Liputan6.com, Jakarta Kantin sekolah merupakan pasar yang sangat potensial dengan pembeli tetap, yaitu siswa dan guru, setiap harinya. Lingkungan sekolah menyediakan peluang usaha yang menjanjikan karena adanya kebutuhan makan dan minum di antara siswa, guru, dan staf sekolah. Namun, jajanan yang itu-itu saja seringkali membuat siswa bosan dan mencari alternatif lain di luar sekolah.
Untuk itu, inovasi dalam menu jajanan sangat diperlukan agar kantin tetap menjadi pilihan utama. Menghadirkan pilihan jajanan unik dan kekinian dapat menarik minat siswa, sekaligus meningkatkan pendapatan. Kunci suksesnya adalah kreativitas, harga terjangkau, dan kualitas rasa yang konsisten.
Artikel ini menyajikan berbagai ide jualan jajanan unik di kantin sekolah yang kreatif, kekinian, dan terjangkau. Informasi ini dilengkapi dengan analisis modal dan proyeksi keuntungannya, diharapkan dapat membantu Anda memulai atau mengembangkan usaha kantin dengan lebih matang dan sukses. Jadi simak ide selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Kamis (13/11/2025).
1. Seblak Kuah atau Kering: Sensasi Pedas Gurih yang Menggoda
Seblak adalah jajanan khas Jawa Barat yang kini mudah ditemukan di berbagai wilayah Indonesia. Ciri khas seblak adalah rasanya yang pedas dan gurih, menjadikannya favorit banyak kalangan, termasuk pelajar. Jajanan ini terbuat dari kerupuk dengan tambahan bumbu pedas serta bahan pelengkap seperti sosis, bakso, dan telur, yang bisa disesuaikan dengan selera.
Anda dapat menawarkan seblak dalam versi kuah yang hangat dan segar, atau seblak kering yang renyah dan pedasnya nampol, sering disebut seblak mercon. Variasi level pedas juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencinta makanan pedas.
Untuk rincian modal per porsi seblak, Anda bisa mengalokasikan sekitar Rp 1.500 untuk kerupuk, Rp 3.000 untuk bumbu, mie, telur, dan sosis, serta Rp 500 untuk kemasan. Dengan total modal sekitar Rp 5.000, Anda bisa menjualnya seharga Rp 8.000, menghasilkan keuntungan Rp 3.000 per porsi. Jika berhasil menjual 20 porsi per hari, potensi keuntungan harian mencapai Rp 60.000, atau sekitar Rp 1,8 juta per bulan.
2. Basreng Pedas atau Balado: Jajanan Renyah Bikin Nagih
Basreng, singkatan dari bakso goreng, adalah jajanan gurih yang sangat digemari karena teksturnya yang renyah dan rasanya yang kaya. Bakso yang digoreng ini kemudian ditumis dengan bumbu pedas manis atau ditaburi bubuk balado, menciptakan kombinasi rasa yang bikin nagih. Jajanan ini cocok untuk siswa yang mencari camilan gurih dan sedikit pedas.
Basreng juga bisa disajikan dengan berbagai pilihan topping tambahan untuk memperkaya rasa dan tampilan. Kemudahan dalam penyajian dan daya tahan yang cukup baik menjadikan basreng pilihan menarik untuk dijual di kantin sekolah.
Modal per porsi basreng (sekitar 50 gram) diperkirakan Rp 2.000 untuk bakso, Rp 1.000 untuk bumbu dan minyak, serta Rp 500 untuk kemasan, sehingga total modalnya Rp 3.500. Dengan harga jual Rp 5.000, keuntungan per porsi adalah Rp 1.500. Apabila laku 30 porsi setiap hari, Anda bisa meraup keuntungan harian Rp 45.000, atau sekitar Rp 1,35 juta per bulan.
3. Telur Gulung Crispy: Nostalgia Jajanan Lawas yang Kembali Hits
Telur gulung adalah jajanan lawas yang kini kembali populer dengan sentuhan modern. Jajanan ini terbuat dari telur yang digoreng tipis lalu digulung pada tusuk sate, seringkali diberi tambahan saus sambal atau bumbu kacang. Teksturnya yang renyah di luar dan lembut di dalam membuatnya disukai banyak orang, dari anak-anak hingga dewasa.
Variasi crispy bisa ditambahkan dengan sedikit tepung atau teknik penggorengan khusus untuk menambah daya tarik. Telur gulung merupakan pilihan camilan yang praktis, mengenyangkan, dan harganya terjangkau bagi kantong pelajar.
Untuk rincian modal per tusuk (2 tusuk isi 1 telur), Anda memerlukan sekitar Rp 1.500 untuk telur, Rp 500 untuk minyak dan tusuk, serta Rp 500 untuk bumbu. Total modal sekitar Rp 2.500. Jika dijual seharga Rp 5.000 per paket (2 tusuk), keuntungan per paket adalah Rp 2.500. Dengan penjualan 20 paket per hari, potensi keuntungan harian mencapai Rp 50.000, atau Rp 1,5 juta per bulan.
4. Corndog Mozzarella atau Sosis: Jajanan Kekinian ala Korea
Corndog Mozzarella adalah jajanan kekinian yang terinspirasi dari kuliner Korea, sangat digemari di kalangan anak muda. Jajanan ini berupa sosis yang dibalut adonan dan ditusuk dengan keju mozarella di tengahnya, lalu digoreng hingga crispy. Setelah matang, corndog diberi topping saus tomat, saus sambal, dan mayones untuk menambah cita rasa.
Kombinasi sosis, keju mozarella yang meleleh, dan tekstur renyah membuat corndog menjadi daya tarik tersendiri. Anda bisa menawarkan varian sosis saja atau kombinasi sosis dan mozarella untuk pilihan yang lebih beragam.
Rincian modal per porsi corndog sekitar Rp 3.000 untuk sosis atau keju, Rp 1.500 untuk adonan tepung dan tepung roti, serta Rp 500 untuk topping dan tusuk. Total modal Rp 5.000. Dengan harga jual Rp 8.000, keuntungan per porsi adalah Rp 3.000. Jika laku 15 porsi per hari, keuntungan harian mencapai Rp 45.000, atau Rp 1,35 juta per bulan.
5. Sosis Bakar atau Sosis Telur Gulung (Sostel): Pilihan Praktis dan Lezat
Sosis bakar adalah jajanan yang terbuat dari sosis yang dipanggang atau dibakar, disajikan dengan aneka saus. Jajanan ini sangat praktis, mudah dibuat, dan bisa disesuaikan dengan selera pembeli melalui pilihan saus pedas, manis, atau mayones. Sosis bakar populer di kalangan anak-anak karena kelezatannya yang sederhana.
Selain sosis bakar, variasi lain yang tak kalah populer adalah Sostel (Sosis Telur Gulung). Sostel dibuat dengan menggoreng sosis yang dibalut adonan telur, mirip dengan telur gulung. Keduanya menawarkan camilan yang mengenyangkan dan mudah dinikmati saat jam istirahat.
Modal per porsi sosis bakar atau sostel sekitar Rp 3.500 untuk sosis dan telur, serta Rp 500 untuk bumbu dan tusuk, menjadikan total modal Rp 4.000. Dengan harga jual Rp 7.000, keuntungan per porsi adalah Rp 3.000. Apabila berhasil menjual 25 porsi per hari, Anda bisa mendapatkan keuntungan harian Rp 75.000, atau Rp 2,25 juta per bulan.
6. Cimol atau Cilung (Aci Digolong): Jajanan Aci yang Murah Meriah
Cimol atau Cilung, yang merupakan singkatan dari aci digulung, adalah bola-bola aci (tapioka) yang digoreng dan ditaburi bubuk rasa seperti keju, balado, atau BBQ. Jajanan ini dikenal karena teksturnya yang kenyal dan harganya yang sangat terjangkau, menjadikannya favorit di kalangan pelajar dengan uang saku terbatas.
Selain cimol, ada juga cilor (aci dan telur) yang juga berbahan dasar aci dan digoreng dengan telur, menambah variasi jajanan berbahan dasar aci yang disukai anak sekolah. Jajanan ini mudah dibuat dan memiliki potensi keuntungan yang besar.
Rincian modal per porsi cimol (sekitar 10 biji) adalah Rp 1.500 untuk tepung tapioka dan bumbu, serta Rp 500 untuk minyak dan tusuk, dengan total modal Rp 2.000. Jika dijual seharga Rp 5.000, keuntungan per porsi adalah Rp 3.000. Dengan penjualan 40 porsi per hari, potensi keuntungan harian mencapai Rp 120.000, atau Rp 3,6 juta per bulan.
7. Es Lilin atau Ice Pop Varian Rasa Buah: Pelepas Dahaga Segar
Es lilin adalah camilan beku tradisional Indonesia yang mirip dengan es krim, sangat cocok untuk menghilangkan dahaga di tengah cuaca panas. Jajanan ini terbuat dari campuran air dengan jus buah atau susu, dan gula, kemudian dibekukan dalam plastik panjang. Variasi rasa es lilin sangat banyak, mulai dari buah-buahan tropis hingga rasa cokelat dan kopi, memberikan banyak pilihan bagi pembeli.
Es lilin merupakan pilihan yang sehat dan menyegarkan, terutama jika menggunakan bahan-bahan alami. Kemasannya yang praktis juga memudahkan siswa untuk menikmatinya saat istirahat.
Modal per porsi es lilin sekitar Rp 1.000 untuk bahan cair dan gula, serta Rp 250 untuk plastik es lilin, sehingga total modalnya Rp 1.250. Dengan harga jual Rp 3.000, keuntungan per porsi adalah Rp 1.750. Apabila laku 50 porsi per hari, keuntungan harian mencapai Rp 87.500, atau sekitar Rp 2,6 juta per bulan.
8. Kue Cubit atau Pukis Mini: Manisnya Jajanan Tradisional
Kue cubit memiliki rasa yang manis dan lezat, sehingga sangat disukai oleh anak-anak sekolah. Kue cubit adalah salah satu jajanan yang paling laris di pasaran, terutama jika disajikan hangat dengan berbagai topping. Sementara itu, pukis adalah jajanan pasar manis yang mempunyai tekstur lembut namun sedikit kenyal, hampir mirip dengan pancake.
Kue kecil ini cocok untuk jajanan manis dengan topping meises, keju, atau cokelat, menambah daya tarik visual dan rasa. Keduanya menawarkan camilan manis yang akrab di lidah dan mengenyangkan.
Rincian modal per porsi kue cubit atau pukis mini (sekitar 3 biji) adalah Rp 2.000 untuk adonan (terigu, telur, gula) dan Rp 500 untuk topping serta gas, dengan total modal Rp 2.500. Jika dijual seharga Rp 5.000, keuntungan per porsi adalah Rp 2.500. Dengan penjualan 20 porsi per hari, potensi keuntungan harian mencapai Rp 50.000, atau Rp 1,5 juta per bulan.
9. Pisang Nugget atau Pisang Cokelat Keju (Piscok): Olahan Pisang Modern
Pisang nugget adalah olahan pisang yang dibalut adonan telur dan tepung roti, kemudian digoreng hingga renyah. Untuk tampilan yang lebih menarik dan rasa yang bervariasi, pisang nugget bisa ditambahkan berbagai jenis saus seperti keju, matcha, taro, atau cokelat. Jajanan ini menawarkan inovasi dari buah pisang yang sehat dan mengenyangkan.
Piscok, atau pisang cokelat, adalah jajanan berbahan pisang matang yang dibungkus kulit lumpia, lalu diisi cokelat batang atau meses, dan digoreng hingga renyah di luar dan lumer di dalam. Piscok tetap jadi jajanan favorit anak sekolah karena rasa manisnya sangat disukai dan cocok untuk camilan.
Modal per porsi pisang nugget atau piscok sekitar Rp 1.500 untuk pisang dan Rp 1.500 untuk tepung roti, cokelat, atau keju, sehingga total modalnya Rp 3.000. Dengan harga jual Rp 5.000, keuntungan per porsi adalah Rp 2.000. Apabila laku 25 porsi per hari, keuntungan harian mencapai Rp 50.000, atau Rp 1,5 juta per bulan.
10. Mini Pizza Roti Tawar: Inovasi Pizza Ekonomis
Mini pizza roti tawar adalah kreasi pizza ekonomis yang menggunakan roti tawar sebagai dasar, menjadikannya pilihan unik dan terjangkau untuk kantin sekolah. Roti tawar diberi saus tomat, potongan sosis, dan keju, lalu dipanggang atau di-toaster hingga matang. Pizza mini digemari banyak kalangan karena ukurannya yang lebih kecil dan harganya yang ramah di kantong pelajar.
Jajanan ini menawarkan cita rasa pizza dalam porsi yang pas untuk camilan. Anda bisa berkreasi dengan berbagai topping sederhana lainnya sesuai selera dan ketersediaan bahan.
Untuk rincian modal per porsi mini pizza (sekitar 2 potong) adalah Rp 1.000 untuk roti tawar dan Rp 2.000 untuk topping (saus, sosis, keju), dengan total modal Rp 3.000. Jika dijual seharga Rp 6.000, keuntungan per porsi adalah Rp 3.000. Dengan penjualan 15 porsi per hari, potensi keuntungan harian mencapai Rp 45.000, atau Rp 1,35 juta per bulan.
Memilih ide jualan jajanan unik di kantin sekolah yang tepat bisa menjadi langkah awal menuju kesuksesan. Dengan perencanaan modal yang matang dan strategi pemasaran yang kreatif, usaha kantin Anda bisa menjadi sumber pemasukan yang menjanjikan. Ingatlah bahwa kesuksesan berjualan tidak hanya tentang keunikan, tetapi juga tentang konsistensi rasa, kebersihan, dan pelayanan yang ramah.
FAQ
Q: Berapa kira-kira modal awal untuk memulai jualan jajanan unik di kantin sekolah?
A: Modal awal sangat relatif, bisa dimulai dari Rp 300.000 hingga Rp 1.000.000 jika sudah memiliki peralatan masak dasar, untuk membeli bahan baku pertama dan kemasan. Disarankan memulai dengan 1-2 varian menu.
Q: Jajanan seperti apa yang paling disukai siswa sekolah?
A: Siswa umumnya menyukai jajanan manis dan lezat seperti kue cubit atau piscok, jajanan kenyal gurih seperti cilok, serta sosis bakar. Jajanan kekinian yang viral di media sosial juga cepat laku.
Q: Bagaimana cara mengatur harga jual yang tepat untuk jajanan kantin?
A: Tentukan Harga Pokok Produksi (HPP) yang mencakup biaya bahan baku dan operasional. Harga jual harus lebih tinggi dari HPP, dengan persentase keuntungan yang diinginkan (misalnya 50-100%), dan bandingkan dengan harga pasaran jajanan serupa.
Q: Apakah perlu izin khusus untuk berjualan di kantin sekolah?
A: Ya, sangat disarankan mengantongi izin dari pihak sekolah. Pihak sekolah biasanya mengizinkan dengan syarat tertentu, seperti membayar uang sewa tempat atau sistem bagi hasil. Pemilik kantin juga wajib mengurus perizinan berusaha seperti Nomor Induk Berusaha (NIB).
Q: Bagaimana strategi agar jualan tidak cepat sepi peminat?
A: Lakukan inovasi resep dan varian rasa, sesekali berikan promo atau diskon, jaga kualitas dan konsistensi rasa produk, serta gunakan pemasaran visual yang menarik melalui kemasan dan tampilan estetis.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)