10 Jenis Tanaman Hias untuk Menyerap Bau di Kamar Mandi, Bikin Nyaman

4 days ago 11

Liputan6.com, Jakarta Kamar mandi sering menjadi ruang yang paling mudah memerangkap bau tidak sedap akibat kelembapan tinggi dan sirkulasi udara yang minim sehingga membutuhkan solusi alami yang mampu menetralkan aroma kurang sedap tanpa bergantung pada bahan kimia.

Alih-alih memakai pengharum ruangan yang cepat menguap atau justru meninggalkan residu tidak sehat, tanaman hias terbukti mampu menyerap polutan, menyaring udara, dan menghasilkan aroma segar yang membuat kamar mandi terasa lebih nyaman digunakan.

Dengan memilih jenis tanaman yang tepat, yang tahan lembap, toleran cahaya rendah, dan mampu mengatasi aroma tidak sedap, kamu bisa membuat kamar mandi terasa jauh lebih sehat sekaligus menghadirkan sentuhan estetika alami yang menenangkan mata.

1. Peace Lily: Penyerap Polutan dan Penjaga Udara Lembap

Peace Lily menjadi salah satu tanaman yang paling direkomendasikan untuk kamar mandi karena mampu menyerap polutan sekaligus mengurangi spora jamur yang sering tumbuh di ruangan lembap.

Tanaman ini dapat hidup dengan baik di tempat bercahaya rendah, sehingga cocok ditempatkan di kamar mandi dengan ventilasi terbatas atau tanpa jendela.

Selain itu, Peace Lily sesekali mengeluarkan aroma lembut dari bunganya yang membantu menenangkan ruangan dan membuat kamar mandi terasa lebih segar sepanjang hari.

2. Bambu Hias: Penyaring Udara Alami yang Minim Perawatan

Tanaman bambu hias dikenal mampu menyerap senyawa kimia di udara sekaligus membuat area kamar mandi terasa lebih sejuk dan alami.

Dengan karakter yang tahan lembap dan tidak membutuhkan cahaya matahari langsung, bambu hias cocok ditempatkan di sudut ruangan yang rawan bau.

Kemampuannya tumbuh dalam air membuat tanaman ini menjadi pilihan ideal bagi pengguna yang menginginkan perawatan minimal namun tetap efektif dalam menyegarkan udara.

3. Lidah Mertua: Mesin Penyaring Udara yang Tahan Segala Kondisi

Lidah mertua merupakan tanaman yang sangat tahan banting karena mampu hidup di lingkungan gelap, lembap, dan jarang terkena cahaya matahari.

Daunnya yang tebal bekerja sebagai penyerap polutan, termasuk senyawa rumah tangga yang sering berkontribusi pada aroma tidak sedap di kamar mandi.

Selain itu, tanaman ini melepaskan oksigen pada malam hari, sehingga udara di kamar mandi terasa lebih bersih dan nyaman meski ruangan sempit dan kurang ventilasi.

4. English Ivy: Solusi untuk Jamur dan Udara Pengap

English Ivy menjadi pilihan yang tepat untuk kamar mandi karena mampu menyerap racun dan mengurangi partikel jamur yang merupakan penyebab utama bau lembap.

Tanaman ini mudah dirawat dan dapat tumbuh merambat ataupun digantung, sehingga efektif untuk kamar mandi yang memiliki ruang terbatas.

Dengan bentuk daun yang rimbun dan pertumbuhan cepat, English Ivy dapat membuat kamar mandi tampak lebih hidup sekaligus membantu menetralkan udara pengap.

5. Gardenia: Aroma Bunga yang Menggantikan Pengharum Kimia

Gardenia menghadirkan aroma alamiah yang kuat melalui bunganya yang putih dan harum sehingga efektif menggantikan pengharum ruangan sintetis.

Tanaman ini mampu hidup di kamar mandi yang memiliki cahaya tidak langsung dan tingkat kelembapan tinggi, membuatnya ideal untuk ruangan yang sering basah.

