Liputan6.com, Jakarta Memasuki musim hujan, rumah sering kali menjadi tempat perlindungan tak hanya bagi manusia, tetapi juga bagi hewan liar seperti ular. Perubahan suhu dan kelembapan membuat reptil ini mencari tempat yang hangat, kering, dan aman dari genangan air. Akibatnya, tak jarang ular muncul di sekitar halaman, dapur, atau bahkan masuk ke dalam rumah tanpa disadari. Kondisi ini tentu membuat penghuni rumah waspada dan mencari cara aman untuk mencegah kemunculannya.
Alih-alih membunuh ular secara langsung yang berisiko tinggi dan melanggar etika perlindungan satwa, ada cara yang lebih aman, yaitu menggunakan bahan-bahan rumah tangga dengan aroma dan sifat kimia tertentu yang terbukti mampu membuat ular enggan mendekat. Cairan-cairan ini bisa ditemukan dengan mudah di dapur, kamar mandi, atau lemari obat, dan sebagian besar di antaranya bersifat alami serta aman bagi lingkungan.
Artikel ini akan mengulas secara lengkap 10 cairan rumah tangga yang terbukti ampuh menakuti ular, lengkap dengan penjelasan mengapa cairan tersebut efektif dan bagaimana cara menggunakannya dengan aman di rumah. Dengan langkah yang tepat, Anda bisa melindungi keluarga dari risiko gigitan ular tanpa harus menggunakan bahan berbahaya atau merugikan ekosistem sekitar.
1. Cuka Putih
Cuka putih merupakan salah satu bahan paling serbaguna di rumah. Selain efektif untuk membersihkan noda dan kuman, bau tajam dari cuka juga mampu mengacaukan indra penciuman ular. Hewan ini mengandalkan lidahnya untuk menangkap partikel bau di udara, dan aroma asam menyengat dari cuka dapat membuatnya menjauh dari area yang disemprot.
Cara penggunaannya sangat sederhana. Campurkan cuka putih dengan air bersih dalam perbandingan 1:1, lalu masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan campuran ini di area yang sering dilewati ular, seperti celah pintu, ventilasi, teras, atau sela batu di taman.
Pastikan untuk mengulangi penyemprotan setelah hujan karena air bisa menghapus efek cuka. Selain itu, hindari menyemprotkan langsung pada tanaman hias karena sifat asamnya dapat merusak daun.
2. Minyak Peppermint
Minyak peppermint dikenal karena aroma segarnya, tetapi bagi ular, bau mentol yang kuat terasa sangat mengganggu. Senyawa menthol di dalamnya bekerja seperti zat pengusir alami yang bisa membuat ular kehilangan orientasi penciumannya dan memilih menjauh dari area tersebut.
Untuk hasil maksimal, teteskan beberapa tetes minyak peppermint ke kapas atau kain, lalu letakkan di titik rawan seperti jendela, ventilasi, dan area belakang rumah. Anda juga bisa mencampurkannya dengan air dan sedikit sabun cair untuk dijadikan semprotan alami.
Gunakan sarung tangan saat menyiapkannya, karena minyak esensial dengan konsentrasi tinggi bisa mengiritasi kulit. Ulangi setiap beberapa hari agar aromanya tetap kuat dan efektif.
3. Amonia
Amonia dikenal dengan aroma menyengat yang kuat dan tajam. Ular sangat sensitif terhadap bau ini karena bisa mengiritasi sistem pernapasannya. Itulah sebabnya banyak orang menggunakan amonia sebagai penghalang alami untuk mencegah ular masuk ke rumah.
Caranya cukup mudah. Rendam kapas atau kain dalam cairan amonia, lalu letakkan di sekitar sudut gelap, belakang lemari, atau area gudang yang lembap. Bisa juga dengan menaruh mangkuk kecil berisi amonia di tempat tertentu untuk menjaga aroma tetap menyebar.
Namun, amonia termasuk bahan kimia keras. Gunakan dengan hati-hati, pastikan ruangan berventilasi baik, dan jauhkan dari jangkauan anak-anak serta hewan peliharaan agar tidak menimbulkan iritasi.
4. Pembersih Lantai Beraroma Kuat (Karbol)
Pembersih lantai yang mengandung karbol atau minyak pinus terkenal dengan aromanya yang tajam dan menyengat. Aroma inilah yang ternyata juga efektif untuk menakuti ular, terutama bila digunakan secara rutin di area yang sering basah dan lembap.
Cara penggunaannya cukup dengan mengepel lantai secara berkala menggunakan campuran karbol dan air. Fokuskan pada area pintu masuk, dapur, garasi, dan teras yang menjadi jalur potensial ular masuk ke rumah. Anda juga bisa menyemprotkan campuran encer ke celah-celah luar rumah.
Selain menakuti ular, penggunaan karbol juga membantu menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah berkembangnya bakteri. Pastikan ventilasi cukup agar aromanya tidak terlalu menyengat di dalam ruangan.
5. Minyak Kayu Putih
Minyak kayu putih memiliki aroma khas yang tajam dan panas di hidung manusia. Bagi ular, aroma ini terasa lebih intens dan bisa membuatnya menjauh secara instingtif. Kandungan eukaliptol di dalamnya terbukti mengganggu sistem penciuman ular.
Cukup teteskan minyak kayu putih ke kapas atau kain kecil, lalu letakkan di area tertentu seperti bawah pintu, sela dinding, atau jendela. Alternatif lain, campurkan dengan air hangat dan semprotkan ke sudut-sudut ruangan.
Untuk menjaga efektivitasnya, ulangi penempatan setiap tiga hari sekali atau setelah hujan. Selain berfungsi sebagai pengusir ular, minyak kayu putih juga memberikan aroma segar alami di rumah.
6. Minyak Cengkeh
Aroma tajam dan pedas dari minyak cengkeh juga terbukti mampu membuat ular tidak nyaman. Kandungan eugenol dalam minyak ini menghasilkan sensasi hangat dan menyengat yang sangat dibenci oleh reptil tersebut.
Anda bisa meneteskan minyak cengkeh ke kapas atau kain, lalu menempatkannya di area yang rentan dimasuki ular seperti dapur, kamar mandi belakang, atau gudang penyimpanan. Untuk efek luas, campurkan dengan air dan semprotkan di sekitar halaman.
Gunakan dengan takaran secukupnya karena konsentrasi yang terlalu tinggi dapat menimbulkan iritasi pada kulit manusia atau hewan peliharaan.
7. Larutan Bawang Putih
Bawang putih memiliki aroma tajam yang berasal dari kandungan sulfur alaminya. Zat ini menghasilkan efek iritasi bagi ular, membuatnya enggan mendekati area yang terpapar.
Untuk membuat larutan pengusir ular alami, tumbuk beberapa siung bawang putih, campur dengan air, dan biarkan selama beberapa jam. Setelah disaring, semprotkan larutan ini di sekitar dinding luar rumah, taman, dan area ventilasi.
Meski aromanya cukup kuat bagi manusia, larutan ini tergolong aman, ramah lingkungan, dan bisa digunakan secara rutin tanpa efek samping berbahaya.
8. Minyak Serai (Lemongrass Oil)
Aroma sitrus tajam dari minyak serai dikenal efektif menolak berbagai hewan pengganggu, termasuk ular. Komponen citral dan geraniol di dalamnya membuat ular menjauh karena mengganggu kemampuan navigasi penciumannya.
Teteskan minyak serai pada kapas, lalu letakkan di titik strategis seperti jendela, ventilasi, atau area pintu masuk. Bisa juga dicampur dengan air untuk dijadikan semprotan alami yang bisa diaplikasikan di area taman.
Selain berfungsi sebagai pengusir ular, minyak serai juga memberikan efek relaksasi dan membantu mengusir serangga, sehingga rumah terasa lebih segar dan nyaman.
9. Minyak Kayu Manis
Minyak kayu manis memiliki aroma pedas dan hangat yang khas, membuatnya menjadi salah satu bahan alami paling efektif untuk mengusir ular. Senyawa cinnamaldehyde di dalamnya dapat mengganggu indra penciuman ular dan memicu respons menjauh.
Untuk penggunaan praktis, teteskan beberapa tetes minyak kayu manis pada bola kapas atau kain, kemudian letakkan di area yang sering lembap seperti bawah wastafel, dapur, atau gudang. Anda juga dapat mencampurnya dengan air untuk semprotan alami.
Gunakan dengan hati-hati agar tidak terkena kulit secara langsung karena minyak ini cukup kuat dan bisa menyebabkan iritasi jika terlalu pekat.
10. Larutan Cabai Rawit
Cabai rawit mengandung senyawa capsaicin yang dikenal sangat pedas dan menimbulkan sensasi terbakar. Senyawa ini juga menyebabkan rasa tidak nyaman pada ular, sehingga mereka menghindari area yang beraroma cabai.
Cara membuatnya mudah: blender beberapa cabai rawit dengan air, rebus hingga mendidih, lalu dinginkan dan saring. Masukkan ke dalam botol semprot dan aplikasikan di area sekitar rumah seperti pagar, halaman, atau celah di dinding luar.
Saat menyiapkan dan menyemprotkan larutan ini, gunakan sarung tangan serta kacamata pelindung agar cairan tidak mengenai kulit atau mata. Efeknya dapat bertahan beberapa hari, terutama bila disemprot setelah hujan.
Pertanyaan Seputar Cairan Rumah Tangga Penakut Ular (FAQ)
1. Apakah cairan beraroma kuat benar-benar dapat menakuti ular?
Ya, ular memiliki sistem penciuman yang sangat sensitif, sehingga aroma kuat seperti cuka, minyak peppermint, atau serai dapat mengganggu sensor navigasi mereka dan membuat ular menjauh.
2. Apakah garam efektif untuk mengusir ular?
Tidak. Garam tidak berpengaruh terhadap ular karena reptil ini tidak memiliki reaksi fisiologis terhadap kristal garam seperti halnya siput atau lintah.
3. Seberapa sering cairan pengusir ular harus digunakan?
Sebaiknya semprotkan ulang setiap 2–3 hari sekali atau setelah hujan untuk memastikan efek aroma tetap kuat dan efektif menahan ular mendekat.
4. Apakah bahan-bahan ini aman untuk hewan peliharaan?
Sebagian besar bahan alami seperti minyak kayu putih dan serai relatif aman, namun hindari bahan keras seperti amonia atau larutan cabai rawit agar tidak mengiritasi kulit atau mata hewan.
5. Kapan waktu terbaik menggunakan cairan ini?
Gunakan menjelang musim hujan atau ketika suhu mulai lembap, karena pada saat itu ular lebih aktif mencari tempat perlindungan yang hangat dan kering.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427662/original/074436000_1764405599-desain_teras_kecil_tapi_longgar__2_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427557/original/006454100_1764395808-model_gamis_longgar.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427540/original/079115400_1764394651-model_gamis_woolpeach.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5418576/original/019602200_1763622219-Gemini_Generated_Image_bhu2n9bhu2n9bhu2.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4186583/original/033169100_1665391530-SVOD_-_Go_Go_Squid_-_Poster_Landscape__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379366/original/064024100_1760342880-Gemini_Generated_Image_k09528k09528k095.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427600/original/081786700_1764399970-unnamed_-_2025-11-29T140315.653.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427583/original/038793800_1764398290-unnamed_-_2025-11-29T133706.230.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427469/original/035461200_1764389837-kebun_mini_di_balkon.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427532/original/056138500_1764394611-unnamed_-_2025-11-29T123454.290.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5403869/original/062616900_1762339506-ular_kecil__3_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427449/original/000760300_1764388798-Cover___Lead__8_.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427382/original/078277900_1764384996-unnamed_-_2025-11-29T095239.039.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427436/original/034359700_1764388266-model_gamis_chiffon_flowy__11_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5311486/original/045216400_1754885061-ChatGPT_Image_Aug_11__2025__11_01_20_AM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427406/original/065025500_1764386466-unnamed_-_2025-11-29T100931.357.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3988054/original/054672600_1649316223-eduardo-jaeger-K7FJOFiCmOU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427395/original/053252400_1764385572-301b5cfb-aa90-4aa9-90cf-010c50b6899c.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427376/original/005091900_1764383918-090f8ff3-10df-410d-b1f3-1f1fc46b9fd0.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5427229/original/037745600_1764337636-pexels-shardar-tarikul-islam-84327533-8983394.jpg)










:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363574/original/067634200_1758951074-Gemini_Generated_Image_d15sird15sird15s.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347356/original/093309300_1757667913-Gemini_Generated_Image_k68zk1k68zk1k68z.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5317655/original/048753600_1755399607-Screenshot_2025-08-17_095559.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344811/original/023366400_1757493743-hl.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5345053/original/058577600_1757501490-01325d16-633b-4633-90e6-950efdbca489.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3936591/original/031031300_1645054040-james-wheeler-HJhGcU_IbsQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5347777/original/072783500_1757736538-hl_39393.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5370599/original/040845800_1759561568-Gamis_Simple_tapi_elegan.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324162/original/055401400_1755843647-20250822-Lisa_M-HEL_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3955423/original/001688200_1646706636-hands-waving-flags-indonesia.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5363765/original/004808300_1758963234-Gemini_Generated_Image_uopfavuopfavuopf.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5367398/original/025212100_1759305132-warung_sembako_hemat_modal_2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5303579/original/041631700_1754114018-Gemini_Generated_Image_ruwvxaruwvxaruwv.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5307626/original/077318000_1754473554-bende4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5291523/original/075298800_1753175918-Gemini_Generated_Image_pszk0vpszk0vpszk.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5344370/original/041842400_1757484704-ChatGPT_Image_Sep_10__2025__12_58_44_PM.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364103/original/064641000_1759040675-Gemini_Generated_Image_29nq7729nq7729nq.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5302883/original/072474400_1754037653-WhatsApp_Image_2025-08-01_at_15.36.16_1c69c972.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5320725/original/097582500_1755607274-gal1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5364186/original/001233300_1759045126-Gemini_Generated_Image_f3ya1kf3ya1kf3ya.jpg)