10 Cara Membasmi Lalat Limbah di Kamar Mandi, Tips Lengkap, Ampuh, dan Terbukti

1 week ago 12

Liputan6.com, Jakarta Kamar mandi adalah salah satu area rumah yang paling sering digunakan, namun juga paling mudah menjadi tempat berkembang biaknya serangga pengganggu. Salah satu serangga kecil yang sering muncul adalah lalat limbah, serangga mungil yang biasanya beterbangan di sekitar saluran pembuangan. Meskipun tidak menggigit atau menimbulkan penyakit secara langsung, keberadaannya tentu membuat kamar mandi terasa kurang higienis dan tidak nyaman.

Lalat limbah muncul karena lingkungan lembap dan penuh material organik, sesuatu yang mudah ditemukan di saluran air kamar mandi. Mereka berkembang biak dengan cepat, terutama jika saluran jarang dibersihkan dan terdapat penumpukan lendir atau kotoran. Jika jumlahnya semakin banyak, lalat ini bisa berpindah ke area lain di rumah dan mengganggu aktivitas sehari-hari.

Untuk mengatasinya, diperlukan metode yang tepat dan konsisten. Liputan6.com akan mengulas berbagai cara membasmi lalat limbah di kamar mandi berdasarkan rekomendasi dari berbagai sumber, Jumat (21/11/2025).

Menurut laman bhg.com, cara ini termasuk metode paling sederhana namun efektif.

Caranya:

  • Rebus air hingga mendidih.
  • Tuang perlahan ke saluran pembuangan.
  • Ulangi setiap hari selama beberapa hari.

Air mendidih membantu melunturkan lapisan lendir, membunuh larva, serta menghilangkan tempat menempel telur lalat limbah.

2. Membuat Larutan Cuka Apel + Sabun

Drain flies sangat tertarik pada aroma fermentasi.

Caranya:

  • Campurkan ¼ cangkir cuka apel dengan beberapa tetes sabun cair.
  • Letakkan dalam mangkuk terbuka dekat saluran.
  • Lalat akan menghampiri larutan, terperangkap, dan tenggelam.

Ini efektif menangkap lalat dewasa sebagai langkah tambahan selain membersihkan saluran.

3. Membersihkan Wastafel atau Tempat Cuci secara Rutin

Pentingnya kebersihan wastafel, terutama yang jarang dibersihkan.

Langkahnya:

  • Gunakan cairan pembersih khusus.
  • Sikat area bawah penutup wastafel yang sering menjadi sarang lendir.
  • Bilas dengan air panas untuk memaksimalkan kebersihan.

4. Larutan Soda Kue, Garam, dan Cuka

Metode alami ini juga direkomendasikan oleh berbagai laman luar seperti bhg.com dan Martha Stewart.

Campurannya:

  • ½ cangkir soda kue
  • ½ cangkir garam
  • 1 cangkir cuka

Tuang ke saluran, diamkan semalaman, lalu bilas dengan air mendidih pagi harinya.

5. Menyingkirkan Sumber Bau dan Sampah

Lalat limbah mudah tertarik pada material organik yang membusuk.

Maka:

  • Buang sampah setiap hari.
  • Singkirkan makanan basi atau minuman yang sudah terfermentasi.
  • Pastikan tidak ada sisa organik di dapur dan kamar mandi.

6. Menyiram Saluran dengan Larutan Antibakteri

Menurut laman Martha Stewart, produk antibakteri dapat membantu menghancurkan biofilm yang menjadi tempat berkembang biak lalat.

Caranya:

  • Gunakan produk antimikroba khusus pipa.
  • Siram sesuai petunjuk kemasan.
  • Bilas menggunakan air mendidih agar lebih efektif.

7. Membuang Barang Tak Terpakai

Berdasarkan buku “Lalat (Diptera): Peran dan Pengendalian Lalat di Bidang Kesehatan”, tumpukan barang bisa menjadi tempat lalat dewasa beristirahat.

Contoh yang perlu dibersihkan:

  • Puing bangunan
  • Tumpukan batu
  • Barang plastik tak terpakai
  • Peralatan mandi lama yang menumpuk

Dengan menyingkirkan barang yang tidak diperlukan, habitat lalat dewasa menjadi berkurang.

8. Menggunakan Enzyme / Microbial Drain Cleaner

Situs seperti bhg.com dan Martha Stewart sangat menyarankan penggunaan pembersih mikroba.

Fungsinya:

  • Memakan biofilm
  • Menghancurkan kotoran organik
  • Mengurangi larva dan sumber makanan lalat

9. Melakukan Duct Tape Test

Teknik ini direkomendasikan oleh para ahli hama di bhg.com.

Caranya:

  • Tutup saluran dengan lakban selama 24 jam.
  • Jika ada lalat menempel di sisi atas, itulah sumber sarangnya.

Cara ini efektif untuk memastikan titik perkembangbiakan sebelum melakukan pembersihan menyeluruh.

10. Menyalakan Air di Saluran yang Jarang Dipakai

Drain flies sering berkembang di saluran yang tidak pernah digunakan (misalnya wastafel kamar mandi cadangan).

Rekomendasi:

  • Jalankan air minimal 1–2 menit seminggu sekali.

Ini mencegah air tergenang dan biofilm mengeras di dalam pipa.

Apa Itu Lalat Limbah?

Sebelum membahas langkah membasmi, penting untuk memahami apa itu lalat limbah. Menurut buku “Waspada Telur Lalat Pada Makanan dan Cara Mengatasi Jika Tertelan” karya Gagan Harry, lalat limbah (Psychodidae) merupakan lalat kecil berukuran sekitar 2 mm yang sering ditemukan di area lembap seperti kamar mandi, dapur, dan saluran pembuangan. Karena hidup di area kotor, keberadaannya sering membuat penghuni rumah merasa kurang nyaman.

Jurnal “Keanekaragaman Jenis Serangga Ordo Diptera di Taman Kehati Kiara Payung Kabupaten Sumedang” karya Denis Maharditia Agata juga menjelaskan bahwa lalat Psychodidae memiliki tubuh lembut, banyak rambut halus, serta memiliki kebiasaan hinggap di area selokan atau saluran pembuangan. Sebab itulah mereka juga dikenal sebagai drain flies atau lalat saluran.

Sumber internasional seperti Better Homes & Gardens menjelaskan bahwa drain flies biasanya berkembang di area yang memiliki air tergenang, biofilm, lendir, atau penumpukan material organik. Mereka tidak berbahaya, tetapi jika jumlahnya banyak dapat menimbulkan risiko kontaminasi bakteri dan bahkan menutup pipa jika dibiarkan.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Lalat Limbah)

1. Apakah lalat limbah berbahaya bagi manusia?

Tidak menggigit, tetapi jika populasinya besar, lalat limbah dapat membawa bakteri dari saluran pembuangan ke permukaan rumah.

2. Kenapa lalat limbah muncul di kamar mandi?

Karena area lembap, adanya genangan air, dan penumpukan biofilm atau lendir di saluran pembuangan.

3. Berapa lama lalat limbah bisa hidup?

Biasanya 1–3 minggu pada kondisi lembap.

4. Apakah drain flies sama dengan fruit flies?

Tidak. Fruit flies tertarik makanan manis, sedangkan drain flies tertarik biofilm dan saluran lembap.

5. Apakah air mendidih cukup untuk membasmi lalat limbah?

Cukup efektif sebagai langkah awal, tetapi harus dikombinasikan dengan pembersihan biofilm untuk hasil permanen.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |