Liputan6.com, Jakarta - Halaman rumah yang selama ini hanya difungsikan sebagai taman atau area bermain anak ternyata menyimpan potensi ekonomi yang kerap diabaikan. Padahal, ada banyak cara memanfaatkan halaman rumah menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga tanpa harus keluar modal besar. Dengan strategi yang tepat, lahan sempit sekalipun bisa menghasilkan pemasukan rutin setiap bulan.
Di tengah tekanan ekonomi yang terus meningkat, banyak keluarga mulai melirik peluang usaha berbasis rumah sebagai solusi praktis. Tidak perlu menyewa ruko atau tempat usaha yang mahal. Cukup manfaatkan apa yang sudah ada, yakni halaman rumah yang selama ini kosong atau tidak produktif, lalu ubah menjadi lahan penghasil cuan.
Dari berkebun hingga beternak, pilihan usaha berbasis halaman rumah cukup beragam dan bisa disesuaikan dengan luas lahan serta modal yang tersedia. Berikut ini sepuluh cara memanfaatkan halaman rumah menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga yang bisa langsung dicoba yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (23/6/2026).
1. Kebun Sayur Organik Rumahan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8330621/original/038866200_1782200575-3410.jpg)
Perbesar
Menanam sayuran harian seperti bayam, kangkung, selada, sawi, dan tomat adalah pilihan paling mudah untuk pemula. Sayuran organik rumahan kini semakin diminati karena konsumen makin sadar akan kesehatan dan keamanan pangan.
Hasil panen bisa langsung dijual ke tetangga, warung, atau pasar terdekat dengan harga yang kompetitif. Modal awal berkisar antara Rp 500.000 hingga Rp 1.500.000 untuk polybag, media tanam, benih, pupuk organik, dan instalasi sederhana seperti para-para atau rak tanaman.
2. Kebun Tanaman Rempah dan Bumbu Dapur
Jahe, kunyit, lengkuas, serai, daun jeruk, pandan, dan kemangi adalah komoditas dapur yang hampir selalu dibutuhkan setiap hari. Tanaman rempah relatif mudah tumbuh, tahan cuaca, dan tidak memerlukan perawatan intensif. Keunggulan lainnya, pasar rempah sangat stabil karena permintaan tidak pernah sepi sepanjang tahun. Modal awal yang dibutuhkan sekitar Rp 400.000 hingga Rp 900.000 untuk bibit rimpang, pot atau polybag ukuran besar, media tanam, dan pupuk kompos.
3. Budidaya Cabai di Polybag
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8330622/original/055913900_1782200575-steve-a-johnson-L2xhGmPmMNs-unsplash.jpg)
Perbesar
Cabai adalah komoditas yang harganya kerap melonjak tajam, menjadikannya peluang bisnis yang menarik meski digarap dari halaman rumah. Menanam cabai di polybag memungkinkan siapa saja berproduksi tanpa lahan luas. Satu polybag bisa menghasilkan ratusan gram cabai per musim panen. Dengan 50 hingga 100 polybag, potensi penghasilannya cukup signifikan. Modal awal diperkirakan sekitar Rp 800.000 hingga Rp 2.000.000, mencakup polybag, benih cabai unggul, media tanam campuran, pupuk, dan pestisida organik untuk pencegahan hama.
4. Beternak Ayam Kampung
Ayam kampung menghasilkan dua produk sekaligus, yaitu telur dan daging, yang keduanya memiliki nilai jual stabil di pasaran. Telur ayam kampung bahkan dihargai lebih tinggi dibanding telur ayam ras karena dianggap lebih alami dan bergizi. Halaman rumah dengan ukuran sedang sudah cukup untuk memelihara 10 hingga 20 ekor ayam kampung. Modal awal yang dibutuhkan berkisar Rp 2.000.000 hingga Rp 4.500.000, mencakup pembuatan kandang, DOC (bibit anak ayam), pakan starter, vitamin, dan perlengkapan minum serta makan.
5. Budidaya Lele di Kolam Terpal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8330623/original/061369000_1782200575-20c8fb2d-6319-4cb8-a7f7-f2cab6d076a8.jpg)
Perbesar
Kolam terpal adalah solusi cerdas bagi yang ingin beternak ikan namun memiliki halaman terbatas. Lele dikenal sebagai ikan yang mudah dibudidayakan, tahan penyakit, dan memiliki siklus panen cepat, yakni sekitar 60 hingga 90 hari. Pasarnya pun luas, mulai dari rumah tangga, warung makan, hingga restoran. Satu kolam terpal ukuran 2×3 meter bisa menampung 500 hingga 1.000 ekor benih lele. Modal awal diperkirakan Rp 2.500.000 hingga Rp 4.500.000, mencakup kolam terpal, rangka besi, benih, pakan awal, dan aerator.
6. Beternak Burung Puyuh Petelur
Burung puyuh adalah pilihan ideal untuk peternak pemula yang ingin hasil cepat dengan tempat terbatas. Seekor puyuh betina mampu bertelur hampir setiap hari, dan telur puyuh memiliki permintaan yang stabil di pasar tradisional maupun modern. Kandang puyuh bisa dibuat bertingkat untuk memaksimalkan ruang. Dengan 100 ekor puyuh saja, produksi telur harian sudah cukup menggiurkan. Modal awal yang dibutuhkan sekitar Rp 1.500.000 hingga Rp 3.500.000, mencakup pembuatan kandang baterai bertingkat, bibit puyuh siap bertelur, pakan layer, dan tempat minum otomatis.
7. Budidaya Ikan Hias
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8330624/original/077000400_1782200575-khoa-pham-AlILu_tcjE8-unsplash.jpg)
Perbesar
Berbeda dari ikan konsumsi, ikan hias seperti cupang, guppy, atau koi mini memiliki nilai jual yang jauh lebih tinggi per ekornya. Ikan hias kualitas bagus bisa dijual dengan harga Rp 10.000 hingga ratusan ribu rupiah per ekor, tergantung jenis dan keindahannya. Budidaya bisa dimulai dari akuarium kecil atau kolam semen sederhana di halaman. Modal awal berkisar Rp 1.500.000 hingga Rp 4.000.000, mencakup akuarium atau bak fiber, indukan pilihan berkualitas, aerator, filter air, obat-obatan ikan, dan pakan khusus seperti cacing sutra atau artemia.
8. Kebun Buah dalam Pot (Tabulampot)
Tabulampot atau tanaman buah dalam pot adalah tren berkebun yang terus populer di kalangan masyarakat urban. Buah seperti jeruk, jambu biji, lemon, dan mangga arum manis bisa ditanam dalam pot besar dan dirawat di halaman rumah. Selain memanen buahnya, bibit dan tanaman tabulampot yang sudah berbuah juga laku dijual dengan harga menarik. Modal awal untuk memulai tabulampot berkisar Rp 1.000.000 hingga Rp 3.500.000, mencakup pot ukuran besar, bibit buah okulasi siap berbuah, media tanam khusus, pupuk slow release, dan pestisida organik.
9. Penjualan Bibit Tanaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8330627/original/013056400_1782200576-2913582727934950529.jpeg)
Perbesar
Bisnis bibit tanaman cocok dijalankan bersamaan dengan kegiatan berkebun yang sudah ada. Sayuran, buah, dan rempah bisa diperbanyak melalui teknik stek, cangkok, atau semai biji, lalu dijual dalam polybag kecil siap tanam. Bibit tanaman selalu dicari oleh penghobi kebun, komunitas urban farming, hingga petani skala kecil. Modal awal relatif rendah, sekitar Rp 200.000 hingga Rp 700.000, karena bahan bakunya bisa diambil dari tanaman yang sudah ada di halaman.
10. Budidaya Jamur Tiram
Jamur tiram cocok dibudidayakan di area teduh dan lembap seperti sudut halaman, ruang belakang rumah, atau gubuk kecil beratap. Siklus panennya cepat, sekitar 30 hingga 45 hari setelah baglog (media tanam jamur) siap. Permintaan pasar cukup stabil karena jamur tiram dikonsumsi luas sebagai lauk sehat dan bahan olahan kuliner. Modal awal untuk memulai sekitar Rp 1.000.000 hingga Rp 3.000.000 untuk pembelian baglog, rak, dan perlengkapan penyiraman.
Pertanyaan Umum Seputar Usaha di Halaman Rumah
1. Tanaman apa yang paling menguntungkan untuk ditanam di halaman rumah?
Cabai, sayuran organik seperti bayam dan kangkung, serta tanaman rempah seperti jahe dan kunyit termasuk yang paling menguntungkan. Cabai unggul karena harganya yang sering melonjak di pasaran, sementara sayuran organik diminati karena kesadaran konsumen terhadap kesehatan terus meningkat. Tanaman rempah juga stabil secara permintaan karena dibutuhkan hampir setiap hari sebagai bumbu dapur.
2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk balik modal dari usaha di halaman rumah?
Waktu balik modal bergantung pada jenis usaha yang dipilih. Budidaya jamur tiram bisa balik modal dalam 2 hingga 3 bulan karena siklus panennya yang cepat. Budidaya lele membutuhkan sekitar 3 hingga 4 bulan, sedangkan kebun sayur bisa lebih cepat lagi untuk jenis sayuran berumur pendek. Usaha dengan modal lebih besar seperti ternak ayam kampung umumnya membutuhkan waktu 4 hingga 6 bulan untuk balik modal.
3. Bagaimana cara merawat kolam lele di halaman rumah agar tidak cepat kotor?
Kunci utamanya adalah mengatur kepadatan ikan agar tidak terlalu padat dalam satu kolam terpal. Pemberian pakan secukupnya juga penting karena sisa pakan yang mengendap menjadi penyebab utama air cepat keruh. Penggunaan aerator membantu menjaga kadar oksigen dan memperlambat pembusukan. Penggantian sebagian air, sekitar 20 hingga 30 persen, dilakukan secara rutin setiap satu hingga dua minggu sekali.
4. Apakah budidaya ikan hias di halaman rumah bisa menjadi usaha utama?
Bisa, terutama jika fokus pada jenis ikan hias dengan nilai jual tinggi seperti cupang kontes atau guppy strain langka. Peternak yang sudah berpengalaman dan memiliki jaringan pasar yang luas, baik secara lokal maupun melalui marketplace online, bisa meraih penghasilan yang cukup signifikan dari usaha ini. Kuncinya adalah menjaga kualitas indukan dan konsistensi produksi agar pasokan tetap stabil.
5. Apa perbedaan keuntungan antara beternak ayam kampung dan burung puyuh di halaman rumah?
Ayam kampung menghasilkan dua sumber pendapatan sekaligus, yaitu telur dan daging, dengan harga jual per unit yang lebih tinggi. Namun modal awal dan ruang yang dibutuhkan lebih besar. Burung puyuh lebih cocok untuk lahan sempit karena kandangnya bisa dibuat bertingkat, modal awalnya lebih rendah, dan hasil telurnya sudah bisa dipanen dalam waktu yang lebih singkat. Keduanya memiliki pasar yang stabil, sehingga pilihan tergantung pada luas lahan dan modal yang tersedia.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8388299/original/049941400_1782268149-Gemini_Generated_Image_z3nf9mz3nf9mz3nf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8388054/original/058138000_1782267813-47e6c1da-a501-41f8-bb32-2e52c1970da7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8336971/original/078218000_1782208146-Dapur_Outdoor_Minimalis_dengan_Kanopi_dan_Saluran_Air_Terbuka.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8259458/original/056136400_1781501247-d8b86b39-15c8-450e-9a1f-c2d5929863d1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8333074/original/055903400_1782203412-Gemini_Generated_Image_lyrrrelyrrrelyrr.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7001313/original/082286100_1779772191-8868548282888571805.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8384555/original/036794900_1782263600-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/6578838/original/003124300_1779421749-jambu_air.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8330828/original/073642700_1782200902-b2570916-0cac-4917-b8d1-2ca8e1207d04.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8329017/original/003161100_1782198913-pexels-filirovska-8250335.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8328440/original/094182100_1782198315-a9888a8e-61ea-40d2-a796-565019c92f0c_HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5480566/original/095160400_1769059565-c.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8340011/original/094109600_1782211900-37fa0076-426d-46f2-8553-be455c43cea2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8338260/original/016823100_1782210008-Cover.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8337281/original/046540500_1782208784-hl4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8336948/original/034306300_1782207862-6383143947717163819.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8336174/original/083285700_1782206991-hl_dapur.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/7814268/original/065287400_1780631863-16748699804316069778.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8334278/original/009412100_1782204744-c2b2a2f3-fbfc-4f66-91bd-8237ce97889b.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8332427/original/000757000_1782202644-312184c3-d90c-4913-bdef-e0ec742c1f8b.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5533446/original/043365700_1773737304-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5530617/original/099175500_1773466166-mud1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5539244/original/040883000_1774594881-rumah_minimalis_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522319/original/072750000_1772755216-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522345/original/079886200_1772757830-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1045202/original/018183200_1446724420-151105-THR-PNS-Grafis-Abdillah.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4401674/original/056918100_1681909694-20230419-Mudik-Jalur-Pantura-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3987911/original/095414600_1649311271-jeppe-vadgaard-PnFgNgCkBXY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5528599/original/064914600_1773288962-Ashera_Dress_Sq1_1770721983416.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5521841/original/047869500_1772701578-open_space_3a.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522260/original/039984700_1772750807-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522506/original/039967800_1772767694-Teras_rumah_subsidi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522634/original/031632000_1772771522-Gemini_Generated_Image_68hqe168hqe168hq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522537/original/050337400_1772768376-Model_Rambut_Pendek_Wanita_Cina.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5522514/original/063562100_1772767710-marlon-soares-NDe1cA_jb_4-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5478554/original/057404800_1768904586-Beternak_Jangkrik_Pakan_Ternak.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508983/original/035798900_1771646536-desain_kebun_sayur__7_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514811/original/095715400_1772108340-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5534966/original/037393500_1773906231-Rak_Susun_Minimalis_di_Sudut_Teras.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5524816/original/031467100_1773012780-1.jpg)