10 Stasiun Tertua di Indonesia, Saksi Bisu Sejarah Perkeretaapian Sejak 1867

3 hours ago 1

Liputan6.com, Jakarta - Menjelajahi jejak sejarah perkeretaapian di tanah air membawa kita pada deretan stasiun tertua di Indonesia yang masih berdiri kokoh hingga kini. Sejak dimulainya pembangunan jalur kereta api pertama oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS) pada tahun 1864, stasiun-stasiun ini tidak hanya menjadi saksi bisu perkembangan transportasi, tetapi juga urat nadi perekonomian yang menghubungkan berbagai wilayah strategis di Jawa. Keberadaan stasiun tertua di Indonesia ini menjadi bukti nyata bagaimana teknologi transportasi massal telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat sejak masa kolonial Belanda, melintasi berbagai era hingga zaman modern saat ini.

Keunikan dari stasiun tertua di Indonesia terletak pada arsitekturnya yang klasik dan nilai historis yang melekat pada setiap dinding bangunannya. Banyak dari stasiun ini yang masih mempertahankan gaya bangunan asli, mulai dari ornamen art deco hingga struktur kayu jati yang kuat, memberikan nuansa nostalgia bagi setiap penumpang yang singgah.

Mengutip dari Instagram resmi @ditjenkn, "Stasiun-stasiun tersebut sudah ada jauh sebelum Indonesia merdeka dan masih melayani perjalanan masyarakat hingga sekarang, Bisa dibilang, mereka termasuk 'veteran' yang masih aktif bertugas". Berikut Liputan6.com mengulas stasiun tertua di Indonesia berdasarkan tahun berdirinya.

1. Stasiun Tanggung (1867)

Stasiun Tanggung terletak di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Dibangun pada tahun 1867, stasiun ini dikenal secara luas sebagai stasiun tertua di Indonesia yang masih beroperasi hingga saat ini. Stasiun ini memiliki gaya arsitektur yang sangat unik dengan atap pelana yang mencerminkan gaya Chalet atau rumah kayu khas pegunungan Swiss, berbeda dengan stasiun besar lainnya yang bergaya Art Deco.

Pada tanggal 10 Agustus 1867, stasiun ini menjadi titik akhir dari perjalanan kereta api pertama di Indonesia yang berangkat dari Semarang. Hingga kini, Stasiun Tanggung masih berdiri kokoh di tengah area persawahan yang asri dan tetap melayani persilangan kereta api, menjadikannya monumen hidup yang sangat berharga.

2. Stasiun Alastua (1867)

Stasiun Alastua terletak di Kota Semarang, Jawa Tengah. Berdiri sejak tahun 1867, stasiun ini menjadi bagian tak terpisahkan dari jalur kereta api pertama di Indonesia dan hingga kini masih digunakan dalam operasional perjalanan kereta api. Stasiun ini sering dijuluki "Stasiun Pulau" karena posisinya yang unik berada di tengah-tengah jalur rel, diapit oleh rel kereta dari kedua sisi.

Sebagai salah satu stasiun tertua di Indonesia, Alastua menjadi pintu gerbang bagi kereta yang datang dari arah timur menuju Semarang. Meski telah mengalami beberapa renovasi untuk mendukung teknologi persinyalan modern, nuansa kolonialnya masih sangat terasa, menjadikannya spot favorit bagi para pecinta kereta api (railfans).

3. Stasiun Brumbung (1867)

Stasiun Brumbung terletak di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, yang dibangun pada tahun 1867. Stasiun ini masih mempertahankan sebagian karakter bangunan lamanya dan menjadi salah satu saksi awal berkembangnya transportasi kereta api di Indonesia. Lokasinya sangat strategis karena menjadi titik percabangan jalur rel menuju Surabaya (via Gambringan) dan menuju Solo/Yogyakarta.

Kesibukan di stasiun ini tidak pernah surut sejak abad ke-19. Sebagai bagian dari jaringan stasiun tertua di Indonesia, Stasiun Brumbung membuktikan bahwa infrastruktur lawas mampu beradaptasi dengan tingginya frekuensi perjalanan kereta api modern, melayani ribuan penumpang dan tonase barang setiap tahunnya.

4. Stasiun Semarang Tawang (1868)

Stasiun Semarang Tawang Bank Jateng (nama resminya saat ini) adalah salah satu stasiun terbesar dan termegah yang dimiliki oleh Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS). Meskipun gedung yang kita lihat sekarang diresmikan pada tahun 1914, sejarah stasiun ini bermula sejak jalur NIS beroperasi penuh pada tahun 1868.

Terletak di kawasan Kota Lama Semarang, stasiun ini tidak hanya berfungsi sebagai simpul transportasi utama di jalur utara Jawa, tetapi juga sebagai landmark kota. Keunikan stasiun ini adalah alunan lagu "Gambang Semarang" yang menyambut kedatangan kereta, sebuah tradisi yang memperkuat identitas lokalnya. Sebagai salah satu stasiun tertua di Indonesia, Tawang memiliki nilai estetika tinggi dan sering menjadi lokasi syuting serta tujuan wisata sejarah.

5. Stasiun Lempuyangan (1872)

Bergeser ke Yogyakarta, kita menemukan Stasiun Lempuyangan yang mulai beroperasi pada 2 Maret 1872. Stasiun ini merupakan stasiun pertama yang dibangun di Yogyakarta, lebih tua dibandingkan Stasiun Tugu yang populer. Awalnya dibangun untuk mengangkut hasil bumi seperti gula dari pabrik-pabrik di sekitar Yogyakarta menuju pelabuhan di Semarang.

Kini, Lempuyangan dikenal sebagai stasiun yang melayani kereta api kelas ekonomi dan lokal, menjadi favorit bagi backpacker dan pelancong hemat. Eksistensinya sebagai stasiun tertua di Indonesia di wilayah Yogyakarta menunjukkan peran vitalnya dalam mendukung mobilitas masyarakat dari berbagai lapisan ekonomi selama ratusan tahun.

6. Stasiun Kedungjati (1873)

Stasiun yang terletak di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah ini telah melayani perjalanan kereta api sejak masa kolonial, tepatnya diresmikan pada tahun 1873. Pada masanya, stasiun ini berperan penting menghubungkan jalur perdagangan dan mobilitas masyarakat di Jawa Tengah, khususnya sebagai titik simpang menuju Ambarawa dan benteng militer Willem I.

Arsitektur Stasiun Kedungjati sangat mirip dengan Stasiun Willem I (Ambarawa) karena dibangun pada era yang sama dengan konstruksi kayu dan baja yang megah. Statusnya sebagai cagar budaya dan bagian dari stasiun tertua di Indonesia menjadikannya destinasi wajib bagi mereka yang ingin melihat kemegahan konstruksi perkeretaapian masa lampau yang masih utuh.

7. Stasiun Ambarawa (1873)

Stasiun Ambarawa, atau yang dulunya dikenal sebagai Stasiun Willem I, dibangun pada tahun 1873. Berbeda dengan stasiun lain dalam daftar ini yang masih melayani perjalanan reguler, Stasiun Ambarawa kini telah beralih fungsi menjadi Museum Kereta Api Ambarawa. Meskipun demikian, stasiun ini adalah salah satu stasiun tertua di Indonesia yang paling terawat.

Di sini, pengunjung bisa melihat koleksi lokomotif uap kuno dan bahkan menaiki kereta wisata dengan rute Ambarawa-Tuntang yang menyuguhkan pemandangan Rawa Pening yang memukau. Transformasi ini membuktikan bahwa nilai sejarah stasiun tua dapat dihidupkan kembali sebagai sarana edukasi dan rekreasi yang berharga.

8. Stasiun Solo Balapan (1873)

Stasiun yang terletak di Kota Surakarta, Jawa Tengah ini telah melayani perjalanan masyarakat selama lebih dari satu setengah abad. Berdiri sejak tahun 1873 (beberapa sumber menyebut operasional penuh jaringannya), Stasiun Solo Balapan hingga kini menjadi salah satu simpul transportasi penting di Kota Surakarta. Nama "Balapan" sendiri diambil dari sejarah lahan stasiun yang dulunya merupakan alun-alun tempat pacuan kuda (balapan) milik Mangkunegaran.