Selain mengurangi aroma tak sedap, kehadiran Gardenia juga memberi kesan elegan dan menambah nilai estetika pada kamar mandi.

6. Lili Paris: Penyerap Racun yang Cocok untuk Ruang Minim Cahaya

Lili Paris atau Spider Plant merupakan tanaman yang terkenal mampu menyerap polutan udara seperti formaldehida dan xilena.

Sifatnya yang toleran terhadap cahaya rendah dan kelembapan tinggi menjadikannya tanaman favorit untuk ditempatkan di kamar mandi kecil atau sempit.

Tanaman ini dapat digantung atau ditempatkan di rak tinggi sehingga mempercantik ruangan tanpa memakan banyak tempat.

7. Hoya: Tanaman Hias Aromatik yang Tahan Kelembapan

Hoya dikenal memiliki daun tebal dan bunga kecil yang menghasilkan aroma lembut sehingga membantu menetralkan bau tidak sedap di kamar mandi.

Tanaman ini tumbuh optimal di lingkungan lembap, sehingga cocok ditempatkan dekat area shower atau wastafel.

Perawatannya cukup mudah karena hanya membutuhkan cahaya tidak langsung dan penyiraman ringan secara berkala untuk menjaga kelembapan media tanam.

8. Anggrek: Si Cantik yang Menyukai Kelembapan

Anggrek termasuk tanaman yang sangat cocok diletakkan di kamar mandi karena akarnya mampu menyerap kelembapan udara secara alami.

Bunganya yang elegan membantu memberikan kesan bersih dan harum serta membuat kamar mandi terasa lebih menyenangkan dipandang.

Selama mendapatkan cahaya tidak langsung dan tingkat kelembapan tinggi, anggrek dapat tumbuh subur dan membantu menjaga udara tetap segar.

9. Pakis Kancing Lemon: Tanaman Beraroma Segar yang Menenangkan

Pakis kancing lemon memiliki aroma khas lembut yang menyerupai lemon sehingga efektif menyamarkan bau apek di kamar mandi.

Daunnya yang kecil dan tumbuh rapat membuat tanaman ini mudah ditempatkan di sudut ruangan atau rak kecil tanpa mengganggu ruang gerak.

Selain menciptakan aroma segar, pakis ini juga membantu menjaga kelembapan udara tetap stabil sehingga kamar mandi terasa lebih nyaman.

10. Pakis Boston: Penyegar Udara Alami dengan Daun Rimbun

Pakis Boston terkenal sebagai penyerap polutan yang kuat dan efektif dalam membersihkan udara dari senyawa penyebab bau.

Daunnya yang lebat mampu menyaring kelembapan berlebih sekaligus membuat kamar mandi terasa lebih hidup.

Dengan perawatan mudah dan kebutuhan cahaya minim, Pakis Boston menjadi salah satu pilihan terbaik untuk ruangan tertutup dan sering lembap.

Pertanyaan & Jawaban

1. Tanaman apa yang paling efektif menghilangkan bau di kamar mandi?

Tanaman seperti Peace Lily, Lidah Mertua, dan Pakis Boston dikenal paling efektif karena mampu menyerap polutan dan spora penyebab bau.

2. Apakah tanaman benar-benar bisa menyerap bau tidak sedap?

Ya, banyak tanaman dapat menyerap racun udara dan kelembapan yang memicu bau sehingga membantu menetralkan aroma.

3. Apakah tanaman kamar mandi harus terkena cahaya matahari?

Tidak selalu, karena ada tanaman yang toleran cahaya rendah seperti Lidah Mertua, Spider Plant, dan English Ivy.

4. Mengapa kamar mandi cocok untuk tanaman hias?

Kamar mandi memiliki kelembapan tinggi yang disukai banyak tanaman tropis, sehingga membuat tanaman tumbuh lebih subur.

5. Seberapa sering tanaman kamar mandi perlu dirawat?

Kebanyakan tanaman kamar mandi cukup dirawat seminggu sekali dengan penyiraman ringan dan pengecekan kelembapan media tanam.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |