10 Jenis Pakan Alternatif yang Sering Dipakai Peternak Skala Rumah, Murah Mudah Didapat

1 day ago 4

Liputan6.com, Jakarta - Jenis pakan alternatif yang sering dipakai peternak skala rumah menjadi solusi cerdas di tengah fluktuasi harga pakan pabrikan yang kian meningkat. Peternak mandiri kini lebih kreatif dalam memanfaatkan potensi limbah lingkungan dan budidaya mandiri untuk menjaga keberlangsungan usaha ternak mereka di halaman rumah.

Penggunaan pakan alternatif tidak hanya menekan biaya operasional hingga 50%, tetapi juga seringkali memberikan asupan nutrisi yang lebih organik bagi hewan ternak.

Dengan teknik pengolahan yang tepat seperti fermentasi, bahan-bahan yang sebelumnya dianggap limbah kini berubah menjadi sumber energi dan protein berkualitas tinggi bagi ayam, ikan, maupun ruminansia. Berikut ulasannya yang Liputan6.com rangkum, Rabu (7/1/2026).

1. Maggot Lalat BSF (Black Soldier Fly)

Jenis pakan alternatif yang sering dipakai peternak skala rumah saat ini didominasi oleh maggot BSF karena kandungan proteinnya yang mencapai 40-50%. Maggot sangat efektif untuk pakan ayam, bebek, dan ikan lele karena mudah dibudidayakan menggunakan limbah organik dapur atau sisa buah-buahan.

Peternak skala rumah menyukai maggot karena tidak menimbulkan bau menyengat jika dikelola dengan benar. Selain itu, siklus hidupnya yang cepat memastikan ketersediaan pakan harian tetap stabil tanpa harus terus-menerus membeli pelet dari toko pakan.

2. Azolla Microphylla

Azolla merupakan tanaman paku air yang tumbuh sangat cepat dan memiliki kandungan protein sekitar 25-30%. Tanaman ini sering diapungkan di atas kolam atau wadah khusus sebagai pakan tambahan bagi ikan nila dan unggas, yang dapat diberikan dalam kondisi segar maupun kering.

Kelebihan utama Azolla adalah kemampuannya menggandakan bobot biomassa hanya dalam waktu 2-3 hari. Hal ini menjadikannya primadona bagi peternak rumahan yang memiliki lahan terbatas namun ingin stok pakan hijau yang melimpah dan berkelanjutan.

3. Ampas Tahu

Jenis pakan alternatif yang sering dipakai peternak skala rumah berikutnya adalah ampas tahu yang merupakan limbah dari industri pembuatan tahu. Meskipun berupa limbah, ampas tahu masih memiliki kandungan protein dan energi yang cukup baik untuk pertumbuhan ternak seperti babi, sapi, dan ayam.

Untuk meningkatkan daya cerna dan masa simpan, peternak biasanya melakukan fermentasi ampas tahu menggunakan EM4. Proses ini membantu memecah serat kasar sehingga nutrisinya lebih mudah diserap oleh pencernaan hewan ternak.

4. Dedak Padi atau Bekatul

Dedak padi adalah bahan klasik yang tetap relevan sebagai sumber energi utama dalam campuran pakan rumahan. Bahan ini sangat mudah didapatkan di penggilingan padi dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan jagung giling atau pakan jadi.

Peternak sering mencampurkan dedak padi dengan bahan protein lain seperti ikan rucah atau tepung maggot agar nutrisinya seimbang. Dedak juga berfungsi sebagai media yang baik untuk mencampur vitamin dan suplemen tambahan bagi ternak.

5. Daun Indigofera

Jenis pakan alternatif yang sering dipakai peternak skala rumah khusus untuk jenis ruminansia seperti kambing dan kelinci adalah daun Indigofera. Tanaman ini dikenal sebagai "superfood" ternak karena memiliki kandungan protein kasar yang sangat tinggi dan tingkat kecernaan yang baik.

Peternak biasanya menanam Indigofera di pinggir pagar atau halaman belakang sebagai bank pakan. Daun ini bisa diberikan langsung atau dikeringkan menjadi tepung untuk dicampurkan ke dalam ransum pakan unggas sebagai sumber pigmen kuning telur alami.

