10 Ide Jualan Gorengan Kekinian yang Pasti Laris Manis, Ada yang Gurih dan Manis

1 week ago 8

Liputan6.com, Jakarta Gorengan selalu punya tempat istimewa di hati banyak orang Indonesia. Teksturnya yang renyah, rasa gurihnya yang menggoda, hingga pilihan topping yang semakin beragam membuat gorengan tak pernah kehilangan peminat. Dari pinggir jalan hingga kafe modern, berbagai jenis gorengan hadir dengan wajah baru yang lebih inovatif. Karena itu, tidak heran jika usaha gorengan terus berkembang dari tahun ke tahun.

Bagi Anda yang sedang mencari peluang bisnis dengan modal relatif kecil namun memiliki potensi besar, gorengan bisa menjadi pilihan yang sangat menarik. Keuntungan lain dari bisnis ini adalah proses produksi yang mudah dan bahan baku yang terjangkau.

Dengan kreativitas dalam resep, konsep, dan pengemasan, Anda bisa membuka usaha yang tidak hanya laris, tetapi juga punya nilai jual lebih. Berikut 10 ide jualan gorengan kekinian dari Liputan6.com yang dapat Anda jadikan inspirasi, Selasa (18/11/2025).

1. Bakso Goreng (Basreng) Pedas Gurih

Bakso goreng sudah menjadi salah satu favorit banyak orang. Teksturnya renyah di luar namun tetap kenyal di dalam membuat basreng cocok jadi camilan kapan saja. Cara membuatnya sangat sederhana: bakso dibalur adonan tepung lalu digoreng hingga cokelat keemasan. Untuk membuatnya lebih kekinian, Anda bisa menambahkan bumbu pedas, balado, BBQ, atau ekstra cabai kering. Basreng dikenal sebagai menu yang “pasti laris” karena digemari semua usia dan mudah dikemas dalam pouch yang menarik.

2. Pisang Goreng Topping Kekinian

Pisang goreng adalah legenda kuliner Nusantara, tetapi kini tampil dengan wajah baru. Anda bisa menyajikannya dengan topping es krim, cokelat leleh, selai srikaya, keju, hingga taburan crumble. Inovasi topping membuat pisang goreng cocok dipasarkan sebagai dessert kekinian ala kafe. Dengan modal pisang, kulit crispy, dan topping yang variatif, menu ini sangat mudah dijual melalui media sosial ataupun aplikasi pesan antar.

3. Tahu Krispy Super Renyah

Tahu krispy adalah salah satu ide jualan gorengan paling populer saat ini. Banyak franchise besar menawarkannya, namun Anda tetap bisa membuka usaha mandiri dengan resep yang simpel. Rahasia kerenyahannya ada pada adonan tepung basah yang dituangkan ke minyak panas saat menggoreng, menciptakan tekstur “keriting” di luar. Tahu krispy semakin nikmat dengan bumbu tabur pedas, asin, BBQ, atau balado. Modal kecil, mudah dibuat, dan permintaan stabil—tahu krispy adalah peluang usaha yang sangat menarik.

4. Jamur Krispy

Jamur krispy cocok dijadikan camilan maupun lauk makan. Dengan teksturnya yang renyah dan rasa gurih yang bisa ditingkatkan melalui bumbu tabur, menu ini punya banyak penggemar. Selain itu, jamur sangat mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Agar lebih kekinian, Anda bisa membuat varian seperti jamur krispy pedas level, jamur bawang, jamur BBQ, atau jamur keju.

5. Cireng Salju Bumbu Rujak

Cireng adalah makanan tradisional yang terus beradaptasi. Versi “cireng salju” memiliki ciri khas bagian luar yang sangat garing dan bagian dalam yang lembut. Setelah digoreng, cireng dilumuri tepung tapioka lagi sehingga menghasilkan efek salju. Biasanya disajikan dengan bumbu rujak yang pedas-manis. Dengan rasa yang unik dan bentuk yang lucu, cireng salju menjadi menu yang sangat laris di kalangan anak muda.

6. Comro Isi Kekinian

Comro, camilan khas Bandung berbahan oncom dan singkong, kini semakin naik daun sebagai menu kekinian. Agar tampil lebih modern, Anda bisa memberikan variasi isian seperti keju pedas, ayam suwir, tuna pedas, atau sambal bawang. Comro juga cocok disajikan dengan saus cocolan seperti mayo pedas atau saus keju. Dengan sedikit inovasi, comro bisa menjadi menu unggulan dengan cita rasa tradisional yang dikemas modern.

7. Tahu Bulat Dadakan

Tahu bulat telah menjadi ikon kuliner jalanan Indonesia. Dengan slogan “digoreng dadakan!”, menu ini tetap populer karena unik dan murah meriah. Anda bisa membuka usaha tahu bulat dengan konsep gerobak atau booth kecil di depan rumah. Berikan tambahan bumbu pedas, BBQ, atau keju untuk menambah variasi rasa. Stabil, ramai, dan mudah dioperasikan.

8. Kentang Bumbu Beragam Level

Kentang bumbu adalah salah satu camilan yang digemari berbagai usia. Anda bisa menjual kentang goreng besar yang garing atau kentang olahan berbentuk stick dari campuran kentang kukus dan tepung. Agar lebih kekinian, sediakan bumbu rasa kekinian seperti pedas level, keju, rumput laut, manis pedas, atau jagung bakar. Modalnya terjangkau dan cocok dijual dalam kemasan cup kecil.

9. Cimol Isi Lumer

Cimol tetap menjadi camilan favorit sejak dulu. Untuk membuatnya berbeda, Anda bisa menambahkan isian keju mozzarella, sosis, daging, atau cabai. Cimol isi memberikan sensasi rasa yang lebih menarik. Jangan lupa taburkan bumbu pedas atau BBQ untuk meningkatkan cita rasa. Cemilan ini sangat digemari anak muda dan mudah viral jika tampilannya menarik.

10. Piscok Aneka Rasa

Piscok (pisang cokelat) adalah camilan sederhana namun sangat disukai. Kini piscok hadir dengan banyak varian rasa, seperti keju, cokelat batangan leleh, nutella, selai berry, hingga matcha. Dengan modal kulit lumpia dan pisang, Anda bisa membuat ratusan piscok dalam satu hari. Piscok sangat cocok dijual beku siap goreng ataupun gorengan siap saji.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Berapa modal awal untuk memulai usaha gorengan kekinian?

Modalnya bervariasi, mulai dari Rp300.000 – Rp2.000.000 tergantung jenis menu, peralatan, dan lokasi jualan.

2. Bagaimana menjaga gorengan tetap renyah?

Gunakan minyak panas stabil, jangan terlalu banyak memasukkan adonan sekaligus, dan tiriskan dengan rak kawat agar tidak menyerap minyak berlebih.

3. Apakah usaha gorengan cocok dijual online?

Sangat cocok, terutama untuk menu seperti basreng, piscok, tahu krispy, dan cireng yang bisa dikemas rapi atau dijual frozen.

4. Apa jenis minyak goreng terbaik untuk usaha?

Gunakan minyak sawit atau minyak curah berkualitas yang jernih dan tidak cepat gosong. Ganti minyak secara berkala.

5. Bagaimana menentukan harga jual gorengan?

Hitung modal bahan, minyak, tenaga, kemasan, serta tambahkan margin 30–50%. Sesuaikan juga dengan harga pasar di wilayah Anda.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |