Liputan6.com, Jakarta - Kandang ayam di rumah kecil perlu dirancang dengan baik, terutama untuk menjaga keamanan dari gangguan hewan pemangsa seperti ular. Selain keterbatasan lahan, faktor perlindungan menjadi hal penting agar ayam dan telur tetap aman. Seringkali peternak mengalami kerugian karena komoditas pedaging maupun petelur dimangsa hingga gagal panen.
Ular sendiri diketahui merupakan predator yang lincah dan bisa masuk melalui celah kecil di bagian bawah atau dinding kandang. Untuk itu, desain kandang tidak cukup asal jadi, dan yang penting tertutup. Model perlindungan bangunan perlu dibuat dengan memperhatikan sisi rapat penutup, kekuatan dan celah bahan, termasuk sistem pencegahan agar ular tidak berani mendekat.
Agar ternak ayam tidak ludes dimangsa oleh predator ular, berikut Liputan6 susun 10 rekomendasi desain kandang ayam sederhana yang cocok untuk rumah kecil. Simak informasi selengkapnya, dihadirkan untuk Anda sebagai edukasi peternakan, Rabu (1/4).
1. Kandang Ayam Panggung dengan Kaki Tinggi
Kandang model panggung dibuat dengan posisi lantai lebih tinggi dari tanah. Jarak antara tanah dan lantai kandang membantu mengurangi peluang ular masuk dari bawah. Struktur ini juga memudahkan pemantauan kondisi di bagian kolong.
Secara teknis, ular cenderung mencari jalur langsung dari tanah ke sumber makanan. Dengan menaikkan lantai, jalur tersebut terputus. Selain itu, kaki kandang dapat dilapisi bahan licin sehingga ular sulit memanjat. Sistem ini bekerja tanpa alat tambahan karena mengandalkan bentuk struktur.
Bagian lantai dibuat rapat agar tidak ada celah. Dinding menggunakan kawat dengan ukuran lubang kecil untuk mencegah masuknya hewan lain. Kombinasi ini membuat kandang tetap memiliki sirkulasi udara tanpa membuka akses bagi predator.
Langkah membuat:
- Tentukan ukuran kandang sesuai jumlah ayam
- Siapkan tiang sebagai kaki dengan tinggi minimal 50 cm
- Pasang lantai dari papan atau bahan padat
- Lapisi kaki dengan bahan licin seperti seng atau plastik
- Pasang dinding kawat dengan lubang kecil yang sulit dimasukkin ular
- Buat pintu dengan sistem pengunci
- Periksa celah sebelum digunakan
2. Kandang Ayam dengan Lantai Cor Beton
Kandang dengan lantai beton mencegah ular masuk dari bawah tanah. Banyak ular masuk melalui lubang kecil di tanah yang tidak terlihat. Dengan lantai cor, jalur tersebut tertutup secara permanen.
Secara teknis, beton tidak mudah ditembus dan tidak menyediakan ruang bagi hewan untuk menggali. Hal ini membuat kandang lebih aman dalam jangka panjang. Selain itu, permukaan lantai mudah dibersihkan sehingga mengurangi bau yang dapat menarik predator.
Dinding tetap menggunakan kawat rapat agar ventilasi berjalan. Bagian sambungan antara lantai dan dinding harus tertutup tanpa celah untuk memastikan tidak ada akses masuk.
Langkah membuat:
- Ratakan tanah lokasi kandang
- Buat rangka pembatas lantai
- Tuang campuran beton seperti semen, pasir, batu split kecil dan air hingga menjadi adukan dan ratakan hingga kering
- Pasang dinding kawat rapat
- Tambahkan pintu dengan kunci
- Pastikan tidak ada celah di sudut
3. Kandang Ayam dengan Kawat Ram Ukuran Kecil
Kawat ram sering digunakan, tetapi ukuran lubangnya perlu diperhatikan. Lubang yang terlalu besar dapat menjadi jalan masuk bagi ular kecil. Oleh karena itu, penggunaan kawat dengan lubang kecil menjadi solusi.
Secara teknis, ular dapat menyesuaikan bentuk tubuh untuk masuk ke ruang sempit. Dengan ukuran kawat yang lebih rapat, kemungkinan tersebut berkurang. Selain itu, kawat yang dipasang hingga ke tanah tanpa celah akan memperkuat perlindungan.
Pemasangan kawat harus dilakukan secara menyeluruh, termasuk bagian atas kandang. Hal ini mencegah hewan masuk dari atas maupun samping.
Langkah membuat:
- Ukur area kandang
- Pasang rangka dari kayu atau besi
- Pilih kawat dengan lubang kecil
- Pasang kawat hingga menyentuh tanah
- Kencangkan setiap sisi kawat
- Tutup bagian atas kandang
- Tambahkan pintu yang rapat
4. Kandang Ayam dengan Parit Keliling
Parit di sekitar kandang berfungsi sebagai penghalang alami. Ular cenderung menghindari area terbuka yang sulit dilalui. Parit membuat jalur menuju kandang menjadi terhambat.
Secara teknis, parit menciptakan batas fisik yang tidak mudah dilewati. Jika ditambah air atau kerikil, hambatan semakin kuat. Sistem ini bekerja sebagai lapisan perlindungan tambahan di luar kandang.
Desain ini cocok untuk lahan kecil karena tidak membutuhkan ruang besar. Parit dapat dibuat menyesuaikan ukuran kandang.
Langkah membuat:
- Tandai area sekitar kandang
- Gali parit dengan kedalaman tertentu
- Isi dengan air atau kerikil
- Pastikan dinding kandang tetap rapat
- Buat jalur masuk untuk pemilik
- Periksa kondisi parit secara rutin
- Pastikan tidak tertutup tanah
5. Kandang Ayam dengan Pintu Ganda
Model kandang dengan pintu ganda memiliki fungsi untuk mengurangi risiko saat membuka kandang. Sistem ini bekerja dengan dua lapis pintu sehingga ayam tetap aman saat akses dibuka.
Secara teknis, ular dapat masuk saat pintu terbuka jika hanya ada satu lapis. Dengan dua pintu, akses menjadi terbatas dan memberi waktu untuk memastikan kondisi aman sebelum masuk ke area utama.
Desain ini juga membantu menjaga ayam tidak keluar secara tiba-tiba. Sistem pintu dibuat dengan jarak tertentu di antara dua lapisan.
Langkah membuat:
- Buat rangka kandang utama
- Pasang pintu pertama di bagian luar
- Pasang pintu kedua di dalam
- Beri jarak antar pintu
- Gunakan pengunci pada keduanya
- Pastikan pintu tertutup rapat
- Uji sistem buka tutup
6. Kandang Ayam dengan Lampu Penerangan
Menambahkan elemen penerangan dengan lampu membantu mengurangi kehadiran ular di sekitar kandang. Ular cenderung mendekati area yang gelap dan jarang aktivitas, sehingga adanya cahaya dominan akan sangat mengganggu dan akhirnya ular pun menjauh.
Secara teknis, cahaya membuat area lebih terlihat sehingga pergerakan hewan dapat terdeteksi. Selain itu, lampu dapat mengganggu pola pergerakan ular yang mengandalkan kondisi lingkungan.
Lampu dipasang di sekitar kandang dan diarahkan ke area tanah. Hal ini membantu mengurangi titik gelap.
Langkah membuat:
- Tentukan titik pemasangan lampu
- Gunakan lampu hemat energi
- Pasang di beberapa sisi kandang
- Arahkan ke area tanah
- Gunakan saklar atau sensor
- Periksa kabel secara berkala
- Pastikan lampu menyala saat malam
7. Kandang Ayam dengan Alas Kawat di Bawah
Lapisan kawat di bawah kandang bisa mencegah ular masuk dari area tanah di kolong rumah ayam. Sistem ini digunakan sebagai tambahan selain lantai utama, agar ular tidak bisa mengakses area utama berisi ayam.
