7 Inspirasi Teras Sempit di Perkotaan dengan Konsep Hijau Vertikal, Oase Asri di Tengah Permukiman Urban

4 weeks ago 17

Liputan6.com, Jakarta Di tengah padatnya hunian modern dan terbatasnya lahan di perkotaan, memiliki area hijau pribadi sering kali menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan kreativitas dan konsep desain yang tepat, teras sempit sekalipun bisa disulap menjadi taman vertikal yang menenangkan dan estetis. Konsep hijau vertikal kini menjadi solusi populer untuk menghadirkan suasana segar di rumah-rumah urban yang minim ruang terbuka.

Vertical garden atau taman vertikal tidak hanya berfungsi memperindah tampilan rumah, tetapi juga membantu menjaga keseimbangan ekosistem di tengah urbanisasi. Dengan memanfaatkan bidang dinding atau pagar sebagai media tanam, penghuni kota dapat menciptakan taman kecil yang berfungsi sebagai penyaring udara alami. Tidak hanya itu, taman vertikal juga memberikan kesan alami yang menenangkan di antara hiruk pikuk kehidupan perkotaan.

Dalam artikel ini, Liputan6.com akan membahas inspirasi teras sempit di perkotaan dengan konsep hijau vertikal yang bisa kamu terapkan di rumah. Mulai dari pemilihan tanaman, penataan ruang, hingga gaya desain modern yang memadukan fungsi dan estetika. Mari kita mulai dari pengenalan konsep taman vertikal dan lanjut ke tujuh inspirasi yang bisa kamu tiru, Kamis (30/10/2025).

Promosi 1

1. Vertical Garden Herbal: Cantik dan Bermanfaat

Salah satu inspirasi teras sempit di perkotaan dengan konsep hijau vertikal yang paling fungsional adalah taman herbal vertikal. Tanamlah berbagai rempah seperti kemangi, mint, rosemary, dan thyme dalam pot kecil yang disusun bertingkat. Selain memperindah teras, kamu juga bisa memetik rempah segar langsung untuk memasak.

Gunakan rak besi, palet kayu bekas, atau gantungan dinding untuk menata pot. Dengan perawatan ringan dan penyiraman rutin, taman herbal ini menjadi kombinasi sempurna antara estetika dan fungsi.

2. Dinding Seni Hidup: Sentuhan Artistik di Tengah Beton

Jika kamu ingin tampilan teras yang memukau, ubah dinding kosong menjadi “lukisan hijau hidup”. Pilih tanaman hias berwarna-warni seperti begonia, tanduk rusa, atau sirih gading. Tata dalam pola geometris atau abstrak untuk menciptakan efek visual seperti karya seni.

Selain mempercantik tampilan eksterior, taman vertikal ini juga membantu menjaga kelembapan udara di sekitar rumah, sebuah nilai tambah bagi hunian perkotaan yang cenderung panas dan kering.

3. Oase Balkon: Ruang Relaksasi dengan Tanaman Gantung

Untuk penghuni apartemen atau rumah bertingkat, balkon bisa menjadi tempat ideal untuk menciptakan oase hijau vertikal. Gunakan pot gantung atau tanaman rambat seperti pothos, philodendron, dan anggrek mini.

Susun tanaman dengan ketinggian berbeda agar terlihat dinamis. Tambahkan kursi rotan kecil dan lampu gantung hangat untuk menciptakan suasana santai. Hasilnya, balkon sempit berubah menjadi area relaksasi yang nyaman untuk minum teh sore atau membaca buku.

4. Taman Sayur Vertikal: Panen di Rumah Sendiri

Teras sempit bukan alasan untuk tidak menanam sayur sendiri. Dengan konsep taman sayur vertikal, kamu bisa menanam selada, cabai, tomat ceri, atau bayam dalam wadah bertingkat.

Gunakan botol bekas, pipa PVC, atau rak besi sebagai media tanam. Selain memperindah rumah, kamu juga dapat menikmati hasil panen segar tanpa keluar rumah, sekaligus menghemat pengeluaran dapur.

5. Taman Sukulen Gantung: Minimalis dan Modern

Jika kamu sibuk dan tidak punya banyak waktu untuk menyiram tanaman setiap hari, taman sukulen gantung bisa menjadi pilihan ideal. Tanaman seperti echeveria, haworthia, dan kaktus mini sangat tahan terhadap panas dan minim air.

Gantungkan wadah berisi tanaman tersebut di dinding atau langit-langit teras dengan pola bertingkat. Selain memberikan nuansa modern, taman ini juga mudah dirawat dan cocok untuk gaya hidup urban yang dinamis.

6. Pagar Berbunga: Dinding yang Hidup

Bagi rumah dengan pagar tinggi, manfaatkan permukaannya untuk menanam tanaman berbunga seperti bougenville, geranium, atau morning glory. Warna-warna bunga yang cerah akan membuat tampilan depan rumah lebih hidup dan menyenangkan.

Selain itu, tanaman berbunga juga dapat menjadi penyaring udara alami dan membantu meredam suara bising dari luar. Solusi cantik dan fungsional bagi rumah di tengah kota.

7. Hutan di Dalam Rumah: Nuansa Tropis yang Menyegarkan

Jika kamu ingin suasana alami di area dalam rumah, buatlah “mini forest” dengan konsep taman vertikal di dinding ruang tamu atau ruang makan. Gunakan tanaman tropis seperti peace lily, monstera, atau philodendron.

Taman vertikal dalam ruangan tidak hanya mempercantik interior, tetapi juga berfungsi sebagai penyaring udara alami. Tambahkan lampu sorot kecil untuk mempertegas keindahan dedaunan di malam hari.

Mengapa Vertical Garden Cocok untuk Perkotaan

Vertical garden adalah metode menanam tanaman secara vertikal pada struktur tegak seperti dinding, pagar, atau panel khusus. Tanaman dapat tumbuh dalam pot kecil yang disusun ke atas atau langsung melekat di media tanam vertikal menggunakan sistem hidroponik maupun aeroponik.

Konsep ini muncul sebagai solusi cerdas untuk memanfaatkan ruang sempit secara maksimal. Selain mempercantik tampilan rumah, taman vertikal juga memiliki banyak manfaat: membantu menurunkan suhu udara, meningkatkan kualitas oksigen, serta mengurangi debu dan polusi di sekitar rumah.

Perawatan taman vertikal pun tergolong mudah. Dengan sistem irigasi tetes otomatis dan pemilihan tanaman yang tepat, penghijauan di area sempit bisa bertahan lama tanpa memerlukan perawatan intensif.

Tips Membuat Vertical Garden Hemat Lahan

  1. Pilih tanaman yang sesuai dengan pencahayaan dan cuaca — pastikan tahan terhadap paparan matahari atau kekeringan.
  2. Gunakan sistem irigasi tetes otomatis untuk menjaga kelembapan secara merata.
  3. Beri pupuk organik secara rutin agar tanaman tetap sehat.
  4. Rawat dan pangkas tanaman secara berkala untuk mempertahankan bentuknya.
  5. Periksa struktur taman vertikal agar tetap kokoh dan aman dari kerusakan.

FAQ Seputar Teras Rumah di Area Perkotaan

1. Apa keuntungan membuat taman vertikal di rumah perkotaan?

Taman vertikal dapat mempercantik rumah, memperbaiki kualitas udara, menurunkan suhu sekitar, dan menciptakan suasana sejuk meski lahan terbatas.

2. Tanaman apa yang paling cocok untuk teras sempit di perkotaan?

Tanaman herbal, sukulen, sirih gading, philodendron, bougenville, dan lavender adalah pilihan yang tahan panas dan mudah dirawat.

3. Apakah taman vertikal bisa dibuat di dalam ruangan?

Bisa. Dengan pencahayaan buatan dan sistem penyiraman otomatis, taman vertikal indoor bahkan dapat berfungsi sebagai elemen dekoratif.

4. Bagaimana cara merawat vertical garden agar tidak cepat layu?

Pastikan tanaman mendapat cukup cahaya, air, dan pupuk organik. Pangkas daun yang layu, dan pastikan sistem drainase berfungsi baik.

5. Apakah taman vertikal memerlukan biaya besar?

Tidak selalu. Kamu bisa memanfaatkan barang bekas seperti botol plastik atau palet kayu untuk media tanam, membuatnya ekonomis namun tetap estetis.

Read Entire Article
Photos | Hot Viral |