10 Desain Kandang Ayam Pedaging di Belakang Rumah, Hemat Tempat dan Biaya

1 week ago 9

Liputan6.com, Jakarta - Beternak ayam pedaging di area belakang rumah dapat menjadi solusi yang menguntungkan untuk ketahanan pangan keluarga. Keterbatasan lahan dan biaya kini bukan lagi masalah, saat hendak memulai usaha ini. Kuncinya ada di pemilihan desain kandang yang sederhana dan multi fungsi, sehingga bisa dijalankan dengan baik meski di lahan terbatas sekitar tempat tinggal.

Terkait, pemilihan desain kandang agaknya perlu dipikirkan betul-betul, agar komoditas ayam pedaging bisa nyaman dan terhindar dari kemungkinan penyakit. Desain yang cocok nantinya bisa mengoptimalkan produktivitas sehingga menguntungkan peternak. Bentuk rumah ayam seperti panggung, semi permanen kawat hingga modular bisa jadi solusi.

Sekarang Anda tak perlu bingung, karena Liputan6 akan merangkum 10 modelnya yang bisa diterapkan secara mudah di belakang rumah. Simak informasi selengkapnya, kami hadirkan, Kamis (8/1).

Kandang Panggung Sederhana

Kandang panggung merupakan desain yang menempatkan lantai kandang pada ketinggian tertentu dari permukaan tanah. Desain ini memberikan keuntungan dalam hal sirkulasi udara yang lebih baik, karena udara dapat bergerak bebas di bawah lantai kandang. Kondisi ini membantu menjaga suhu di dalam kandang agar tetap stabil, yang penting untuk kenyamanan ayam pedaging.

Keunggulan lain dari kandang panggung adalah kemudahan dalam pengelolaan kotoran. Kotoran ayam dapat langsung jatuh ke area di bawah kandang, sehingga proses pembersihan menjadi lebih praktis dan efisien. Sistem ini juga mengurangi tingkat kelembaban di dalam kandang, yang dapat meminimalkan risiko perkembangan penyakit pada ayam.

Penggunaan material seperti kayu atau bambu untuk konstruksi kandang panggung dapat menekan biaya pembangunan. Material ini mudah didapatkan dan memiliki harga yang tidak tinggi. Selain itu, posisi lantai yang terangkat juga memberikan perlindungan dari genangan air saat musim hujan serta gangguan dari hewan lain yang berada di permukaan tanah.

Kandang Sistem Rak Bertingkat

Kandang sistem rak bertingkat memanfaatkan ruang secara vertikal, memungkinkan penempatan populasi ayam yang lebih banyak pada luasan lahan yang sama. Desain ini sangat cocok untuk area belakang rumah dengan ukuran terbatas, karena memaksimalkan kapasitas tanpa memerlukan perluasan lahan horizontal. Dalam sistem ini, ayam dipelihara dalam koloni-koloni yang tersusun secara bertingkat, umumnya tiga hingga empat tingkat.

Penggunaan sistem rak dapat meningkatkan kepadatan ayam per meter persegi, sehingga produksi daging per unit lahan menjadi lebih tinggi. Ini merupakan solusi untuk peternak dengan keterbatasan ruang. Meskipun investasi awal untuk sistem rak bertingkat mungkin memerlukan jumlah yang lebih besar dibandingkan kandang lantai biasa, efisiensi ruang yang didapatkan dapat mengkompensasi biaya tersebut dalam jangka panjang.

Sistem ini juga dapat diintegrasikan dengan otomatisasi pakan dan minum, yang mengurangi kebutuhan tenaga kerja dan meningkatkan efisiensi operasional. Dengan demikian, sistem rak bertingkat menjadi pilihan yang menarik bagi peternak yang ingin memaksimalkan hasil dalam ruang terbatas.

Kandang dari Palet Kayu Bekas

Pemanfaatan palet kayu bekas sebagai bahan utama konstruksi kandang merupakan strategi yang efektif untuk menekan biaya pembangunan. Palet kayu seringkali dapat diperoleh dengan harga yang sangat rendah atau bahkan tanpa biaya, menjadikannya pilihan yang ekonomis untuk peternak skala rumahan. Desain kandang dari palet kayu bekas dapat disesuaikan dengan berbagai bentuk dan ukuran, tergantung pada ketersediaan material dan kebutuhan peternak.

Material ini cukup kuat untuk membentuk struktur kandang yang kokoh, asalkan dirakit dengan benar. Proses perakitan juga relatif mudah, sehingga dapat dilakukan sendiri tanpa memerlukan keahlian khusus. Selain aspek biaya, penggunaan palet kayu bekas juga mendukung praktik keberlanjutan dengan mendaur ulang material yang tidak terpakai.

Kandang yang dihasilkan dapat memberikan perlindungan yang memadai bagi ayam dari cuaca dan predator, memastikan kondisi lingkungan yang mendukung pertumbuhan. Dengan memanfaatkan palet kayu bekas, peternak dapat membangun kandang yang fungsional dan ramah lingkungan.

Kandang Semi Permanen Dinding Kawat

Kandang semi permanen dengan dinding kawat menawarkan keseimbangan antara kekuatan struktur dan sirkulasi udara yang baik. Rangka kandang dapat dibuat dari besi ringan atau kayu, kemudian dindingnya ditutup dengan kawat. Desain ini memberikan kekuatan yang cukup untuk menahan gangguan dari luar, sekaligus memungkinkan aliran udara yang optimal.

Penggunaan kawat pada dinding kandang membantu menjaga kondisi udara di dalam kandang tetap segar, mengurangi penumpukan amonia, dan meminimalkan kelembaban. Kondisi udara yang baik merupakan faktor penting untuk kesehatan ayam pedaging. Material kawat juga memiliki harga yang tidak tinggi, sehingga dapat menekan biaya pembangunan.

Desain semi permanen ini juga memiliki keunggulan dalam hal fleksibilitas. Kandang dapat dibongkar dan dipasang kembali jika diperlukan, memberikan kemudahan dalam relokasi atau perubahan tata letak. Perawatan kandang jenis ini juga relatif sederhana karena desainnya yang terbuka, memudahkan proses pembersihan.

Kandang Umbaran Minimalis

Kandang umbaran minimalis dirancang untuk memberikan ruang gerak yang lebih luas bagi ayam di area terbatas. Konsep ini mengakomodasi insting alami ayam untuk mengais dan menjelajah, yang dapat berkontribusi pada kesehatan dan kesejahteraan ayam. Desain ini merupakan solusi bagi peternak yang ingin menerapkan sistem umbaran tanpa memerlukan lahan yang luas.

Ukuran kandang umbaran minimalis umumnya berkisar 2-3 meter persegi untuk menampung 5 hingga 10 ekor ayam, memastikan setiap ayam memiliki ruang yang cukup untuk bergerak. Kandang ini dilengkapi dengan area bertengger untuk istirahat dan area umbaran di bawah atau samping yang memungkinkan ayam beraktivitas. Meskipun memberikan ruang gerak, desain ini tetap mengoptimalkan efisiensi penggunaan ruang.

Material yang digunakan dapat berupa kayu atau bambu, yang memiliki harga terjangkau. Dengan desain yang tepat, kandang ini dapat menjaga kualitas produk ayam tanpa memerlukan area lahan yang besar. Kandang umbaran minimalis menjadi pilihan yang baik bagi peternak yang ingin menjaga kesejahteraan ayam sambil tetap menghemat ruang.

Kandang dengan Ventilasi Alami Optimal

Kandang dengan ventilasi alami optimal mengandalkan pergerakan udara secara natural untuk menjaga kondisi lingkungan di dalam kandang. Desain ini meminimalkan kebutuhan akan peralatan ventilasi mekanis seperti kipas atau blower, sehingga dapat mengurangi biaya operasional yang terkait dengan konsumsi listrik. Sirkulasi udara yang baik merupakan elemen penting untuk kesehatan ayam pedaging.

Kandang dengan ventilasi alami yang efektif membantu mengeluarkan udara kotor, seperti amonia dan karbon dioksida, serta memasukkan udara segar. Hal ini menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan ayam dan mengurangi risiko penyakit pernapasan. Pemilihan lokasi kandang yang memiliki sirkulasi udara baik, tidak terlalu lembap, dan jauh dari area pemukiman utama merupakan faktor penting dalam desain ini.

Material dinding kandang yang terbuat dari kawat atau bambu sangat direkomendasikan untuk memaksimalkan aliran udara. Dengan desain yang tepat, kandang ini dapat memberikan kenyamanan bagi ayam dan mendukung kesehatan mereka.

Kandang Semi Closed House Skala Kecil

Kandang semi closed house skala kecil merupakan adaptasi dari sistem kandang modern yang menggabungkan elemen kandang terbuka dengan teknologi pengendalian lingkungan. Desain ini memungkinkan peternak skala rumahan untuk mengontrol suhu dan sirkulasi udara di dalam kandang tanpa investasi sebesar kandang closed house penuh. Kandang ini memiliki struktur luaran seperti kandang terbuka, seringkali menggunakan bambu atau kayu.

Namun, dilengkapi dengan penambahan fasilitas seperti blower atau kipas untuk mengatur sirkulasi udara. Penggunaan blower membantu mengontrol amonia dan menjaga suhu kandang tetap stabil, yang penting untuk performa ayam pedaging. Meskipun memerlukan investasi untuk peralatan tambahan, biaya pembangunan kandang semi closed house skala kecil lebih rendah dibandingkan kandang closed house.

Efisiensi dalam pengendalian lingkungan dapat meningkatkan kesehatan ayam dan mengurangi tingkat kematian, sehingga memberikan keuntungan yang lebih baik. Kandang semi closed house skala kecil menjadi pilihan yang menarik bagi peternak yang ingin memadukan teknologi dengan desain sederhana.

Kandang Modular/Knock-down

Kandang modular atau knock-down dirancang dengan komponen-komponen yang dapat dirakit dan dibongkar dengan mudah. Desain ini memberikan fleksibilitas dalam penempatan kandang dan memungkinkan peternak untuk memperluas kapasitas secara bertahap sesuai kebutuhan. Kemudahan perakitan juga dapat menekan biaya tenaga kerja. Material yang digunakan untuk kandang modular seringkali ringan namun memiliki kekuatan yang memadai, seperti rangka baja ringan atau panel kayu yang telah dipotong sesuai ukuran.

Proses pembangunan menjadi lebih cepat karena tidak memerlukan konstruksi permanen di lokasi. Hal ini juga memudahkan pemindahan kandang jika diperlukan. Keunggulan utama dari kandang modular adalah kemampuannya untuk beradaptasi dengan perubahan kebutuhan peternak. Jika populasi ayam bertambah, modul tambahan dapat dipasang.

Jika ada kebutuhan untuk memindahkan lokasi, kandang dapat dibongkar dan dipasang kembali di tempat lain, menjadikannya pilihan yang praktis dan ekonomis dalam jangka panjang. Kandang modular menjadi solusi yang baik bagi peternak yang ingin memiliki fleksibilitas dalam usaha mereka.

Kandang dengan Atap Miring Tunggal

Kandang dengan atap miring tunggal merupakan desain yang sederhana dalam konstruksi, sehingga dapat menekan biaya pembangunan. Bentuk atap yang miring ke satu sisi memudahkan aliran air hujan dan memberikan perlindungan yang memadai dari cuaca. Desain ini juga memungkinkan pemanfaatan material atap secara efisien. Kesederhanaan desain atap miring tunggal mengurangi jumlah material yang dibutuhkan serta waktu pengerjaan.

Hal ini berkontribusi pada biaya pembangunan yang tidak besar. Atap yang kokoh juga melindungi ayam dari paparan sinar matahari langsung dan hujan, menciptakan kondisi lingkungan yang mendukung. Meskipun sederhana, desain atap miring tunggal tetap dapat dioptimalkan untuk ventilasi.

Ketinggian atap pada sisi yang lebih tinggi dapat dimanfaatkan untuk pemasangan ventilasi atau bukaan udara, memastikan sirkulasi udara yang baik di dalam kandang. Ini merupakan pilihan yang praktis dan ekonomis untuk peternak skala rumahan.

Kandang dengan Desain Minimalis Fungsional

Kandang dengan desain minimalis fungsional mengutamakan kesederhanaan bentuk namun tetap mempertahankan fungsi optimal untuk ayam pedaging. Desain ini fokus pada penggunaan ruang yang efisien dan penataan yang rapi, sehingga dapat berintegrasi dengan baik di area belakang rumah tanpa mengganggu estetika lingkungan. Desain minimalis seringkali menggunakan garis-garis bersih dan material yang mudah dirawat, seperti wire mesh stainless steel yang tahan karat.

Kandang ini tidak hanya terlihat bersih, tetapi juga memudahkan proses pembersihan dan pemantauan kesehatan ayam. Efisiensi ruang dicapai melalui penataan internal yang cermat. Meskipun mengedepankan estetika, aspek biaya tetap menjadi pertimbangan.

Pemilihan material yang tepat dan desain yang tidak rumit dapat menjaga biaya pembangunan tetap terjangkau. Kandang jenis ini cocok bagi individu yang menginginkan fasilitas peternakan yang tidak hanya fungsional tetapi juga memiliki tampilan yang baik di area belakang rumah.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik

Q: Bagaimana cara menjaga kebersihan kandang ayam pedaging di belakang rumah agar tidak menimbulkan bau?

A: Untuk menjaga kebersihan kandang dan meminimalkan bau, penting untuk melakukan pembersihan kotoran secara rutin, menggunakan alas kandang yang menyerap kelembaban seperti sekam, serta memastikan sirkulasi udara yang baik di dalam kandang.

Q: Material apa yang paling hemat biaya untuk membangun kandang ayam pedaging skala rumahan?

A: Material yang paling hemat biaya untuk membangun kandang ayam pedaging skala rumahan adalah palet kayu bekas dan bambu, karena dapat diperoleh dengan harga yang tidak tinggi atau bahkan tanpa biaya.

Q: Apakah kandang bertingkat efektif untuk ayam pedaging di lahan terbatas?

A: Ya, kandang bertingkat sangat efektif untuk ayam pedaging di lahan terbatas karena memaksimalkan penggunaan ruang secara vertikal, memungkinkan penempatan populasi ayam yang lebih banyak pada luasan lahan yang sama.

Q: Bagaimana cara memastikan ventilasi yang baik pada kandang ayam pedaging tanpa menggunakan peralatan mahal?

A: Ventilasi yang baik dapat dipastikan dengan desain kandang terbuka, penggunaan dinding kawat atau bambu, serta penempatan kandang di lokasi yang memiliki aliran udara alami yang optimal, tanpa memerlukan peralatan ventilasi mekanis yang mahal.

Q: Apakah sistem kandang umbaran minimalis cocok untuk ayam pedaging?

A: Sistem kandang umbaran minimalis cocok untuk ayam pedaging karena memberikan ruang gerak yang lebih luas, mengakomodasi insting alami ayam, dan dapat berkontribusi pada kesehatan serta kesejahteraan ayam, meskipun dalam area lahan yang terbatas.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |