Liputan6.com, Jakarta Rumah subsidi pemerintah di Indonesia umumnya dikenal sebagai hunian satu lantai dengan luas terbatas, seperti tipe 36 di atas lahan 60-72 m². Namun, kebutuhan akan ruang yang lebih besar seringkali mendorong pemilik untuk mencari solusi pengembangan. Konsep model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi menjadi jawaban, meskipun ini lebih sering dicapai melalui renovasi atau pengembangan dari unit satu lantai yang sudah ada, bukan pembangunan awal oleh pengembang.
Renovasi ini memungkinkan penghuni untuk memaksimalkan fungsi hunian di lahan yang terbatas. Dengan perencanaan yang matang, rumah subsidi bisa disulap menjadi hunian vertikal yang modern dan efisien, mengakomodasi kebutuhan keluarga yang terus berkembang. Namun perlu diperhatikan, proses ini memerlukan pemahaman mendalam tentang aturan dan ketentuan yang berlaku.
Kini, desain rumah subsidi tidak lagi monoton; banyak pengembang mulai menawarkan model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi dengan tampilan modern dan penataan ruang yang cerdas. Rumah dua lantai memungkinkan kamu memisahkan area publik di lantai bawah dan area privat di lantai atas, menciptakan privasi yang lebih baik. Berikut inspirasi model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi dirangkum Lipuan6.com, Minggu (23/11/2025).
1. Model Minimalis Vertikal dengan Pencahayaan Alami
Desain ini mengedepankan garis-garis tegas dan bentuk geometris sederhana yang memaksimalkan ketinggian. Pemanfaatan jendela besar di lantai dua menjadi kunci utama, memungkinkan cahaya matahari masuk optimal ke dalam hunian. Rumah ini terlihat modern dan jauh dari kesan sempit, sangat cocok untuk gaya hidup masyarakat urban.
Pencahayaan alami membantu mengurangi penggunaan listrik di siang hari, secara tidak langsung juga menghemat pengeluaran bulananmu. Susunan ruangnya sangat fungsional, lantai satu umumnya difokuskan untuk ruang tamu, dapur, dan kamar mandi, sementara lantai dua berisi kamar tidur utama dan area komunal.
Kelebihan utama desain ini terletak pada tampilannya yang tak lekang oleh waktu dan biaya perawatannya yang relatif mudah. Fasad rumah biasanya menggunakan kombinasi warna netral, seperti putih, abu-abu, atau aksen kayu sederhana yang memberikan kesan hangat. Model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi ini membuktikan bahwa estetika dan fungsi dapat berjalan beriringan meski luas tanah terbatas.
2. Model Split Level Semi-Dua Lantai
Konsep split level menghadirkan ketinggian lantai yang berbeda, seringkali hanya setengah lantai, menciptakan ilusi ruang yang lebih luas dan dinamis. Desain ini efektif dalam menyiasati lahan sempit dengan pembagian ruang yang jelas tanpa harus membangun dua lantai penuh.
Perbedaan ketinggian ini sangat membantu dalam memisahkan fungsi ruang tanpa menggunakan sekat dinding, sehingga sirkulasi udara dan pandangan mata menjadi lebih lapang. Misalnya, ruang makan sedikit lebih tinggi dari ruang tamu, memberikan definisi area yang berbeda namun tetap terhubung secara visual.
Model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi dengan konsep split level ini sangat direkomendasikan karena memberikan fleksibilitas penataan interior yang tinggi. Area di bawah split level bisa dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan tersembunyi, gudang kecil, atau bahkan ruang laundry yang rapi. Desain ini memaksimalkan setiap kubikasi ruang yang tersedia, bukan hanya luasan lantainya.
3. Model Fungsional dengan Rooftop Mini
Meskipun lahan sangat terbatas, atap datar yang difungsikan sebagai rooftop mini adalah jawaban untuk mendapatkan ruang terbuka ekstra. Area ini bisa dimanfaatkan sebagai tempat menjemur, kebun vertikal, atau area santai di sore hari untuk menikmati pemandangan sekitar. Menambah ruang vertikal adalah cara paling efisien dalam desain rumah subsidi.
Pemanfaatan atap ini sangat meningkatkan aspek multifungsi hunian, karena kamu mendapatkan area rekreasi tanpa mengurangi luas bangunan utama. Model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi ini menawarkan spot pribadi di rumah mungilmu yang bisa kamu ubah sesuai kebutuhan. Pastikan struktur bangunan mendukung untuk menahan beban tambahan di area atap.
Untuk menciptakan kesan khas Indonesia, rooftop bisa dilengkapi dengan kursi bambu sederhana atau tanaman tropis yang mudah dirawat. Kamu bisa memanfaatkan area ini untuk mengadakan acara barbeku kecil bersama keluarga atau sekadar menikmati kopi pagi. Desain ini membuktikan bahwa rumah subsidi tetap bisa memiliki fasilitas mewah layaknya rumah dengan lahan yang besar.
4. Model Kontemporer dengan Aksen Kayu
Desain kontemporer dicirikan oleh tampilan yang bersih, modern, namun tetap hangat dengan penggunaan material alami seperti kayu pada fasadnya. Aksen kayu dapat diaplikasikan pada bingkai jendela, list atap, atau sebagai aksen dinding di lantai dua. Penggunaan material lokal seperti kayu meranti atau kamper dapat menjaga anggaran tetap efisien.
Aspek multifungsi terlihat dari penataan interior yang terbuka (open plan) di lantai satu, yang memungkinkan satu ruangan berfungsi ganda, misalnya sebagai ruang tamu sekaligus ruang keluarga. Di lantai dua, kamar tidur dirancang ringkas dengan built-in furniture untuk menghemat tempat. Kamu akan mendapatkan rumah dengan tampilan mahal namun tetap sesuai dengan budget subsidi.
5. Model Compact dengan Garasi Semi-Terbuka
Lahan rumah subsidi seringkali hanya menyisakan sedikit ruang untuk garasi atau carport, sehingga desain ini mengintegrasikan area parkir dengan fasad rumah secara semi-terbuka. Area ini tidak hanya untuk kendaraan, tetapi bisa difungsikan sebagai teras tambahan untuk menerima tamu santai. Fleksibilitas area depan sangat penting untuk rumah dengan lahan sempit.
Garasi semi-terbuka biasanya hanya berupa atap sederhana tanpa dinding masif, yang menciptakan kesan rumah lebih terbuka dan luas dari luar. Model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi ini fokus pada efisiensi lahan depan, memastikan mobilmu terlindungi tanpa memakan banyak ruang yang bisa digunakan untuk fungsi lain. Kamu bisa menambahkan tanaman gantung untuk mempercantik area carport ini.
Di lantai dua, balkon kecil bisa ditambahkan untuk menambah view ke luar dan sebagai sumber ventilasi silang yang baik. Balai kecil ini dapat menjadi area relaksasi pribadimu, apalagi jika dilengkapi dengan pagar minimalis yang senada dengan desain fasad. Perpaduan ini menciptakan rumah yang efisien di lahan sempit dan tetap memprioritaskan sirkulasi udara yang sehat.
6. Model Tropis dengan Ventilasi Silang
Mengadaptasi iklim Indonesia, desain tropis mengutamakan sirkulasi udara yang lancar dan perlindungan dari panas matahari yang berlebihan. Hal ini dicapai dengan penggunaan jendela jalusi, ventilasi di atas pintu, dan bukaan silang di kedua lantai. Model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi ini sangat memperhatikan kenyamanan termal penghuninya.
Ventilasi silang memastikan udara panas di dalam rumah cepat berganti dengan udara segar dari luar, mengurangi kelembaban dan potensi tumbuhnya jamur. Rumahmu akan terasa sejuk alami tanpa harus bergantung pada pendingin ruangan yang boros energi. Desain tropis juga sering menggunakan atap miring yang lebar untuk melindungi dinding dari tampias hujan.
Kelebihan multifungsi desain ini adalah adanya area void di tengah rumah yang berfungsi sebagai jalur sirkulasi udara vertikal sekaligus sumber cahaya alami. Area void ini juga dapat dimanfaatkan sebagai area display untuk koleksi pribadimu atau taman kering kecil. Rumah subsidi ini membuktikan bahwa hunian sehat dengan lingkungan nyaman adalah prioritas utama.
7. Model Skandinavia Minimalis
Gaya Skandinavia terkenal dengan prinsip less is more, menonjolkan fungsi, kepraktisan, dan estetika yang bersih. Penggunaan warna didominasi oleh putih, abu-abu muda, dan aksen kayu terang, menciptakan ilusi ruang yang lebih besar dan terang. Model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi ini memberikan sentuhan modern yang disukai banyak orang.
Karakteristik desain ini sangat cocok untuk lahan sempit karena mengurangi penggunaan sekat yang tidak perlu dan mengandalkan furniture built-in. Setiap perabotan dirancang memiliki fungsi ganda, misalnya tangga dengan laci penyimpanan atau tempat tidur yang menyatu dengan meja belajar. Semua bertujuan agar rumah mungilmu tetap terasa rapi dan tidak berantakan.
Di lantai dua, kamu bisa menerapkan konsep mezzanine untuk area kerja atau perpustakaan kecil, yang tetap terhubung dengan ruang di bawahnya. Desain ini memaksimalkan fungsi vertikal dan horizontal secara seimbang, memberikan banyak manfaat dalam keterbatasan ruang. Rumah ini akan menjadi kanvas sempurna untuk kreativitas penataan interiormu.
8. Model Industrial Look dengan Bata Ekspos
Desain industrial menampilkan material mentah seperti bata merah tanpa plester (ekspos), baja ringan, dan finishing semen yang memberikan kesan edgy dan modern. Fasad rumah biasanya didominasi oleh warna-warna gelap dan material bertekstur kasar yang mencolok. Tampilan ini memberikan karakter yang kuat pada model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi.
Penggunaan material ekspos ini seringkali lebih hemat biaya karena mengurangi tahapan finishing dinding, sangat relevan dengan budget rumah subsidi. Bata ekspos di lantai satu dapat dipadukan dengan finishing semen abu-abu di lantai dua, menciptakan kontras yang menarik. Kamu bisa menunjukkan sisi unik dan berani dalam desain hunianmu.
Aspek multifungsinya terlihat dari tata letak yang fleksibel dan penggunaan pintu geser kaca (sliding door) untuk menghubungkan ruang dalam dengan teras. Pintu geser ini sangat menghemat ruang gerak dibandingkan pintu konvensional. Desain ini membuktikan bahwa rumah mungil pun bisa tampil berbeda dan penuh gaya.
9. Model Lahan Menyempit dengan Open Plan
Khusus untuk rumah subsidi dengan lebar muka yang sangat terbatas, desain open plan (tanpa sekat) di lantai dasar adalah solusi mutlak. Dinding hanya digunakan untuk kamar mandi, sementara ruang tamu, ruang makan, dan dapur menyatu menjadi satu area besar. Model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi ini membuat ruangan terasa sangat lega.
Konsep open plan ini memaksimalkan setiap meter persegi yang kamu miliki, menghilangkan ruang mati akibat koridor atau sekat yang tidak perlu. Meskipun semua fungsi berada dalam satu area, kamu bisa menggunakan perbedaan jenis lantai atau karpet untuk membagi zona secara visual. Kamu akan kagum melihat seberapa lapang rumah subsidi di lahan sempit ini.
Di lantai dua, kamar tidur dapat dibuat menjadi dua kamar kecil yang dilengkapi jendela besar untuk ventilasi yang baik. Fokus utama desain ini adalah menciptakan keterbukaan dan aliran udara yang lancar, yang sangat vital bagi kesehatan penghuni. Rumah ini sangat cocok untuk kamu yang mendambakan rumah kecil yang tetap terasa hidup.
10. Model Smart Home dengan Area Kerja Terintegrasi
Di era digital, model rumah subsidi 2 lantai yang multifungsi juga harus mengintegrasikan kebutuhan akan area kerja (work from home). Desain ini menyediakan sudut khusus untuk meja kerja yang menyatu dengan built-in furniture di lantai atas atau di bawah tangga. Area ini terpisah dari kamar tidur, menciptakan batas yang jelas antara istirahat dan bekerja.
Aspek smart home dapat diterapkan dengan instalasi listrik terpusat yang mendukung sistem keamanan digital dan penghematan energi. Meskipun rumah subsidi, kamu bisa menerapkan teknologi sederhana seperti sensor lampu otomatis atau smart plug untuk mengatur perangkat elektronikmu. Rumah ini terasa modern dan mendukung produktivitasmu sehari-hari.
Kelebihan utama desain ini adalah optimalisasi setiap sudut ruang sebagai area fungsional, termasuk koridor lantai dua yang bisa menjadi perpustakaan mini. Desain ini memberikan solusi menyeluruh bagi kamu yang memiliki mobilitas tinggi dan butuh konektivitas di rumah. Kamu akan merasa nyaman bekerja dari rumah tanpa mengorbankan fungsi ruang lainnya.
Pertanyaan Umum Seputar Inspirasi Hunian Subsidi
Q: Berapa biaya tambahan rata-rata untuk membangun lantai 2 rumah subsidi?
A: Sekitar Rp 2 juta hingga Rp 3,5 juta per meter persegi luas lantai yang kamu bangun. Biaya tergantung jenis material dan lokasi.
Q: Material terbaik apa yang ringan dan terjangkau untuk lantai 2?
A: Kombinasi baja ringan untuk atap dan bata ringan (hebel) untuk dinding. Material ini mengurangi beban pada pondasi lama.
Q: Bagaimana cara membuat rumah 2 lantai yang sempit terasa luas dan multifungsi?
A: Terapkan desain open plan (tanpa sekat) di lantai 1 dan gunakan perabotan tanam (built-in) untuk memaksimalkan setiap sudut, termasuk area di bawah tangga.
Q: Apa saja izin yang dibutuhkan untuk merenovasi rumah subsidi jadi 2 lantai?
A: Wajib mendapatkan izin tertulis dari pihak bank KPR dan mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB) perubahan ke pemerintah daerah setempat.
Q: Apakah mezzanine dihitung sebagai lantai 2 penuh?
A: Tidak. Mezzanine biasanya tidak dihitung sebagai lantai penuh karena ukurannya lebih kecil. Ini adalah cara efisien menambah ruang fungsional tanpa membangun struktur 2 lantai yang besar.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)