6. Nasi Aking (Nasi Kering)

Nasi aking merupakan sisa nasi rumah tangga yang dikeringkan di bawah sinar matahari hingga mengeras. Bahan ini menjadi sumber karbohidrat instan yang sangat populer bagi peternak ayam kampung dan bebek di lingkungan perumahan.

Sebelum diberikan ke ternak, nasi aking biasanya direndam air atau direbus kembali agar teksturnya lunak. Penggunaan nasi aking sangat membantu mengurangi biaya pakan karbohidrat secara signifikan bagi peternak skala mikro.

7. Keong Mas dan Bekicot

Jenis pakan alternatif yang sering dipakai peternak skala rumah sebagai sumber kalsium dan protein hewani adalah keong mas atau bekicot. Bahan ini biasanya didapatkan dengan mencari di area persawahan atau kebun sekitar rumah, terutama saat musim hujan.

Cara penyajiannya dilakukan dengan merebus keong atau bekicot terlebih dahulu untuk membunuh parasit, kemudian dicacah halus. Bahan ini sangat bagus untuk memacu pertumbuhan tulang dan meningkatkan produksi telur pada bebek.

8. Batang Pisang (Gedebog) Fermentasi

Gedebog pisang seringkali dibuang begitu saja, padahal jika difermentasi bisa menjadi pakan serat yang baik untuk kambing atau sapi. Proses fermentasi menggunakan tetes tebu dan mikroba pengurai membuat tekstur batang pisang menjadi lunak dan lebih bergizi.

Selain sebagai sumber serat, gedebog pisang memiliki kandungan air yang tinggi sehingga membantu menghidrasi ternak. Ini adalah solusi pakan murah meriah yang sangat melimpah di pedesaan maupun pinggiran kota.

9. Daun Talas dan Kangkung

Jenis pakan alternatif yang sering dipakai peternak skala rumahuntuk ikan gurame dan nila sering memanfaatkan daun talas atau kangkung. Daun-daunan ini memberikan nutrisi alami dan serat yang dibutuhkan ikan agar tidak bergantung sepenuhnya pada pelet kimia.

Peternak hanya perlu mencacah daun talas (pastikan jenis yang tidak gatal) dan menyebarkannya ke kolam. Penggunaan hijauan ini terbukti membuat tekstur daging ikan lebih padat dan rasa yang lebih gurih.

10. Ikan Rucah

Ikan rucah adalah ikan-ikan kecil yang tidak layak konsumsi manusia dan biasanya dijual murah di pasar ikan. Ikan ini diolah dengan cara direbus dan digiling untuk dijadikan tepung ikan rumahan sebagai sumber protein utama bagi unggas dan ikan predator.

Kualitas protein dari ikan rucah sangat tinggi dan mendukung pertumbuhan otot ternak dengan sangat cepat. Peternak skala rumah sering menyimpan stok ikan rucah yang sudah dikeringkan agar bisa digunakan dalam jangka waktu lama.

FAQ (Pertanyaan Sering Diajukan)

Apa itu pakan alternatif ternak?

Pakan alternatif adalah bahan pakan non-pabrikan yang berasal dari limbah organik atau budidaya mandiri untuk mengurangi biaya pakan.

Apakah pakan alternatif aman untuk ternak?

Sangat aman, asalkan bahan tersebut tidak busuk dan diolah dengan benar seperti melalui proses perebusan atau fermentasi.

Berapa persen biaya yang bisa dihemat?

Penggunaan pakan alternatif secara tepat dapat menghemat biaya operasional peternakan antara 30% hingga 60%.

Bahan apa yang paling bagus untuk protein?

Maggot BSF dan keong mas adalah sumber protein alternatif terbaik untuk unggas dan ikan.

Bagaimana cara menyimpan pakan alternatif agar awet?

Cara terbaik adalah dengan mengeringkannya (penjemuran) atau melalui proses fermentasi dalam wadah kedap udara (silase)

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |