Liputan6.com, Jakarta Ular di sekitar rumah menjadi kekhawatiran serius, terutama di area yang dekat dengan lahan hijau atau persawahan. Desain selokan depan rumah tidak hanya berfungsi sebagai sistem drainase penting, tetapi juga berperan vital dalam menjaga keamanan hunian dari ancaman hewan melata ini. Oleh karena itu, merancang desain selokan depan rumah yang aman dari ular menjadi prioritas utama bagi banyak pemilik rumah.
Artikel ini akan mengulas berbagai inspirasi dan tips praktis untuk menciptakan desain selokan depan rumah yang aman dari ular. Fokus utama adalah pada solusi drainase yang efektif sekaligus berfungsi sebagai penghalang fisik bagi ular. Tujuannya adalah memastikan rumah tetap nyaman dan terlindungi tanpa mengorbankan estetika.
Dari penggunaan tutup selokan rapat hingga sistem pagar khusus, setiap desain menawarkan pendekatan unik untuk mencegah ular menyusup. Pembahasan ini juga mencakup pemilihan material yang tepat, teknik pemasangan, serta tips tambahan untuk menjaga lingkungan rumah tetap bersih dan tidak menarik bagi ular. Jadi simak informasi selengkapnya, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (3/11/2025).
1. Selokan Tertutup Rapat dengan Sistem Grill
Penggunaan tutup selokan berbahan logam dengan desain grill rapat merupakan salah satu cara paling efektif untuk mencegah ular masuk. Material seperti besi cor atau baja tahan karat sangat direkomendasikan karena kekuatannya. Bahan-bahan ini juga tahan karat dan awet terhadap cuaca lembap, menjamin durasi penggunaan yang panjang.
Celah pada grill harus sangat rapat, dengan ukuran maksimal sekitar 0,5 cm, untuk memastikan ular kecil sekalipun tidak dapat menyusup. Penutup ini berfungsi sebagai penghalang fisik sehingga ular tidak bisa masuk melalui pipa atau saluran air. Ini adalah langkah sederhana namun sangat efektif dalam mengamankan selokan depan rumah.
Desain ini tidak hanya fungsional dalam mencegah ular, tetapi juga membantu mencegah masuknya sampah atau benda asing lain yang dapat menyumbat pipa. Dengan demikian, selokan tetap bersih dan aliran air lancar, sekaligus memberikan perlindungan ganda bagi rumah.
2. Sistem Drainase dengan Kawat Kasa atau Saringan Logam
Memasang kawat kasa atau saringan logam berukuran kecil pada setiap lubang drainase adalah solusi sederhana namun efektif untuk pengamanan selokan. Saringan logam berukuran 1–2 mm direkomendasikan karena mampu mencegah hewan kecil seperti ular masuk. Namun, ukuran ini tetap tidak menghambat aliran air secara signifikan.
Pemasangan jaring atau screen khusus pada ventilasi saluran air dan septic tank juga dapat berfungsi sebagai penghalang tambahan. Material jaring harus cukup rapat untuk mencegah ular masuk ke dalam sistem. Penting untuk memastikan jaring tetap memungkinkan aliran udara atau air tetap lancar.
Sistem ini merupakan pelengkap yang baik untuk desain selokan depan rumah yang aman dari ular. Ini memberikan lapisan perlindungan ekstra pada titik-titik masuk potensial yang sering terabaikan.
3. Desain Pagar Wire Mesh dengan Kaki Tanam
Pagar kawat jaring (wire mesh) adalah pilihan material yang sangat efektif sebagai pagar anti ular di sekitar rumah. Pagar ini harus memiliki celah maksimal 0,5 cm agar tidak ada ruang bagi ular untuk menyelinap. Kerapatan ini krusial untuk efektivitasnya.
Bagian bawah pagar sebaiknya ditanam ke dalam tanah sedalam 10–30 cm untuk mencegah ular menggali dan masuk. Permukaan logam wire mesh yang halus dan ketiadaan celah besar atau pijakan membuat ular sulit untuk memanjat. Ini menciptakan penghalang fisik yang solid.
Tinggi pagar di atas tanah sebaiknya minimal 70 cm, dengan rekomendasi antara 90 cm hingga 122 cm untuk perlindungan optimal. Desain pagar ini menjadi bagian integral dari desain selokan depan rumah yang aman dari ular, terutama jika selokan berada di dekat pagar.
4. Water Trap atau Perangkap Air
Menerapkan sistem water trap atau perangkap air, seperti yang digunakan pada kloset modern, dapat menciptakan penghalang alami bagi ular. Sistem ini sangat cocok untuk selokan yang terhubung langsung dengan saluran pembuangan di dalam rumah. Contohnya adalah saluran di kamar mandi atau dapur.
Water trap berbentuk lekukan pada pipa yang selalu terisi air. Air ini berfungsi sebagai segel untuk mencegah masuknya gas berbahaya dan hama, termasuk ular, dari saluran pembuangan ke dalam rumah. Ini adalah solusi cerdas untuk titik masuk yang sulit dijangkau.
Penggunaan water trap melengkapi upaya menciptakan desain selokan depan rumah yang aman dari ular. Ini fokus pada pencegahan masuknya ular melalui jalur air yang sering kali menjadi rute tak terduga.
5. Selokan dengan Penutup Void Tertutup
Untuk area teras atau bagian rumah yang memiliki void, penggunaan sistem void tertutup atau pintu ganda dapat menjadi solusi efektif. Desain ini memastikan tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan ular untuk menyelinap masuk. Ini sangat penting untuk area yang sering digunakan.
Pintu ganda atau penutup void yang rapat akan menciptakan lapisan perlindungan tambahan. Ini terutama berlaku di area yang sering diakses oleh penghuni atau memiliki koneksi langsung ke interior rumah.
Menambahkan penghalang halus dan licin di bagian atas pagar yang ada juga dapat mencegah ular memanjat melewatinya. Ini adalah modifikasi yang dapat diterapkan pada pagar yang sudah ada untuk meningkatkan perlindungan.
6. Material Licin dan Minim Tonjolan
Pemilihan material selokan dan pagar yang licin serta minim tonjolan sangat penting karena ular kesulitan mendapatkan pijakan untuk memanjat. Permukaan pagar sebaiknya licin atau sedikit miring ke arah luar. Hindari penggunaan material dengan tekstur kasar atau celah yang dapat dijadikan pegangan oleh ular.
Material seperti stainless steel, lembaran logam galvanis yang halus, atau plastik polikarbonat dapat menjadi penghalang efektif. Ular bukan pemanjat ulung, tetapi bisa memanfaatkan tonjolan sebagai pijakan.
Pagar beton padat tanpa celah juga merupakan cara yang sangat efektif karena material ini tebal dan sulit ditembus. Ini adalah pertimbangan penting dalam mendesain desain selokan depan rumah yang aman dari ular.
7. Desain Selokan dengan Saringan Ganda
Untuk perlindungan maksimal, pertimbangkan desain selokan dengan saringan ganda. Ini melibatkan kombinasi grill di permukaan dan saringan logam tambahan di bagian dalam saluran. Pemasangan jaring atau screen khusus pada ventilasi saluran air juga bisa menjadi penghalang tambahan.
Material jaring yang digunakan harus cukup rapat untuk mencegah ular masuk. Namun, jaring harus tetap memungkinkan aliran udara atau air tetap lancar. Sistem saringan ganda ini memberikan perlindungan ekstra.
Saringan ganda memastikan tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan ular, bahkan jika salah satu saringan rusak atau bergeser. Ini adalah solusi komprehensif untuk desain selokan depan rumah yang aman dari ular.
8. Selokan Berpola Linear Drain
Linear drain adalah jenis selokan dengan bentuk memanjang dan garis sejajar yang ramping, ideal untuk jalan pedestrian atau teras. Desain ini estetis dan fungsional dalam mengalirkan air.
Namun, penting untuk memastikan celah pada linear drain tidak lebih dari 0,5 cm agar aman dari ular. Model ini dapat menyatu dengan desain arsitektur modern.
Meskipun estetik, fungsi utama sebagai bagian dari desain selokan depan rumah yang aman dari ular tetap menjadi prioritas. Ini membuktikan bahwa keamanan bisa berjalan beriringan dengan keindahan.
9. Integrasi dengan Taman Kering
Untuk mengurangi daya tarik ular, hindari menanam tanaman rimbun atau semak-semak lebat di dekat selokan dan pagar. Sebaiknya hindari menanam tanaman rimbun yang menempel pada pagar. Hal ini dapat berfungsi sebagai jembatan bagi ular.
Sebagai gantinya, pertimbangkan untuk mengintegrasikan selokan dengan konsep taman kering (dry garden) atau sistem drainase kering yang tertutup. Taman kering meminimalkan tempat persembunyian bagi ular.
Konsep ini juga menjaga area tetap bersih dan terbuka, mengurangi potensi ular bersarang di sekitar desain selokan depan rumah. Ini adalah pendekatan holistik untuk pencegahan.
10. Tutup Selokan Custom dengan Motif Rapat
Inovasi desain tutup selokan memungkinkan kustomisasi dengan pola rapat dan estetis. Anda dapat memesan tutup selokan dengan motif grill dekoratif yang disesuaikan dengan tema arsitektur rumah.
Kini tersedia berbagai model tutup selokan yang mengusung estetika grill. Masing-masing dirancang untuk menyesuaikan dengan lokasi penempatannya.
Pastikan pola custom tersebut tetap memiliki celah yang sangat kecil (maksimal 0,5 cm) untuk menjaga fungsi anti-ularnya. Ini adalah cara untuk memiliki desain selokan depan rumah yang aman dari ular tanpa mengorbankan gaya.
Tips Tambahan untuk Mencegah Ular Masuk
- Jaga kebersihan area sekitar selokan dari daun kering dan sampah. Ular menyukai tempat yang sejuk dan lembap, sehingga tumpukan sampah, daun kering, atau semak rimbun dapat menjadi tempat persembunyian ideal bagi mereka. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar selokan dan halaman rumah secara rutin dapat mengurangi potensi ular bersarang.
- Gunakan sealant untuk menutup celah pada fondasi dan dinding. Ular dapat masuk melalui celah sekecil seperempat inci. Periksa dan tutup semua retakan di fondasi, dinding, dan atap menggunakan sealant, busa ekspansi, atau kawat ram di sekitar pipa dan kabel.
- Hindari tumpukan barang di dekat saluran air. Tumpukan barang, baik di dalam maupun di luar rumah, dapat menjadi tempat persembunyian yang nyaman bagi ular. Pastikan area sekitar selokan dan saluran air bebas dari tumpukan barang yang tidak terpakai.
- Pasang penerangan cukup karena ular cenderung menghindari area terang. Ular tidak menyukai cahaya terang, sehingga pencahayaan yang memadai di luar rumah dapat mengurangi aktivitas hewan melata ini dan menghalangi ular bersembunyi di tempat-tempat gelap.
FAQ
Q: Apa material terbaik untuk tutup selokan anti-ular?
A: Material terbaik adalah besi cor (cast iron), baja tahan karat (stainless steel), atau FRP (Fiber Reinforced Plastic) dengan desain grill rapat dan celah maksimal 0,5 cm.
Q: Bagaimana cara mencegah ular masuk melalui saluran air?
A: Pasang kawat kasa atau saringan logam berukuran 1–2 mm di setiap lubang drainase, dan gunakan sistem water trap (perangkap air) pada saluran yang terhubung ke dalam rumah.
Q: Berapa dalam pagar anti-ular harus ditanam?
A: Pagar anti-ular sebaiknya ditanam minimal 10–30 cm ke dalam tanah untuk mencegah ular menggali dari bawah.
Q: Bisakah desain selokan anti-ular tetap estetis?
A: Ya, dengan memilih model grill modern, material finishing yang rapi seperti stainless steel, atau desain custom dengan motif rapat yang selaras dengan arsitektur rumah.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427690/original/075840300_1764408573-model_gamis_batik_motif_lembut__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427679/original/036104300_1764407253-nasi_rp5000.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/824391/original/082843900_1425877386-09032015-waduksermo.jpg)