Stasiun ini tidak hanya terkenal karena lagunya Didi Kempot, tetapi juga karena peran vitalnya menghubungkan jalur selatan dan utara Jawa. Sebagai salah satu stasiun tertua di Indonesia, Solo Balapan terus berbenah dengan fasilitas modern seperti skybridge yang terhubung ke terminal bus, tanpa meninggalkan sentuhan arsitektur kolonialnya.

9. Stasiun Pasar Senen (1887)

Di Jakarta, Stasiun Pasar Senen yang dibuka pada tahun 1887 menjadi salah satu stasiun tertua di Indonesia yang paling sibuk hingga detik ini. Stasiun ini dibangun seiring dengan perkembangan jalur kereta api Batavia-Bekasi. Pasar Senen sejak dulu dikenal sebagai stasiun rakyat, melayani pedagang dan masyarakat umum, berbeda dengan Stasiun Gambir (Weltevreden) yang lebih melayani kaum elit Eropa pada masanya. Hingga kini, ciri khas tersebut masih melekat, di mana Pasar Senen menjadi pusat keberangkatan kereta api jarak jauh kelas ekonomi dan bisnis bagi warga Jakarta yang hendak mudik atau bepergian ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

10. Stasiun Cikampek (1894)

Stasiun Cikampek di Karawang, Jawa Barat, yang dibangun pada tahun 1894, memegang peranan kunci dalam jaringan kereta api di Jawa Barat. Stasiun ini menjadi titik percabangan strategis di mana jalur rel terpecah menjadi dua: satu menuju arah Bandung dan satu lagi menuju Cirebon hingga ke Jawa Tengah/Timur.

Dahulu, stasiun ini sangat vital untuk pengangkutan hasil perkebunan dari Priangan. Sebagai penutup daftar stasiun tertua di Indonesia ini, Stasiun Cikampek tetap menjadi salah satu stasiun tersibuk yang mengatur lalu lintas kereta api padat dari dan menuju ibukota, membuktikan kehandalan rancangan jaringan rel masa lalu.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Stasiun Tertua di Indonesia

Apa stasiun kereta api paling tua di Indonesia yang masih beroperasi?

Stasiun Tanggung di Grobogan, Jawa Tengah, adalah stasiun tertua yang masih beroperasi. Dibangun pada tahun 1867 oleh NIS, stasiun ini menjadi saksi sejarah perjalanan kereta api pertama di Indonesia.

Mengapa banyak stasiun tertua di Indonesia berada di Jawa Tengah?

Pembangunan jalur kereta api pertama di Indonesia dimulai di Semarang, Jawa Tengah, oleh pemerintah kolonial Belanda (NIS) untuk keperluan pengangkutan hasil bumi, sehingga stasiun-stasiun tertua seperti Tanggung, Alastua, dan Semarang Tawang terkonsentrasi di wilayah ini.

Apakah Stasiun Ambarawa masih melayani kereta penumpang reguler?

Tidak, Stasiun Ambarawa kini telah dialihfungsikan menjadi museum (Museum Kereta Api Ambarawa) dan hanya melayani perjalanan kereta wisata dengan lokomotif uap atau diesel kuno untuk tujuan pariwisata.

Apa keunikan arsitektur Stasiun Kedungjati?

Stasiun Kedungjati memiliki arsitektur yang mirip dengan Stasiun Ambarawa (Willem I), menggunakan struktur atap baja yang megah dan tidak memiliki tiang penyangga di tengah peron (hall), sebuah desain yang sangat maju pada tahun 1873.

Kapan Stasiun Pasar Senen mulai beroperasi?

Stasiun Pasar Senen mulai beroperasi pada tahun 1887 seiring dengan pembukaan jalur kereta api yang menghubungkan Batavia (Jakarta) dengan Bekasi, dan sejak awal difungsikan untuk melayani logistik pasar dan penumpang umum.

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |