10 Bau yang Tidak Disukai Cicak, Panduan Lengkap untuk Mengusirnya Secara Alami

1 week ago 9

Liputan6.com, Jakarta Kehadiran cicak di dalam rumah adalah hal yang umum, terutama di wilayah tropis seperti Indonesia. Meski tidak berbahaya, banyak orang merasa kurang nyaman dengan keberadaan reptil kecil ini. Dari dinding dapur hingga sudut plafon, cicak sering muncul di area yang hangat dan memiliki banyak serangga.

Sebagian besar cicak, memang beradaptasi dengan baik terhadap lingkungan manusia. Mereka mencari tempat hangat, sumber makanan, dan area tenang untuk berkembang biak. Di sejumlah rumah, populasinya bahkan dapat berkembang lebih cepat dari yang diperkirakan.

Untuk mengurangi kehadirannya tanpa metode yang berbahaya, salah satu cara paling aman adalah menggunakan bau yang tidak disukai cicak. Cara ini sederhana, alami, dan efektif, sehingga sering digunakan sebagai metode pengusiran yang ramah lingkungan. Berikut ulasan Liputan6.com, Selasa (18/11/2025).

1. Peppermint Oil (Minyak Daun Mint)

Minyak peppermint adalah salah satu aroma paling kuat dalam daftar bau yang tidak disukai cicak. A-Z Animals menjelaskan bahwa senyawa minty yang menyengat dapat membuat cicak menjauh dengan cepat. Keunggulannya, aroma mint justru menyegarkan bagi manusia dan dapat sekaligus mengusir serangga lain seperti semut dan kecoak.

Cara pakai: Campurkan 10 tetes minyak peppermint ke dalam 100 ml air, masukkan ke botol semprot, lalu semprotkan ke sudut ruangan, celah pintu, dan area munculnya cicak.

2. Citronella dan Serai Wangi

Citronella terkenal sebagai pengusir nyamuk, namun berdasarkan penjelasan A-Z Animals, cicak juga membenci terpenes alami pada tanaman ini. Efek gandanya sangat membantu: mengusir cicak sekaligus menghilangkan serangga yang menjadi sumber makanannya.

Cara pakai: Gunakan minyak citronella atau tanaman serai wangi di sekitar pintu dan jendela.

3. Aroma Pedas (Black Pepper, Chili Powder, Cayenne)

Cicak sangat sensitif terhadap bahan pedas. Meskipun tidak kita gunakan untuk melukai hewan, aroma pedas yang tajam termasuk dalam kategori bau yang tidak disukai cicak.

Cara pakai: Taburkan bubuk lada atau cabai tipis-tipis di area yang tidak sering diinjak manusia.

4. Bubuk atau Ampas Kopi

A-Z Animals menyebutkan bahwa cicak tidak tahan dengan aroma kopi yang kuat. Sementara manusia menyukai wangi kopi, cicak akan menghindari area tersebut.

Cara pakai: Gunakan ampas kopi bekas, taburkan di titik masuk cicak seperti ventilasi atau belakang kulkas.

5. Eucalyptus

Aroma eucalyptus segar sangat tidak disukai cicak meskipun alasan biologisnya belum sepenuhnya dipahami. Namun metode ini sudah digunakan sejak lama sebagai pengusir hama alami.

Cara pakai: Teteskan minyak eucalyptus pada kapas dan letakkan di beberapa spot strategis.

6. Lemongrass (Serai)

Selain citronella, serai biasa juga efektif karena aroma citrus yang kuat. Banyak orang menanam serai di pekarangan sebagai penghalang alami untuk ular dan cicak.

Cara pakai: Spray campuran minyak serai dan air di pintu serta sudut dapur.

7. Bawang Putih

Aroma bawang putih yang tajam sangat efektif sebagai bau yang tidak disukai cicak. Banyak hewan lain seperti ular dan tikus juga cenderung menjauh dari aroma ini.

Cara pakai: Geprek beberapa siung bawang putih dan letakkan di pojok ruangan.

8. Bawang Merah Mentah

Bau bawang mentah sangat kuat dan dapat menghalau cicak. Namun penggunaannya harus hati-hati karena aromanya juga tajam bagi manusia.

Cara pakai: Potong bawang menjadi beberapa bagian dan tempatkan di area tertentu.

9. Lavender

Minyak lavender sangat disukai manusia, namun menjadi salah satu aroma yang paling dibenci cicak. Namun perlu hati-hati, karena lavender dapat berbahaya untuk kucing dan anjing.

10. Cuka

Campuran cuka dan air dapat menjadi penghalau cicak yang ampuh. Aroma asamnya membuat cicak tidak nyaman berada di tempat tersebut.

Tips Tambahan Agar Cicak Tidak Kembali

  1. Kurangi sumber makanan (serangga) dengan menjaga kebersihan dapur.
  2. Tutup celah kecil pada dinding atau ventilasi.
  3. Gunakan pencahayaan yang tidak terlalu menarik serangga.
  4. Ventilasi rumah secara teratur untuk mengurangi kelembapan.
  5. Jika infestasi berat, pertimbangkan bantuan profesional.

Mengenal Cicak Rumah: Kebiasaan dan Penyebab Mereka Masuk ke Hunian

Menurut laman Business Queensland, Asian house gecko (Hemidactylus frenatus) merupakan spesies cicak kecil yang berasal dari Asia dan Indo-Pasifik. Panjang tubuhnya sekitar 11–15 cm termasuk ekor, dengan variasi warna dari abu-abu, coklat muda, hingga kehijauan. Reptil ini awalnya hidup di pepohonan, namun kini sangat umum ditemukan di bangunan dan area pemukiman.

Cicak jenis ini dikenal aktif di malam hari, sering terlihat di jendela atau dinding dalam rumah. Mereka tertarik pada serangga yang berkumpul di sekitar cahaya, sehingga dapur dan ruang makan adalah tempat favoritnya. Mereka juga dapat berkembang biak sepanjang tahun di daerah tropis, sehingga populasinya bisa meningkat dengan cepat.

Beberapa alasan cicak masuk rumah antara lain suhu hangat, keberadaan serangga, tempat aman untuk bertelur, serta faktor kebetulan saat mereka menjelajah. Karena itu, pengendalian bau yang tidak disukai cicak dapat menjadi langkah strategis untuk mengurangi kehadirannya.

FAQ Tentang Cicak

1. Apakah cicak berbahaya bagi manusia?

Umumnya tidak, namun kotoran cicak dapat membawa bakteri dan mengotori makanan.

2. Apakah bau pengusir cicak aman untuk anak-anak?

Aman selama bahan alami tidak digunakan berlebihan dan tidak langsung disentuh.

3. Mengapa cicak suka di dapur?

Karena dapur menyediakan panas, celah aman, dan banyak serangga.

4. Apakah minyak esensial cukup efektif mengusir cicak?

Cukup efektif untuk pencegahan, namun tidak selalu 100% menghilangkan cicak.

5. Kapan waktu cicak paling aktif?

Malam hari, terutama saat cahaya menarik banyak serangga.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |