih dengan air (rasio 1 bagian pemutih : 5 bagian air).
- Celupkan kain lap ke dalam larutan, peras hingga lembap (jangan basah kuyup menetes).
- Gosokkan pada kaca, hindari tetesan mengenai body mobil.
- Bilas segera dengan air mengalir yang banyak untuk menetralkan bahan kimianya.
6. Soda Kue (Baking Soda)
Soda kue adalah bahan pembersih serbaguna. Sifatnya yang sedikit abrasif namun aman mampu mengangkat noda oksidasi dan jamur pada kaca mobil.
Langkah Pengaplikasian:
- Campurkan soda kue dengan sedikit air dalam mangkuk kecil hingga membentuk pasta kental.
- Oleskan pasta tersebut ke area kaca yang bermasalah.
- Gosok menggunakan spons cuci piring (bagian yang lembut/kuning) atau kain tebal.
- Bilas dengan air hingga bersih. Jika masih ada noda, ulangi prosesnya sekali lagi.
7. Perasan Lemon
Sama seperti cuka apel, lemon mengandung asam sitrat (citric acid) yang merupakan musuh alami dari noda kapur dan jamur kaca. Aromanya pun jauh lebih segar dibandingkan cuka.
Langkah Pengaplikasian:
- Potong buah lemon segar menjadi dua bagian.
- Gosokkan potongan lemon tersebut secara langsung ke kaca mobil sambil sedikit diperas agar airnya keluar.
- Pastikan air lemon merata menutupi area jamur.
- Diamkan sebentar, lalu lap dengan kain basah dan akhiri dengan kain kering bersih.
8. Sampo Bayi
Jika kamu khawatir bahan kimia keras merusak lapisan pelindung kaca, sampo bayi adalah pilihan paling aman. Formulanya yang pH balanced dan lembut bisa mengangkat kotoran ringan tanpa risiko iritasi pada tangan atau kerusakan karet mobil.
Langkah Pengaplikasian:
- Larutkan sampo bayi ke dalam ember berisi air, buat busa secukupnya.
- Celupkan spons atau kain microfiber.
- Gosok kaca mobil seperti mencuci biasa, namun beri tekanan lebih pada area noda air.
- Bilas hingga tidak ada busa tersisa dan keringkan segera. Ini sangat cocok untuk perawatan rutin mingguan.
9. Air Tembakau
Ini adalah tips legendaris atau "kearifan lokal" yang sering dipakai supir angkutan umum zaman dulu. Kandungan nikotin dan enzim pada tembakau dipercaya ampuh mengikis jamur kaca. Meski terdengar kuno, tips menghilangkan noda air dan jamur di kaca mobil ini terbukti efektif bagi banyak orang.
Langkah Pengaplikasian:
- Rendam tembakau (bisa dari tembakau linting atau tembakau rokok) ke dalam air bersih selama 15-30 menit hingga air berubah warna kecokelatan.
- Saring airnya agar ampas tembakau tidak mengotori mobil.
- Celupkan lap ke air rendaman tembakau, lalu gosokkan ke kaca mobil.
- Bilas dengan air bersih dan keringkan. Kaca biasanya akan terlihat sangat bening setelahnya.
10. Produk Pembersih Kaca Khusus (Glass Scrub)
Jika bahan-bahan rumahan dirasa kurang mempan untuk jamur yang sudah menahun (kerak tebal), maka solusi terakhir adalah menggunakan produk pabrikan khusus atau Glass Scrub/Water Spot Remover. Produk ini diformulasikan khusus dengan bahan kimia yang tepat sasaran.
Langkah Pengaplikasian:
- Beli produk pembersih jamur kaca (Glass Scrub) di toko perlengkapan otomotif.
- Pastikan kaca dalam kondisi dingin (jangan lakukan di bawah terik matahari langsung).
- Tuang cairan/krim ke spons aplikator.
- Gosok per bagian kecil (misal 30x30 cm) hingga produk terlihat bekerja mengangkat noda.
- Lap residu produk dengan kain bersih sebelum mengering.
Penyebab dan Tanda-tanda Noda Air dan Jamur di Kaca Mobil
Noda air dan jamur pada kaca mobil umumnya disebabkan oleh sisa air hujan yang dibiarkan mengering di bawah sinar matahari. Air hujan yang tidak segera dilap ini akan meninggalkan residu mineral, yang kemudian menjadi tempat ideal bagi pertumbuhan jamur dan membuat kaca terlihat kusam.
Selain faktor alam, kebiasaan mencuci mobil yang kurang tepat juga turut berkontribusi. Pengeringan yang tidak sempurna serta penggunaan air dengan kadar kapur atau mineral tinggi (air sadah) dapat meninggalkan kerak putih membandel yang memicu munculnya jamur di permukaan kaca.
Tanda awal kaca berjamur yang paling mudah dikenali adalah munculnya bercak-bercak putih, terutama di bagian pinggir atau sudut kaca. Area ini sangat rentan ditumbuhi jamur karena air sering mengendap dan mengering di sana tanpa disadari.
Selain bercak fisik, kaca yang berjamur akan terlihat buram seolah terlapisi kabut yang mengganggu pandangan meski sudah dibersihkan. Jika disentuh dalam kondisi basah, permukaannya pun akan terasa lebih licin dibandingkan kaca yang bersih, menandakan adanya lapisan jamur yang menempel.
QNA
Q: Apa penyebab utama munculnya jamur di kaca mobil?
A: Penyebab utamanya adalah sisa air (baik air hujan maupun air cuci mobil) yang tidak segera dikeringkan. Tetesan air tersebut menguap karena panas matahari dan meninggalkan deposit mineral yang mengeras menjadi kerak/jamur.
Q: Apakah jamur kaca bisa hilang hanya dengan menyalakan wiper?
A: Tidak bisa. Wiper dan air washer hanya efektif untuk debu atau kotoran basah. Jamur kaca adalah kerak keras yang menempel kuat, sehingga butuh digosok menggunakan bahan khusus (seperti cuka, pasta gigi, atau glass scrub) agar rontok.
Q: Mengapa kaca berjamur sangat berbahaya saat mengemudi di malam hari?
A: Jamur membuat permukaan kaca menjadi tidak rata. Saat terkena sorot lampu kendaraan dari lawan arah, cahaya akan pecah dan membias, menyebabkan efek silau (glare) yang parah dan membuat pandangan pengemudi menjadi buram.
Q: Bolehkah menggunakan cairan pembersih jamur bodi mobil untuk kaca?
A: Sebaiknya hindari. Cairan khusus bodi biasanya mengandung silikon atau minyak yang jika terkena kaca malah akan membuat efek kabut (smear) saat wiper menyapu, sehingga kaca justru makin buram saat hujan.
Q: Bagaimana cara termudah mencegah jamur kaca datang kembali?
A: Kuncinya adalah disiplin mengeringkan mobil. Setiap kali mobil terkena hujan atau setelah dicuci, segera lap hingga benar-benar kering menggunakan kain microfiber. Jangan biarkan air mengering sendiri terkena angin atau matahari.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)