Secara teknis, kawat di bawah berfungsi sebagai penghalang jika ada lubang tanah. Ular tidak dapat menembus lapisan tersebut karena terhalang struktur kawat. Untuk itu, perlu diperhatikan agar kawat bisa kokoh sehingga tidak bisa ditembus ular.
Lapisan ini dipasang sebelum lantai utama atau langsung di tanah. Hal ini memperkuat sistem perlindungan dari bawah.
Langkah membuat:
- Bersihkan area tanah
- Bentangkan kawat di permukaan
- Kunci kawat dengan rangka
- Pasang lantai di atasnya
- Pastikan tidak ada celah
- Periksa kekuatan kawat
- Tutup bagian tepi
8. Kandang Ayam dengan Penutup Atap Rapat
Selanjutnya, agar tetap aman, area kandang perlu dibuat tanpa celah. Banyak hewan masuk dari atas jika bagian ini terbuka, dan ketika sekelilingnya rapat, hewan-hewan pemangsa tidak akan bisa mencaplok ayam.
Secara teknis, desain atap rapat dapat menutup jalur masuk dari atas. Selain itu, atap melindungi ayam dari kondisi luar tanpa membuka akses bagi predator sehingga ternak benar-benar terlindungi.
Bahan atap bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Yang terpenting adalah tidak ada celah terbuka.
Langkah membuat:
- Pasang rangka atap
- Pilih bahan penutup
- Tutup seluruh permukaan
- Kunci setiap sambungan
- Periksa celah kecil
- Pastikan atap tidak bergeser
- Lakukan pengecekan rutin
9. Kandang Ayam dengan Area Bersih Tanpa Semak
Selain faktor teknis dari desain bangunan kandang, rupanya lingkungan sekitar pun bisa memengaruhi keamanan ternak ayam. Semak dan tumpukan barang dapat menjadi tempat persembunyian ular, dan akses lalu lintas predator melata tersebut.
Secara teknis, area terbuka yang bersih dari sampah, barang serta semak belukar, memudahkan pemantauan. Ular cenderung menghindari area yang tidak memiliki tempat berlindung.
Membersihkan area sekitar kandang menjadi bagian dari sistem perlindungan yang tidak membutuhkan biaya besar.
Langkah membuat:
- Bersihkan rumput di sekitar kandang
- Singkirkan tumpukan barang
- Ratakan permukaan tanah
- Buat jalur akses jelas
- Periksa area secara berkala
- Pastikan tidak ada lubang
- Jaga kebersihan lingkungan
10. Kandang Ayam dengan Sistem Pengunci Rapat
Terakhir, perlu kiranya untuk memperketat pengunci dan menjadikannya sebagai bagian penting dalam menjaga kandang tetap tertutup. Tanpa sistem ini, pintu dapat terbuka tanpa disadari.
Secara teknis, pengunci dapat memastikan tidak ada celah saat kandang ditutup. Hal ini bisa mencegah hewan masuk melalui pintu yang tidak terkunci, dan secara otomatis melindungi kandang.
Pengunci sendiri dapat berupa kait, gembok atau slot besi yang aman dan hanya bisa diakses oleh pemilik. Anda juga bisa menggunakan sistem lain yang mudah digunakan namun tetap aman.
Langkah membuat:
- Pasang pintu kandang
- Pilih jenis pengunci
- Pasang di bagian dalam dan luar
- Pastikan posisi pas
- Uji kekuatan pengunci
- Gunakan setiap selesai membuka
- Periksa kondisi secara rutin
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
1. Apakah kandang ayam harus tertutup semua?
Ya, kandang perlu tertutup agar mencegah hewan masuk dari berbagai arah.
2. Bagaimana cara mengetahui ada ular di sekitar kandang?
Perhatikan jejak di tanah dan perubahan perilaku ayam.
3. Apakah kawat ram cukup untuk melindungi ayam?
Cukup jika ukuran lubang kecil dan dipasang tanpa celah.
4. Seberapa sering kandang perlu diperiksa?
Pemeriksaan sebaiknya dilakukan setiap hari untuk memastikan kondisi tetap aman.
5. Apakah lampu benar bisa mengusir ular?
Lampu membantu mengurangi risiko karena membuat area lebih terbuka dan terlihat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5542728/original/059262500_1774952881-bee7d68e-da00-4599-9570-2bc7147c3698.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5485820/original/076449000_1769563342-keong.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543733/original/051982700_1775033520-1952477e-82f6-4d2d-b5f1-4e467330f1b1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5510416/original/012663800_1771827851-Gemini_Generated_Image_zdmcm1zdmcm1zdmc.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543706/original/008308600_1775033260-Teras_Rumah_dengan_Tanaman_Buah_di_Rak_Vertikal_5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5526839/original/033518500_1773134434-kue_kering_enaks.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543689/original/082589800_1775033134-unnamed__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473588/original/052275100_1768450765-Kandang_Sistem_Wadah_Pakan_Luar_Gantung__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5527352/original/095268400_1773200921-5.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543987/original/072393500_1775042551-unnamed__68_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5380500/original/087480100_1760425516-Dapur_Rumah_Type_21_Ukuran_1x2_Meter__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543884/original/092053600_1775038416-Cara_Membuat_Kandang_Ayam_Lipat_Hemat_Tempat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543862/original/012208300_1775037562-Pagar_Bertingkat__Stepped_Fence_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543568/original/093222400_1775029354-b90b27b3-9c38-45d5-9fc9-c740c145b187.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5212216/original/053577100_1746606680-WhatsApp_Image_2025-05-07_at_3.18.16_PM.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4871575/original/040902600_1719062822-Pinterestsiepensri.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539292/original/064774000_1774595894-Kebun_Buah_Gantung_di_Tembok_Sempit_Minimalis_yang_Bikin_Hunian_Hijau_dan_Segar_Model_Trelis_Dinding.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543525/original/042673300_1775027918-8e1483d1-9a74-405f-8db4-23c8a042f5c0.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5543821/original/064427800_1775035962-Gemini_Generated_Image_2dft0x2dft0x2dft.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5102834/original/031977100_1737448399-1737446478726_arti-jastip.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434426/original/076779000_1764927095-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2752731/original/038080600_1552704493-shutterstock_724191844.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434562/original/053117900_1764933186-Hero_Helcurt.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5432250/original/057900500_1764762013-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5464864/original/038532400_1767752280-Membersihkan_Blender.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5466190/original/088167400_1767839290-Cara_Ternak_Ikan_Mas_di_Ember_Bekas.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434416/original/001727500_1764927012-model_rumah_minimalis_di_lahan_miring__9_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460967/original/070159800_1767330511-Rumah_subsidi_Gunakan_Karpet_Berukuran_Besar__Gemini_AI_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5428777/original/048085300_1764563353-Membuka_aplikasi_WA__pexels_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5410367/original/068469000_1762930652-Gemini_Generated_Image_kwy80xkwy80xkwy8.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460813/original/018976000_1767321694-Takjil_Ramadhan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461005/original/069066700_1767332221-model_cincin_emas_batu_opal__10_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434443/original/082209300_1764927628-unnamed_-_2025-12-05T162601.026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460947/original/089328700_1767328515-Batang_Kecombrang__Wikimedia_Commons_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5434544/original/045133100_1764931566-Hylos.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5399579/original/028156300_1761979775-Screenshot__16519_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460928/original/003883700_1767327681-model_kebun_rumah_dengan_pijakan_batu__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5460978/original/052255100_1767330693-desain_halaman_rumah__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2933931/original/040277800_1570552737-IMG_20191008_230441.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5470864/original/039639300_1768266170-1.jpg)